SMKN 1 Ciamis Tanamkan Karakter Pancawaluya Lewat Mata Cakap Pramuka

- Redaktur

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Perkemahan Mata Cakap Pramuka SMKN 1 Ciamis.

Kegiatan Perkemahan Mata Cakap Pramuka SMKN 1 Ciamis.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Sebanyak 648 siswa kelas X SMKN 1 Ciamis mengikuti kegiatan Masa Ta’aruf Calon Anggota Keluarga Ambalan Penegak (Mata Cakap) yang digelar selama tiga hari dua malam (30 Juli sampai dengan 1 Agustus 2026) di Bumi Perkemahan Ambalan Bhatara Rama–Dewi Shinta, Gudep Ciamis, Pangkalan SMKN 1 Ciamis.

Kegiatan yang berlangsung mulai Kamis hingga Sabtu pagi tersebut menjadi penutup rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sekaligus wadah pembentukan karakter melalui pendidikan kepramukaan.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 1 Ciamis, Endah Rahayu, M.Pd., menjelaskan bahwa Mata Cakap merupakan kelanjutan dari rangkaian MPLS yang telah berlangsung selama hampir dua pekan.

“Selama MPLS peserta didik telah mengikuti pengenalan budaya sekolah selama lima hari, pendidikan bela negara selama dua hari, pengenalan dunia industri dan kompetensi keahlian selama tiga hari. Tiga hari terakhir ini ditutup dengan pengenalan kepramukaan sebagai bagian dari pendidikan karakter Pancawaluya,” ujarnya.

Menurut Endah, kegiatan perkemahan dilaksanakan sesuai arahan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Ciamis, yakni dilaksanakan di alam terbuka agar para peserta memperoleh pengalaman belajar secara langsung.

“Anak-anak harus belajar mandiri, termasuk memasak sendiri dalam pendampingan pembina. Ini menjadi bagian dari aktualisasi pendidikan karakter yang diharapkan Kwarcab,” katanya.

Baca Juga :  Pengembangan Gunung Sawal Disiapkan Jadi Model Konservasi dan Investasi Berkelanjutan di Ciamis

Selama mengikuti perkemahan, peserta dikenalkan dengan berbagai materi dasar kepramukaan, seperti tali-temali, morse, sandi rumput, semaphore, hingga pengenalan Ambalan Bhatara Rama dan Dewi Sinta. Seluruh materi diberikan sebatas pengenalan karena pembelajaran kepramukaan secara mendalam akan dilaksanakan pada kegiatan ekstrakurikuler selama satu semester.

Endah menegaskan, tujuan utama kegiatan tersebut bukan sekadar mengenalkan teknik kepramukaan, melainkan membangun karakter siswa agar mencerminkan nilai-nilai Pancawaluya yang menjadi program Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Kami ingin anak-anak tidak takut terhadap pramuka. Justru kami ingin mereka merasakan bahwa pramuka itu menyenangkan dan menjadi sarana membentuk karakter yang baik, tanpa kekerasan maupun perundungan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, hingga kegiatan berlangsung tidak ditemukan laporan adanya tindakan perundungan ataupun perlakuan yang membuat peserta merasa tidak nyaman.

“Bahkan dari Kwarcab melihat sendiri bagaimana kakak pembina memperlakukan peserta dengan baik. Saat penyampaian materi malam hari misalnya, pembina memberikan senter kepada peserta agar tetap nyaman mengikuti kegiatan,” tuturnya.

Untuk menjaga keamanan dan kesehatan peserta, SMKN 1 Ciamis melibatkan sekitar 60 panitia inti serta hampir 100 personel pendukung. Selain itu, setiap kelas didampingi empat pembimbing.

Baca Juga :  Ribuan ASN Kemenag Ciamis Bertolak ke Monas Ikuti Dzikir Kebangsaan

Sekolah juga bekerja sama dengan Palang Merah Remaja (PMR), Unit Kesehatan Sekolah (UKS), dan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk memberikan layanan kesehatan selama kegiatan berlangsung.

“Kalau ada peserta yang mengalami sakit ringan, langsung ditangani oleh tim kesehatan di lokasi. Namun apabila memerlukan penanganan lebih lanjut, peserta dibawa ke IGD dan orang tua segera dihubungi,” jelas Endah.

Sebagai bentuk transparansi kepada orang tua, pihak sekolah juga rutin menyampaikan perkembangan kegiatan melalui grup komunikasi yang telah dibentuk. Orang tua turut diberikan nomor kontak pembimbing sangga agar dapat memantau kondisi putra-putrinya selama mengikuti perkemahan.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 130 tenda digunakan untuk menampung seluruh peserta, dengan pembagian sangga putra dan putri secara terpisah.

Selain memasak secara mandiri pada waktu tertentu, peserta juga memperoleh dukungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menu makan siang didistribusikan ke lokasi perkemahan sehingga siswa tetap memperoleh asupan gizi selama mengikuti kegiatan.

Melalui kegiatan Mata Cakap ini, SMKN 1 Ciamis berharap para peserta didik baru mampu mengembangkan sikap mandiri, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki karakter Pancawaluya yang menjadi landasan pembentukan generasi muda Jawa Barat.

Berita Terkait

Ratusan Siswa Madrasah Aliyah Ikuti Porseni Ciamis, Siapkan Kontingen ke Jawa Barat
MTsN 15 Ciamis Maksimalkan MATAMUDA untuk Kenali Potensi dan Karakter Peserta Didik Baru
MPLS SMAN 2 Ciamis Tanamkan Nilai Pancawaluya, TNI, Polri dan BNN Dilibatkan Bekali Siswa Baru
MI Handapherang Kenalkan Program Tahfidz dan KBC Lewat MATAMUDA yang Interaktif
Tak Hanya Kenalkan Sekolah, MPLS SMPN 2 Cihaurbeuti Bangun Karakter Sejak Hari Pertama
MPLS SDN 7 Ciamis Dikemas Seru, Siswa Baru Belajar Sambil Bermain Sejak Hari Pertama
MTsN 1 Ciamis Kenalkan Budaya Madrasah Lewat MATAMUDA yang Menyenangkan
Kemenag Ciamis Dorong MATAMUDA Jadi Gerbang Madrasah Aman, Nyaman, dan Humanis

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Ribuan ASN Kemenag Ciamis Bertolak ke Monas Ikuti Dzikir Kebangsaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:55 WIB

Aceh Miliki 18.520 Tanah Wakaf, Menteri Nusron Dorong Sinergi Organisasi Islam Percepat Sertipikasi

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:44 WIB

Menteri Nusron Tekankan Pelayanan Pertanahan Harus Cepat, Transparan, dan Berkepastian Hukum

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:32 WIB

Lampung Diproyeksikan Jadi Role Model, ATR/BPN Gandeng Pemda Jalankan 9 Program Strategis Pertanahan

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:58 WIB

Masjid Salman Alfarisi Terima Sertipikat Wakaf dan Bantuan 

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:39 WIB

ATR/BPN Tuntaskan Penyiapan Lahan Huntap, Pembangunan 4.159 Rumah Korban Bencana Dipercepat

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:27 WIB

ATR/BPN Percepat Pemulihan Sertipikat Korban Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:00 WIB

Nusron Dorong Digitalisasi Arsip Saat Tinjau Pemulihan Kantah Aceh Tamiang

Berita Terbaru

error: Content is protected !!