Mitigasi Bencana Ciliwung, Pemerintah Siapkan Revisi Tata Ruang Jabodetabek–Punjur

- Redaktur

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Jakarta, Asajabar.com – Pemerintah mengambil langkah konkret untuk memperkuat mitigasi banjir dan longsor di Wilayah Sungai Ciliwung melalui rencana revisi Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur (Jabodetabek–Punjur). Rencana tersebut ditegaskan Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, dalam Rapat Tingkat Menteri, Jumat (9/1/2026).

Rapat yang berlangsung di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) tersebut membahas langkah pemulihan lahan serta upaya antisipasi banjir dan longsor di kawasan strategis nasional Wilayah Sungai Ciliwung.

“Kami menegaskan perlunya dilakukan revisi. Namun yang kami sarankan adalah revisi Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Nasional Jabodetabek–Punjur, karena memang sudah memasuki waktu peninjauan kembali setiap lima tahun,” ujar Ossy Dermawan.

Menurutnya, revisi RTR KSN Jabodetabek–Punjur menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dan lintas wilayah dalam penataan ruang kawasan strategis nasional. Dengan demikian, kebijakan tata ruang di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota dapat merujuk pada satu rencana induk yang disusun secara komprehensif.

Baca Juga :  Masyarakat Apresiasi PELATARAN, Harap Layanan Ditambah

“Ini menjadi pintu masuk yang baik agar Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Jawa Barat, Provinsi DKI Jakarta, maupun Kabupaten Bogor dapat merujuk pada RTR KSN Jabodetabek–Punjur yang dibahas secara holistik oleh seluruh pemangku kepentingan. Dengan begitu, pencegahan dapat dilakukan secara maksimal, baik di wilayah hulu maupun tengah,” jelasnya.

Wamen Ossy menegaskan komitmen Kementerian ATR/BPN dalam mendukung upaya mitigasi bencana banjir dan longsor yang dinilai semakin mendesak. Ia menekankan bahwa penanganan bencana harus dilakukan secara terpadu dan terkoordinasi lintas sektor.

“Kementerian ATR/BPN akan terus memberikan dukungan dalam mitigasi bencana yang sudah nyata di depan mata. Jika tidak ditangani secara terpadu dan bersama-sama, maka ketika curah hujan meningkat, kita khawatir akan terjadi dampak yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menyambut baik kesiapan Kementerian ATR/BPN untuk merevisi peraturan tata ruang. Ia juga menekankan pentingnya perumusan langkah-langkah konkret dari setiap kementerian dan lembaga terkait.

Baca Juga :  Wamen ATR/Waka BPN: Pencegahan Karhutla Harus Dilakukan Secara Serius

“Baik sekali kesiapan untuk revisi peraturan tata ruangnya. Mohon juga dirumuskan aksi-aksi konkret yang dapat dikontribusikan masing-masing pihak, sehingga jelas siapa melakukan apa dan kita bisa lebih fokus,” ujar Pratikno.

Dalam rapat tersebut, Wamen ATR/Waka BPN didampingi Direktur Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang Virgo Eresta Jaya, yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang; Direktur Pengaturan dan Penetapan Hak Atas Tanah dan Ruang Wartomo; serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta Erry Juliani Pasoreh beserta jajaran.

Rapat Tingkat Menteri tersebut turut dihadiri Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Bupati Bogor Rudy Susmanto, serta perwakilan kementerian dan lembaga terkait lainnya.

Berita Terkait

Menteri ATR/BPN Serahkan Sertipikat Tanah Wakaf di Pandeglang
Menteri ATR/BPN: Tanah Ulayat Harus Diakui dan Dilindungi
Masyarakat Apresiasi PELATARAN, Harap Layanan Ditambah
Sembilan Program Kerja Sama ATR/BPN dan KPK untuk Perkuat Layanan Pertanahan di Sultra
Kementerian ATR/BPN Terima Penghargaan Kelima dari ANRI
Sultra Jadi Contoh Implementasi Program Pencegahan Korupsi dan Peningkatan Ekonomi Daerah
Sekjen ATR/BPN: Arsip Elektronik Jadi Kunci Kepastian Hukum dan Transparansi
Wamen ATR/Waka BPN: Pencegahan Karhutla Harus Dilakukan Secara Serius

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:13 WIB

429 Siswa SMAN 2 Ciamis Lulus, 75 Orang Diterima SNBP

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:45 WIB

FLS3N SD Kecamatan Ciamis Tampilkan Beragam Potensi Seni Pelajar

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:31 WIB

Dispusip Ciamis Siapkan Wakil Terbaik ke Lomba Bertutur Tingkat Jabar

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:55 WIB

MTsN 1 Ciamis Gelar KOSS+, Ratusan Siswa SD/MI Ikuti Ajang Kompetisi

Senin, 11 Mei 2026 - 13:25 WIB

Js Kristan Ajak Generasi Muda Seimbangkan Teknologi dan Spiritualitas

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:04 WIB

Ciamis Siapkan Wakil Terbaik untuk FLS3N Provinsi Jawa Barat

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:51 WIB

O2SN Tingkat Kabupaten Ciamis Rampung Digelar dengan Sukses

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:06 WIB

Atma Waluya SMAN 1 Ciamis, Ajang Perpisahan Siswa dan Pameran Karya

Berita Terbaru

Siswa dari jurusan IPA dan IPS dinyatakan semua lulus.

Pendidikan

429 Siswa SMAN 2 Ciamis Lulus, 75 Orang Diterima SNBP

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:13 WIB

error: Content is protected !!