Berita Kota Tasik, Asajabar.com – Ratusan siswa, guru, alumni, dan orang tua siswa mengikuti kegiatan gerak jalan sehat yang menjadi puncak peringatan HUT ke-78 SMP Negeri 1 Tasikmalaya, Sabtu (23/5/2026).
Kegiatan tersebut dilepas langsung oleh Dicky Candra dan menjadi bagian akhir dari rangkaian acara milad sekolah yang telah berlangsung selama sepekan.
Ketua pelaksana kegiatan, Yanyan Hardiana mengatakan, peringatan milad tahun ini tidak hanya berisi kegiatan seremonial, tetapi juga menonjolkan kreativitas siswa, budaya lokal, dan kebersamaan antarwarga sekolah.
“Selama satu minggu kami mengadakan berbagai kegiatan kokurikuler. Ada bazar siswa kelas 8 bertema cinta Indonesia dan bangga rupiah, kemudian lomba mading kelas 7 tentang pola hidup sehat,” kata Yanyan.
Selain itu, sekolah juga menggelar KSN atau Konser Seni Nesata yang menampilkan pertunjukan band, tari, dan paduan suara. Menurutnya, kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat nilai-nilai kearifan lokal dan kecintaan terhadap budaya Indonesia.
Ia menjelaskan, siswa juga dilibatkan dalam pengenalan pangan lokal melalui bazar makanan berbahan dasar umbi-umbian.
“Kami ingin siswa tidak hanya kreatif, tetapi juga mengenal dan mencintai makanan lokal,” ujarnya.
Yanyan menambahkan, peringatan HUT ke-78 SMPN 1 Tasikmalaya tahun ini mendapat dukungan besar dari alumni dan orang tua siswa. Sejumlah alumni dari berbagai angkatan turut hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk alumni yang kini bertugas di sejumlah instansi pemerintahan dan militer.
Menurutnya, keterlibatan alumni menjadi momentum untuk mempererat hubungan antargenerasi menjelang rencana reuni akbar 80 tahun SMPN 1 Tasikmalaya pada 2028 mendatang.
“Alumni yang hadir mulai dari angkatan lama sampai lulusan terbaru. Ini menjadi bagian penting untuk membangun kebersamaan dan komunikasi antarkeluarga besar SMPN 1,” katanya.
Berbagai bantuan dan hadiah doorprize juga diberikan dalam kegiatan tersebut, mulai dari sepeda listrik, sepeda gunung, mesin cuci, kulkas, hingga berbagai bingkisan dari alumni, orang tua siswa, guru, dan sponsor kegiatan.
Yanyan berharap bertambahnya usia SMPN 1 Tasikmalaya dapat semakin memperkuat kualitas pendidikan dan karakter siswa.
“Harapannya sekolah ini semakin maju, guru-gurunya terus semangat mendidik, dan siswa memiliki ilmu yang bermanfaat untuk masa depan,” pungkasnya.
Ia menambahkan, peringatan milad sebenarnya jatuh setiap 1 Maret. Namun tahun ini pelaksanaannya diundur karena bertepatan dengan bulan Ramadan.













