Kementerian ATR/BPN Gelar Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan 2024

- Redaktur

Jumat, 7 Februari 2025 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian ATR/BPN.

Kementerian ATR/BPN.

Berita Jakarta, Asajabar.com – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan Tahun 2024 pada Rabu (5/2/2025).

Pertemuan ini menjadi tahap awal pemeriksaan laporan keuangan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan bertujuan untuk meningkatkan transparansi serta tata kelola keuangan kementerian.

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus berbenah dan bersikap akomodatif terhadap proses pemeriksaan ini.

“Kami berkomitmen untuk tetap transparan, akomodatif, dan terus melakukan perbaikan. Pemeriksaan ini juga menjadi kesempatan bagi kami untuk menerima saran serta motivasi dalam meningkatkan tata kelola keuangan di masa depan,” ujar Nusron Wahid dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Menteri ATR/Kepala BPN, Jakarta.

Penguatan Manajemen Risiko

Dalam kesempatan ini, Nusron Wahid menyoroti sejumlah insiden di Banten, Bekasi, dan Sidoarjo yang mengindikasikan perlunya penguatan manajemen risiko di lingkungan ATR/BPN. Sebagai respons, mulai tahun 2025, kementerian akan mewajibkan seluruh pejabat dengan kewenangan tanda tangan, mulai dari Kepala Seksi hingga Direktur Jenderal, untuk mengikuti pelatihan manajemen risiko.

Baca Juga :  Ossy Dermawan: ASN Harus Jaga Integritas dan Utamakan Pelayanan kepada Masyarakat

“Kami mewajibkan mereka untuk lulus pelatihan dan memperoleh sertifikasi manajemen risiko di semua level. BPK juga akan berperan sebagai narasumber dalam penyusunan kurikulum dan materi berbasis pertanahan,” jelas Nusron.

Apresiasi dari BPK

Dalam pertemuan tersebut, Anggota III BPK, Akhsanul Khaq, memberikan apresiasi atas capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang telah diraih Kementerian ATR/BPN selama 12 tahun berturut-turut.

“Pencapaian ini menunjukkan komitmen kementerian dalam menjaga tata kelola keuangan yang baik. Ini sangat penting untuk mendukung visi dan misi ATR/BPN,” ujar Akhsanul Khaq.

Ia juga menegaskan bahwa BPK memiliki kewajiban untuk melakukan pemeriksaan laporan keuangan setiap tahun sesuai dengan mandat UUD 1945. Pemeriksaan ini mencakup dua aspek utama, yaitu keuangan dan administrasi, yang harus dikelola secara akuntabel oleh setiap kementerian/lembaga.

Baca Juga :  Wamen Ossy: Empat RDTR Papua Selatan Rampung, Dukung Pengembangan PSN Pangan Nasional

Lebih lanjut, Akhsanul Khaq mengingatkan lima arahan Presiden terkait pengelolaan keuangan, yaitu pembukaan lapangan kerja, peningkatan produktivitas, peningkatan devisa, pengembangan keunggulan iptek, serta penguatan pertahanan negara.

“BPK tidak hanya fokus pada penyajian laporan keuangan, tetapi juga memastikan ATR/BPN dapat berkontribusi dalam pencapaian visi nasional,” tambahnya.

Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas

Entry Meeting ini turut dihadiri oleh Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN. Selain menjadi ajang evaluasi, pertemuan ini juga memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai proses dan kriteria pemeriksaan laporan keuangan yang dilakukan oleh BPK.

Dengan adanya pemeriksaan ini, diharapkan Kementerian ATR/BPN dapat semakin meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan negara, guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Berita Terkait

Peringatan 1 Muharam di Jateng, Menteri Nusron Serahkan 243 Sertipikat Tanah Wakaf
Menteri Nusron Ajak Evaluasi Kebijakan Berlandaskan Pancasila
Ossy Dermawan Dorong Percepatan Pemetaan Tanah untuk Dukung Kebijakan Satu Peta
Tinjau Pelayanan di Samarinda, Wamen ATR/BPN Dorong Peningkatan Layanan Pertanahan yang Cepat dan Pasti
ATR/BPN Perkuat Sertipikasi Tanah dan Rumah MBR, Komisi II DPR Dukung Penambahan Target PTSL
Komisi II DPR Dukung Usulan Tambahan Anggaran ATR/BPN Rp3,23 Triliun untuk Program Prioritas
Wamen Ossy: Empat RDTR Papua Selatan Rampung, Dukung Pengembangan PSN Pangan Nasional
Ossy Dermawan: ASN Harus Jaga Integritas dan Utamakan Pelayanan kepada Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:16 WIB

MI Ciharalang Lepas 25 Siswa Kelas VI, Tampilkan Prestasi dan Program Tahsin Al-Qur’an

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:43 WIB

Puluhan Santri Ponpes Miftahul Ridwan Panjalu Resmi Menyelesaikan Pendidikan

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:29 WIB

200 Guru SD dan SMP Ikuti Diseminasi Tunas Bahasa Ibu di Ciamis

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:05 WIB

MTsN 15 Ciamis Lepas 210 Siswa, Catat Nilai TKA Tertinggi di Kabupaten Ciamis

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:19 WIB

Persaingan Ketat SPMB di Sekolah Maung SMAN 1 Ciamis, 94 Pendaftar Gagal Lolos

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:39 WIB

223 Siswa SMPN 4 Ciamis Lulus 100 Persen, Pelepasan Digelar Sederhana namun Bermakna

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:30 WIB

Porseni MI Cijeungjing-Cisaga Siapkan Wakil Terbaik ke Tingkat Kabupaten

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:43 WIB

Guru PAI Harus Menjadi Ajengan di Sekolah di Tengah Gempuran Era Digital

Berita Terbaru

error: Content is protected !!