Kota Tasik, Asajabar.com – Kebaktian bersama umat Khonghucu Priangan Timur digelar di Gedung Kong Miao Majelis Agama Khonghucu Indonesia (MAKIN) Kota Tasikmalaya, Minggu (10/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri ratusan jemaat dari Tasikmalaya, Banjar, Ciamis hingga sejumlah daerah lain seperti Bandung dan Purbalingga.
Kebaktian itu menghadirkan tokoh Khonghucu, Js. Kristan, sebagai pengkhotbah utama.
Dalam khotbahnya, ia menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara perkembangan teknologi dan kehidupan spiritual generasi muda.
Menurutnya, kemajuan teknologi dan derasnya arus media sosial membawa tantangan besar bagi anak muda Indonesia, termasuk meningkatnya kecanduan gawai dan maraknya judi online.
“Anak-anak muda harus lebih dekat dengan nilai religiusitas. Kehidupan tidak hanya soal kebutuhan lahiriah, tetapi juga kebutuhan batin dan spiritualitas,” ujar Js. Kristan.
Ia mengajak generasi muda dari berbagai agama untuk tetap menjalankan ajaran agamanya masing-masing sebagai penyeimbang di tengah perkembangan zaman yang semakin tanpa batas.
Js. Kristan juga menekankan pentingnya pengaturan penggunaan gawai pada anak-anak dan remaja. Ia menilai peran orang tua sangat penting dalam mengawasi penggunaan telepon pintar agar tidak menimbulkan kebiasaan buruk.
“Minimal dalam satu minggu harus ada waktu khusus untuk kegiatan keagamaan, seperti pengajian, sekolah minggu, meditasi, atau kegiatan ibadah lainnya,” katanya.
Selain aktif sebagai pembicara keagamaan, Js. Kristan diketahui mengajar mata kuliah Character Building di sejumlah perguruan tinggi. Ia mengatakan pendidikan karakter menjadi hal penting agar generasi muda tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan moral.
Sementara itu, Wakil Ketua MAKIN Kota Tasikmalaya, Lili Mulyadi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin kebaktian mingguan yang kali ini dikemas lebih khusus dengan melibatkan jemaat Khonghucu se-Priangan Timur.
Menurutnya, kegiatan itu digagas oleh pemuda-pemudi Khonghucu Tasikmalaya sebagai upaya membangkitkan semangat generasi muda untuk aktif dalam kegiatan keagamaan.
“Kami sangat mengapresiasi keterlibatan anak-anak muda. Mereka lebih memahami perkembangan era digital dan mampu menghidupkan kegiatan seperti ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran Js. Kristan yang dikenal aktif berdialog lintas agama di media sosial menjadi daya tarik tersendiri bagi generasi muda. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 100 peserta dari berbagai daerah.
Mantan Ketua Pemuda Khonghucu Kota Tasikmalaya, Robby, mengatakan kegiatan itu bertujuan membangun semangat kepemimpinan generasi muda Khonghucu.
Menurutnya, keterlibatan anak muda dalam organisasi dan kegiatan keagamaan penting untuk membentuk karakter serta menanamkan nilai penghormatan kepada orang tua dan sesama manusia sesuai ajaran Khonghucu.
“Anak muda perlu belajar organisasi dan tanggung jawab sejak dini agar memiliki karakter yang baik,” katanya.
Ketua MAKIN Kabupaten Ciamis, Andi Senjaya, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia berharap generasi muda tidak mudah terpengaruh dampak negatif perkembangan zaman, terutama penggunaan gawai secara berlebihan.
Andi juga menekankan pentingnya menjaga ajaran laku bakti dalam kehidupan umat Khonghucu, baik kepada orang tua maupun dalam kehidupan sehari-hari.
“Mudah-mudahan ke depan semakin banyak generasi muda yang aktif mempelajari dan menjalankan ajaran Khonghucu,” ujarnya.













