DPR Minta Respons Cepat BPN dan Edukasi ke Masyarakat

- Redaktur

Minggu, 1 Juni 2025 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian ATR/BPN.

Kementerian ATR/BPN.

Berita Kendari, Asajabar.com – Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra, menegaskan komitmen parlemen dalam menyelesaikan persoalan pertanahan di Sulawesi Tenggara melalui pengawasan aktif dan sinergi lintas sektor.

Pernyataan itu ia sampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi Pertanahan dan Penataan Ruang bersama Pemda se-Sultra, Rabu (28/5/2025).

Menurut Bahtra, berbagai konflik lahan yang terjadi di masyarakat harus ditangani cepat dan tepat.

Ia mengaku hampir setiap hari menerima laporan dari masyarakat, terutama terkait sengketa lahan antara warga dan perusahaan.

Baca Juga :  Ossy Dermawan Serahkan Sertipikat PTSL di Batam, Warga Kampung Tua Apresiasi Kepastian Hukum Tanah

“Sering kali yang disalahkan hanya BPN, padahal penyelesaian masalah tanah juga sangat bergantung pada dokumen alas hak dari tingkat desa atau kelurahan,” ujarnya.

Dalam pengarahan kepada jajaran Kanwil BPN Sultra, Bahtra meminta seluruh pihak meningkatkan kecepatan dan transparansi pelayanan.

Ia juga mendorong edukasi publik tentang prosedur pertanahan untuk menghindari kesalahpahaman.

Bahtra mengapresiasi langkah Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, terutama dalam percepatan sertipikasi tanah wakaf.

Baca Juga :  Sertipikasi Tanah Ulayat Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Hilangkan Hak Adat

Menurutnya, DPR RI siap mendukung langkah-langkah percepatan sertipikasi dan penyelesaian konflik agraria.

“Saya akan terus turun ke lapangan, khususnya saat masa reses. Misalnya di Kolaka Timur, saya selalu datang dan berharap Kantor Pertanahan aktif berkolaborasi,” kata politisi asal Sulawesi Tenggara ini.

Ia juga mengajak seluruh elemen untuk menanggalkan sekat-sekat kepentingan politik dan bekerja bersama demi kesejahteraan masyarakat. “Seperti pesan Presiden Prabowo, kita harus bekerja lintas batas demi rakyat,” tutup Bahtra.

Berita Terkait

Laporan Keuangan 2025 Kembali Raih WTP, Sekjen ATR/BPN Minta Jajaran Tindak Lanjuti Temuan BPK
Realisasi Anggaran ATR/BPN Tembus Rp6,12 Triliun, Komisi II DPR Minta Pengelolaan Berbasis Kinerja
Sertipikasi Tanah Ulayat Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Hilangkan Hak Adat
Nusron dan Maruarar Sepakati Sertipikasi Gratis untuk MBR, Targetkan Satu Juta Bidang Tanah pada 2026
Sekjen ATR/BPN Minta Kanwil dan Kantah Percepat Program Strategis
Reforma Agraria Harus Berdampak pada Ekonomi Masyarakat, Bank Tanah Perlu Diperkuat
KKNP-PTLP Perdana STPN Berhasil Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah dan Restorasi Arsip Pascabencana
Kajian Komnas HAM Perkuat Langkah Pemerintah Tangani Konflik Agraria Secara Menyeluruh

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:17 WIB

Laporan Keuangan 2025 Kembali Raih WTP, Sekjen ATR/BPN Minta Jajaran Tindak Lanjuti Temuan BPK

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:33 WIB

Realisasi Anggaran ATR/BPN Tembus Rp6,12 Triliun, Komisi II DPR Minta Pengelolaan Berbasis Kinerja

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:27 WIB

Sertipikasi Tanah Ulayat Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Hilangkan Hak Adat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:18 WIB

Nusron dan Maruarar Sepakati Sertipikasi Gratis untuk MBR, Targetkan Satu Juta Bidang Tanah pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sekjen ATR/BPN Minta Kanwil dan Kantah Percepat Program Strategis

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:19 WIB

KKNP-PTLP Perdana STPN Berhasil Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah dan Restorasi Arsip Pascabencana

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:04 WIB

Kajian Komnas HAM Perkuat Langkah Pemerintah Tangani Konflik Agraria Secara Menyeluruh

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:56 WIB

Tanah Wakaf Tanpa Dokumen Lengkap Tetap Bisa Bersertipikat, Ini Mekanismenya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!