DPRD Pangandaran Desak Pengusutan Tuntas Kasus Tiket Palsu di Pintu Masuk Pantai

- Redaktur

Minggu, 13 Juli 2025 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pintu masuk Pantai Pangandaran.

Pintu masuk Pantai Pangandaran.

Berita Pangandaran, Asajabar.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran memberikan perhatian serius terhadap kasus dugaan pungutan liar (pungli) dengan modus penjualan tiket palsu oleh oknum petugas di pintu masuk objek wisata Pantai Pangandaran.

Ketua Komisi IV DPRD Pangandaran dari Fraksi PKB, Jalaludin, menyatakan bahwa peristiwa tersebut telah mencoreng citra pariwisata Pangandaran yang selama ini dikenal sebagai destinasi unggulan Jawa Barat.

“Peristiwa ini harus diungkap secara tuntas. Tiket yang dijual oleh oknum bukanlah tiket resmi yang tercatat oleh pemerintah daerah. Artinya, tiket itu palsu. Ini bukan hanya pungli, tetapi juga pemalsuan dokumen,” kata Jalaludin saat diwawancarai pada Jumat (11/7/2025).

Ia menduga kuat adanya keterlibatan pihak lain dalam praktik ilegal tersebut, tidak hanya pelaku tunggal dari kalangan tenaga honorer yang telah diamankan. Jalaludin menegaskan pentingnya pengembangan penyelidikan agar kasus ini terbongkar hingga ke akar.

Baca Juga :  Kampung Zakat di Ciamis Dinilai Berhasil Tekan Praktik Rentenir

“Proses penjualan tiket dilakukan secara terbuka dan melibatkan banyak pihak. Tidak masuk akal jika oknum bertindak sendiri tanpa diketahui oleh petugas lain. Maka, kami mendukung aparat penegak hukum untuk mengusut hingga tuntas,” ujarnya.

Jalaludin juga menyoroti sistem pembayaran dan pelaporan retribusi yang masih konvensional. Menurutnya, penggunaan tiket berbasis digital harus segera diterapkan untuk menutup celah penyalahgunaan.

“Sistem pembayaran masih ada yang menggunakan bonggol tiket manual. Ini menjadi celah bagi oknum untuk bermain. Kami mendorong pemerintah daerah segera menerapkan sistem ticketing digital di seluruh pintu masuk objek wisata,” tambahnya.

Ia pun menekankan bahwa penyelesaian kasus ini tidak cukup hanya dengan teguran atau sanksi administratif. Jalaludin berharap ada proses hukum yang adil dan transparan bagi semua pihak yang terlibat maupun mendapat keuntungan dari praktik tersebut.

Baca Juga :  Reuni Smanda 99 Perkuat Solidaritas Alumni Lewat Semangat Guyub Rukun

“Jika hanya diselesaikan di permukaan, maka kasus seperti ini akan terulang kembali. Harus ada keberanian untuk menindak, baik pelaku lapangan maupun aktor di balik layar. Ini momentum untuk berbenah demi meningkatkan pendapatan daerah,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Pangandaran, Aiptu Yusdiana, membenarkan bahwa saat ini pihaknya tengah menangani kasus tersebut, hasil dari operasi tangkap tangan (OTT) oleh tim gabungan Polres Pangandaran dan Pos Polisi Militer (PM).

“Satu orang pelaku berinisial UN telah diamankan dalam OTT. Saat ini kami tengah melakukan pendalaman kasus dan pemeriksaan terhadap para saksi, yang ditangani oleh Satreskrim Polres Pangandaran,” jelas Yusdiana melalui pesan suara kepada Asajabar.com.

Penulis : M. Drajat

Editor : Tony

Berita Terkait

Reuni Smanda 99 Perkuat Solidaritas Alumni Lewat Semangat Guyub Rukun
DKM Masjid Al Ikhlas Kemenag Ciamis Sembelih 3 Sapi dan Salurkan 5 Domba pada Iduladha 1447 H
Kampung Zakat di Ciamis Dinilai Berhasil Tekan Praktik Rentenir
Ketua MUI Ciamis Jelaskan Hukum Kurban Hewan Betina
Khutbah Iduladha di Alun-alun Ciamis Angkat Penguatan Moral dan Ekonomi Umat
Kurban di Masjid Agung Ciamis Meningkat, Panitia Siapkan 500 Paket Daging
Guru TK Honorer di Kota Tasikmalaya Keluhkan Insentif Rp50 Ribu per Bulan
Ekonomi Lesu dan Harga Sapi Naik, Penjualan Kurban di Tasik Turun

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:17 WIB

Kementerian ATR/BPN Salurkan Hewan Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial kepada Masyarakat

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:49 WIB

Menteri Nusron Ajak Umat Perkuat Ketakwaan dan Kepedulian Sosial

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:02 WIB

Sekjen ATR/BPN Minta ASN Tak Ragu Beri Pelayanan karena Takut Ambil Keputusan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:50 WIB

Pemilik Tanah Kini Bisa Ajukan Plotting Bidang Tanah Secara Online melalui Sentuh Tanahku

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:38 WIB

Ossy Dermawan Dorong Pemda, BPN, dan Aparat Hukum Perkuat Sinergi Lewat GTRA

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:55 WIB

ATR/BPN Minta Masyarakat Cermat dalam Proses Jual Beli Tanah

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:43 WIB

ATR/BPN Minta Warga Segera Melapor jika Temukan Indikasi Penyerobotan Tanah

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:32 WIB

ATR/BPN Dorong Penataan Kawasan Hutan Berkelanjutan dan Berbasis Kepastian Hukum

Berita Terbaru

error: Content is protected !!