MoU ATR/BPN dan Pertamina: Wujud Komitmen Swasembada Energi

- Redaktur

Selasa, 24 Desember 2024 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ATR/BPN menjalin kerja sama dengan Pertamina.

Menteri ATR/BPN menjalin kerja sama dengan Pertamina.

Berita Jakarta, Asajabar.com – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperkuat kerja sama dengan PT Pertamina (Persero) dalam bidang pertanahan dan tata ruang.

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, dan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, di Grha Pertamina, Jakarta, pada Senin (23/12/2024).

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, menegaskan pentingnya koordinasi antara kementerian/lembaga dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mewujudkan visi dan misi Presiden RI, Prabowo Subianto.

Nusron menyebut bahwa PT Pertamina (Persero) memiliki peran sentral dalam mendukung dua program prioritas nasional, yaitu swasembada energi dan hilirisasi.

“Kita adalah satu tim yang bekerja untuk menyelesaikan tiga agenda besar, yaitu swasembada energi, swasembada pangan, dan hilirisasi untuk menciptakan nilai tambah.

Baca Juga :  ATR/BPN Dukung Pengembangan Bandara Nasional dengan Integrasi Data Spasial dan Percepatan Perizinan

Sebagai kementerian teknis, sudah menjadi kewajiban kami untuk mendukung, bukan menghambat apalagi memperlambat,” ujar Nusron.

Dalam MoU ini, sebanyak 192 perusahaan akan memanfaatkan layanan dari Kementerian ATR/BPN, seperti sertifikasi tanah, Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR), penetapan Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD), penyelesaian sengketa dan konflik, pertimbangan teknis pertanahan (PERTEK), serta pengadaan tanah.

Nusron juga mengimbau jajarannya agar memberikan layanan terbaik sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat.

“Kami minta MoU ini ditindaklanjuti dengan baik. Jika pelayanan masih lambat, kita akan merasa malu,” tegas Nusron.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menyambut baik kerja sama ini dan menilai langkah tersebut sebagai wujud nyata sinergi strategis antara PT Pertamina (Persero) dan Kementerian ATR/BPN.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan Kementerian ATR/BPN yang terus membantu upaya Pertamina dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada energi,” ujar Simon.

Baca Juga :  Wamen Ossy: Sertipikasi Aset Pemprov DKI Jakarta Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola Pertanahan

Pada kesempatan yang sama, sebanyak 26 Sertipikat Elektronik Hak Guna Bangunan (HGB) diserahkan kepada PT Pertamina (Persero).

Sertifikat tersebut digunakan untuk jalur pipa bahan bakar minyak (BBM) sepanjang 81,5 km yang menghubungkan Fuel Terminal Kabupaten Boyolali dengan Fuel Terminal Pengapon di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Hadir dalam acara ini, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan, Direktur Jenderal Tata Ruang Dwi Hariyawan, Kepala Badan Bank Tanah Parman Nataatmadja, serta sejumlah pejabat tinggi Kementerian ATR/BPN dan PT Pertamina (Persero). Turut serta, Komisaris Utama dan Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero).

Kerja sama ini diharapkan dapat mempercepat proses administrasi dan tata kelola pertanahan, sehingga mendukung percepatan pembangunan energi nasional sesuai dengan target pemerintah.

Berita Terkait

Ikut Gerakan “AYO Muliakan Sungai”, Wamen Ossy Tekankan Kolaborasi Jaga Kelestarian Sungai
Ingin Pisahkan Sebagian Tanah? Berikut Ketentuan, Dokumen, dan Estimasi Biayanya
ATR/BPN Dukung Pengembangan Bandara Nasional dengan Integrasi Data Spasial dan Percepatan Perizinan
Kementerian ATR/BPN: Kepastian Hak Tanah Ditentukan oleh Batas Bidang, Bukan Sekadar Luas
Sertipikasi Aset Daerah Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola Pertanahan DKI Jakarta
Wamen Ossy: Sertipikasi Aset Pemprov DKI Jakarta Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola Pertanahan
Kementerian ATR/BPN Serahkan 499 Sertipikat Hak Pakai untuk Pemprov DKI Jakarta
Nusron Wahid Dorong Percepatan Integrasi LP2B ke Tata Ruang Daerah untuk Jaga Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 20:56 WIB

Ikut Gerakan “AYO Muliakan Sungai”, Wamen Ossy Tekankan Kolaborasi Jaga Kelestarian Sungai

Senin, 29 Juni 2026 - 19:29 WIB

Ingin Pisahkan Sebagian Tanah? Berikut Ketentuan, Dokumen, dan Estimasi Biayanya

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:27 WIB

ATR/BPN Dukung Pengembangan Bandara Nasional dengan Integrasi Data Spasial dan Percepatan Perizinan

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:14 WIB

Kementerian ATR/BPN: Kepastian Hak Tanah Ditentukan oleh Batas Bidang, Bukan Sekadar Luas

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:05 WIB

Sertipikasi Aset Daerah Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola Pertanahan DKI Jakarta

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:47 WIB

Kementerian ATR/BPN Serahkan 499 Sertipikat Hak Pakai untuk Pemprov DKI Jakarta

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:52 WIB

Nusron Wahid Dorong Percepatan Integrasi LP2B ke Tata Ruang Daerah untuk Jaga Ketahanan Pangan

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:42 WIB

Awalnya Ragu Urus Tanah, Pensiunan PNS Ini Akui Layanan BPN Kini Lebih Mudah dan Transparan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!