Berita Ciamis, Asajabar.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis bersama Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) Kabupaten Ciamis sukses menggelar Invitasi Olahraga Karakter jenjang Sekolah Dasar (SD) tingkat Kabupaten Ciamis. Kegiatan tersebut menjadi ajang pembinaan sekaligus pengembangan potensi atlet muda di cabang olahraga sepak bola, bola voli, dan sepak takraw.
Ketua KKG PJOK Kabupaten Ciamis, Rais Ikhsan Milki, mengatakan bahwa kegiatan ini diikuti perwakilan dari 25 kecamatan. Setiap kecamatan mengirimkan satu tim putra dan satu tim putri, meskipun tidak seluruhnya dapat berpartisipasi karena keterbatasan anggaran di masing-masing wilayah.
“Untuk cabang bola voli diikuti sekitar 25 tim putra dan 23 tim putri. Sementara sepak bola diikuti 25 tim putra. Kegiatan ini sifatnya belum wajib karena masih merupakan langkah awal untuk mengakomodasi potensi siswa SD di cabang olahraga yang belum masuk dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN),” ujar Rais.
Menurutnya, saat ini cabang olahraga yang dipertandingkan dalam O2SN terbatas, sehingga masih banyak siswa berbakat di bidang sepak bola, bola voli, dan sepak takraw yang belum memiliki wadah kompetisi di tingkat sekolah dasar.
“Melalui invitasi ini kami ingin memberikan ruang bagi siswa yang memiliki minat dan bakat di tiga cabang olahraga tersebut agar tetap dapat berkembang dan menunjukkan kemampuannya,” katanya.
Rais menilai antusiasme peserta dalam kegiatan ini sangat tinggi. Bahkan, kemampuan para atlet muda yang tampil di lapangan menunjukkan potensi besar bagi perkembangan olahraga prestasi di Kabupaten Ciamis.
“Melihat permainan mereka, khususnya di cabang bola voli, sepak bola, dan takraw, sangat luar biasa. Meski masih siswa sekolah dasar, kemampuan yang ditunjukkan sudah cukup baik. Ini menjadi indikasi bahwa potensi olahraga di Kabupaten Ciamis sangat menjanjikan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, cabang sepak takraw sengaja dimasukkan dalam invitasi sebagai upaya memperkenalkan dan mengembangkan olahraga tersebut di kalangan pelajar. KKG PJOK juga menggandeng Pengurus Cabang (Pengcab) sepak takraw Kabupaten Ciamis untuk mendukung pembinaan atlet sejak usia dini.
“Takraw memang belum sepopuler sepak bola dan bola voli. Namun kami berharap melalui kegiatan ini olahraga takraw juga semakin dikenal dan berkembang di Kabupaten Ciamis,” katanya.
Dari seluruh cabang yang dipertandingkan, bola voli menjadi cabang dengan jumlah peserta terbanyak karena mempertandingkan kategori putra dan putri. Sementara sepak bola hanya diikuti tim putra.
Pelaksanaan invitasi berlangsung selama tiga hari. Cabang bola voli digelar pada 15 hingga 17 Juni 2026, sepak bola pada 15 hingga 16 Juni 2026, sedangkan pertandingan sepak takraw dilaksanakan dalam satu hari.
Meski saat ini belum memiliki jenjang kompetisi hingga tingkat provinsi, Rais berharap kegiatan serupa dapat diadopsi oleh kabupaten dan kota lain di Jawa Barat sehingga ke depan dapat berkembang menjadi kompetisi yang lebih luas.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain. Jika semakin banyak kabupaten dan kota yang menyelenggarakan invitasi serupa, bukan tidak mungkin ke depannya akan ada kompetisi tingkat provinsi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rais menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini bukan hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang berkualitas.
“Harapan kami, kompetisi ini tidak hanya menghasilkan atlet yang unggul secara teknik dan keterampilan, tetapi juga memiliki karakter yang baik sebagai generasi emas Indonesia. Karena kemampuan olahraga harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter,” pungkasnya.













