Menteri ATR/BPN Dorong Pemanfaatan Tanah Telantar untuk Program 1 Juta Rumah Desa

- Redaktur

Jumat, 25 April 2025 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.

Berita Jakarta, Asajabar.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyampaikan dukungannya terhadap program Propertinomic 2.0 yang diinisiasi Realestat Indonesia (REI) untuk membangun 1 juta rumah desa tanpa menggunakan anggaran APBN.

Hal tersebut disampaikan dalam acara Halalbihalal Keluarga Besar REI di Sheraton Grand, Jakarta, Senin (21/04/2025). Nusron menyebutkan bahwa terdapat sekitar 73.432 hektare tanah yang berpotensi dimanfaatkan, dengan 14.490 hektare di antaranya telah ditetapkan dan siap eksekusi.

Baca Juga :  Reforma Agraria Harus Berdampak pada Ekonomi Masyarakat, Bank Tanah Perlu Diperkuat

“Tanah ini tersebar di sejumlah wilayah, termasuk Aceh dan Banten, dan akan diserahkan ke Bank Tanah untuk pengelolaan. Selanjutnya, pihak pengembang dapat langsung berkoordinasi dengan Bank Tanah,” ujar Menteri Nusron.

Namun, ia menegaskan bahwa tanah telantar tidak hanya diperuntukkan untuk satu program tertentu. Pemerintah akan menimbang dengan matang agar pemanfaatannya tepat sasaran.

“Kami harus menghitung cost and benefit agar tanah ini benar-benar digunakan secara optimal,” tegasnya.

Menteri Nusron juga mengingatkan peran strategis Kementerian ATR/BPN sebagai pengelola risiko dalam distribusi tanah. Karena itu, menurutnya, proses pemanfaatan tanah harus dilakukan secara hati-hati dan berbasis data.

Baca Juga :  Nusron Wahid Targetkan Sertipikasi 14 Ribu Tanah Wakaf di Sulsel Tuntas Lewat Kolaborasi Kampus

Turut hadir dalam acara tersebut, Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang, Jonahar; Staf Khusus ATR/BPN, Syarif Syahrial; Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait; Wakil Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari; serta Ketua Umum DPP REI, Joko Suranto, dan para pengurus REI dari seluruh Indonesia.

Berita Terkait

Laporan Keuangan 2025 Kembali Raih WTP, Sekjen ATR/BPN Minta Jajaran Tindak Lanjuti Temuan BPK
Realisasi Anggaran ATR/BPN Tembus Rp6,12 Triliun, Komisi II DPR Minta Pengelolaan Berbasis Kinerja
Sertipikasi Tanah Ulayat Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Hilangkan Hak Adat
Nusron dan Maruarar Sepakati Sertipikasi Gratis untuk MBR, Targetkan Satu Juta Bidang Tanah pada 2026
Sekjen ATR/BPN Minta Kanwil dan Kantah Percepat Program Strategis
Reforma Agraria Harus Berdampak pada Ekonomi Masyarakat, Bank Tanah Perlu Diperkuat
KKNP-PTLP Perdana STPN Berhasil Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah dan Restorasi Arsip Pascabencana
Kajian Komnas HAM Perkuat Langkah Pemerintah Tangani Konflik Agraria Secara Menyeluruh

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:17 WIB

Laporan Keuangan 2025 Kembali Raih WTP, Sekjen ATR/BPN Minta Jajaran Tindak Lanjuti Temuan BPK

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:33 WIB

Realisasi Anggaran ATR/BPN Tembus Rp6,12 Triliun, Komisi II DPR Minta Pengelolaan Berbasis Kinerja

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:27 WIB

Sertipikasi Tanah Ulayat Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Hilangkan Hak Adat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:18 WIB

Nusron dan Maruarar Sepakati Sertipikasi Gratis untuk MBR, Targetkan Satu Juta Bidang Tanah pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sekjen ATR/BPN Minta Kanwil dan Kantah Percepat Program Strategis

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:19 WIB

KKNP-PTLP Perdana STPN Berhasil Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah dan Restorasi Arsip Pascabencana

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:04 WIB

Kajian Komnas HAM Perkuat Langkah Pemerintah Tangani Konflik Agraria Secara Menyeluruh

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:56 WIB

Tanah Wakaf Tanpa Dokumen Lengkap Tetap Bisa Bersertipikat, Ini Mekanismenya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!