Disnakkan Ciamis dan MUI Bekali Juru Sembelih dengan Kompetensi Syariat dan Teknis

- Redaktur

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bimtek Juleha Ciamis.

Bimtek Juleha Ciamis.

BERITA CIAMIS, ASAJABAR.COM – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Ciamis melalui Bidang Kesehatan Hewan dan Ikan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Juru Sembelih Halal (Juleha), Selasa (6/10/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 30 peserta yang terdiri dari juru sembelih hewan dan unggas di wilayah Kabupaten Ciamis. Bimtek ini bertujuan meningkatkan kompetensi para juru sembelih sekaligus memperkuat jaminan keamanan, kesehatan, dan kehalalan pangan asal hewan yang dikonsumsi masyarakat.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Ikan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Disnakan Kabupaten Ciamis, drh. Asri Kurnia, mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya untuk menyempurnakan kompetensi para juru sembelih yang selama ini menjalankan aktivitas penyembelihan di Kabupaten Ciamis.

“Tujuan akhirnya adalah penjaminan produk atau pangan asal hewan yang dihasilkan itu terjamin keamanan dan kesehatannya, terutama kehalalannya. Mayoritas masyarakat kita Muslim, sehingga melalui bimtek ini kami ingin menyempurnakan kembali kompetensi para juru sembelih,” kata Asri.

Baca Juga :  33 Peserta Wakili Ciamis di OMI Tingkat Jawa Barat, Bidik Tiket ke Nasional

Menurutnya, meskipun praktik penyembelihan selama ini telah berada dalam pengawasan, peningkatan kompetensi dan sertifikasi tetap diperlukan untuk memastikan proses penyembelihan memenuhi ketentuan yang berlaku.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai tata cara penyembelihan sesuai syariat Islam serta aspek teknis penyembelihan dari sisi peternakan.

Materi syariat Islam disampaikan dengan melibatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ciamis. Sementara dari sisi teknis, peserta mendapatkan pembekalan mengenai tata cara penyembelihan, kesejahteraan hewan, serta sanitasi.

“Aspek syariat Islam menjadi salah satu materi utama, terutama bagaimana tata cara penyembelihan sesuai syariat. Kemudian dari sisi teknis peternakan ada materi mengenai penyembelihan, kesejahteraan hewan, dan sanitasi,” ujarnya.

Asri menjelaskan, narasumber dalam kegiatan tersebut berasal dari pihak-pihak yang memiliki kompetensi sesuai dengan materi penyembelihan hewan, termasuk MUI Kabupaten Ciamis melalui bidang yang berkaitan dengan fatwa.

Selain mendapatkan pembekalan, peserta juga memperoleh dua sertifikat. Sertifikat pertama berupa sertifikat pelatihan yang diberikan oleh Kepala Disnakan Kabupaten Ciamis. Selanjutnya, peserta mendapatkan sertifikat Juru Sembelih Halal (Juleha) dari MUI Kabupaten Ciamis.

Baca Juga :  Disnakkan Ciamis Anggarkan Ratusan Juta untuk Obat, Jasmed hingga Penanganan Zoonosis

Ia berharap sertifikasi tersebut dapat menjadi bentuk penguatan kompetensi sekaligus jaminan bagi masyarakat terhadap produk pangan asal hewan, seperti daging sapi dan ayam, yang beredar dan dikonsumsi.

“Harapannya, melalui bimtek ini tujuan akhirnya adalah upaya penjaminan produk pangan asal hewan, seperti daging sapi dan ayam yang disembelih, agar terjamin keamanan, keutuhan, dan kehalalannya. Dengan begitu, masyarakat bisa merasa tenteram dan mendapatkan ketenangan batin,” katanya.

Untuk menjaga keberlanjutan pembinaan, Disnakan Kabupaten Ciamis juga akan melakukan koordinasi dengan para peserta melalui grup komunikasi. Selain itu, pengawasan terhadap pelaksanaan penyembelihan akan terus dilakukan pada tahun-tahun berikutnya.

Kegiatan Bimtek Juru Sembelih Halal ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis para juru sembelih, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap keamanan dan kehalalan produk pangan asal hewan di Kabupaten Ciamis.

Berita Terkait

BAZNAS Ciamis Kukuhkan Duta Zakat
BAZNAS Ciamis Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau
SPPG De La Tina Ciamis Kantongi Sertifikat Halal, SLHS dan Gunakan IPAL Bersertifikat ISO
Tingkatkan Gizi dan Ekonomi Keluarga, Disnakkan Ciamis Dorong Kreativitas Olahan Ikan
Peringati Hantaru 2026, BPN Ciamis Ungkap Capaian PTSL Tembus 25 Ribu Bidang
Bank Galuh Sosialisasikan SIMARMASGO, Simpanan Arisan Berhadiah Kendaraan
Selama Tiga Hari, 628 ASN Ciamis Jalani Penilaian Kompetensi
DKUKMPP Ciamis Tingkatkan Kapasitas SDM Industri Hasil Tembakau

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Permudah Akses Informasi Pertanahan, ATR/BPN Hadirkan Program MasNya di TikTok

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Pengukuran Terjadwal Bikin Urusan Tanah Lebih Pasti

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:38 WIB

LP2B Nasional Capai 87,63 Persen, Lampaui Target 2029

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:27 WIB

LARASITA Plus Hadir di 44 Lokasi di Jawa dan Bali

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Kementerian ATR/BPN Perkuat Transformasi Layanan Pertanahan

Rabu, 30 September 2026 - 17:16 WIB

Nomor Sertipikat Elektronik Berbeda dengan Sertipikat Analog, Begini Penjelasannya

Rabu, 30 September 2026 - 12:43 WIB

BRAN Bakal Tangani Konflik Agraria Komunal, ATR/BPN Fokus pada Administrasi Pertanahan

Rabu, 30 September 2026 - 12:29 WIB

DPR dan Pemerintah Sepakati RUU Pengaturan Reforma Agraria

Berita Terbaru

Nasional

Pengukuran Terjadwal Bikin Urusan Tanah Lebih Pasti

Minggu, 4 Okt 2026 - 20:57 WIB

error: Content is protected !!