MUI Ciamis Minta Masyarakat Bijak Menyikapi Isu dan Informasi Terkini

- Redaktur

Selasa, 2 September 2025 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua MUI Kabupaten Ciamis, Drs. KH. Saeful Ujun (kiri), bersama sahabatnya, KH. Ihat Rajadesa (kanan).

Ketua MUI Kabupaten Ciamis, Drs. KH. Saeful Ujun (kiri), bersama sahabatnya, KH. Ihat Rajadesa (kanan).

Berita Ciamis, Asajabar.com – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ciamis, Drs. KH. Saeful Ujun, mengapresiasi situasi masyarakat Ciamis yang dinilai tetap aman dan kondusif.

Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan agar tidak mudah terprovokasi isu yang berpotensi menimbulkan perpecahan.

“Kami bersyukur masyarakat Ciamis tetap kondusif. Pondok pesantren, para kiai, santri, dan tokoh agama memiliki peran besar menjaga ketenangan. Selama kita bersatu, insya Allah tidak akan mudah terprovokasi,” ujarnya, Selasa (2/9/2025).

Menurut KH. Saeful Ujun, masyarakat hendaknya lebih mengedepankan tabayyun atau klarifikasi ketika menerima informasi, terutama yang beredar di media sosial.

Ia mengingatkan agar setiap persoalan diselesaikan dengan musyawarah, penuh perhitungan, serta menghindari langkah-langkah yang tergesa-gesa.

“Kalau ada informasi, jangan langsung ditelan mentah. Tabayyun dulu, dipikirkan dampak baik-buruknya, baik untuk agama, ekonomi, maupun kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.

Demokrasi dan Aksi Unjuk Rasa

KH. Saeful Ujun menegaskan bahwa menyampaikan aspirasi merupakan hak warga negara yang dijamin konstitusi. Demonstrasi diperbolehkan, namun harus dilakukan secara damai, tertib, dan tidak anarkis.

Baca Juga :  Ciamis Siapkan Peserta Terbaik untuk Pentas PAI Tingkat Provinsi Jawa Barat

“Konstitusi memberikan ruang bagi rakyat untuk menyampaikan pendapat di muka umum, termasuk lewat demonstrasi. Tetapi harus damai, ada audiensi lebih dulu, dan jangan sampai anarkis. Demokrasi itu indah jika dijalankan dengan kedewasaan,” tegasnya.

Ia mencontohkan bahwa organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, dan berbagai ormas Islam lainnya telah menunjukkan sikap dewasa dalam menyalurkan aspirasi.

“Buktinya, kemarin ada ikrar bersama dari berbagai ormas keagamaan dan ormas lainnya. Itu menunjukkan persatuan menjadi benteng agar kita tidak mudah terprovokasi,” ujarnya.

Bahaya LGBT dan Perilaku Menyimpang

Dalam kesempatan tersebut, KH. Saeful Ujun juga menyinggung bahaya perilaku menyimpang, seperti LGBT, perjudian, dan perzinahan.

Menurutnya, praktik-praktik itu dapat merusak moral generasi, melemahkan bangsa, bahkan mengundang murka Allah.

“Secara syariah, LGBT adalah perbuatan yang sangat dilarang. Dalam sejarah Nabi Luth, kaum yang melakukannya mendapat azab besar. Itu peringatan agar kita jangan sampai mengulanginya,” katanya.

Pendidikan Agama Sejak Dini

Sebagai upaya pencegahan, MUI Ciamis mendorong agar pendidikan agama diperkuat sejak usia dini.

Baca Juga :  Kampung Zakat di Ciamis Dinilai Berhasil Tekan Praktik Rentenir

KH. Saeful Ujun menekankan perlunya sekolah mengadakan pengajian rutin minimal sekali dalam seminggu dengan menghadirkan pengajar agama yang kompeten.

“Banyak kasus anak yang terjerumus karena kurang bimbingan, baik dari orang tua maupun sekolah. Karena itu, harus ada korelasi antara pendidikan formal, kegiatan olahraga, seni, dan bimbingan ibadah. Semua itu saling melengkapi,” jelasnya.

Ia juga meminta peran aktif masyarakat di desa-desa dan kampung untuk menghidupkan kegiatan pengajian dan bimbingan ibadah.

Menurutnya, pengawasan lingkungan menjadi faktor penting dalam menjaga generasi muda dari pengaruh negatif.

Seruan MUI Ciamis

Sebelumnya, pada 31 Agustus 2025, MUI Kabupaten Ciamis telah mengeluarkan himbauan resmi kepada seluruh elemen masyarakat.

Isi himbauan tersebut menekankan pentingnya menjaga kondusifitas mulai dari tingkat RT, RW, untuk meningkatkan kewaspadaan, serta memperbanyak doa dan zikir.

“MUI mengajak seluruh umat untuk menghadapi masalah dengan hati yang bersih, dingin, dan penuh perhitungan. Dengan persatuan dan iman yang kuat, insya Allah masyarakat Ciamis tetap aman dan damai,” pungkas KH. Saeful Ujun.

Berita Terkait

Reuni Smanda 99 Perkuat Solidaritas Alumni Lewat Semangat Guyub Rukun
DKM Masjid Al Ikhlas Kemenag Ciamis Sembelih 3 Sapi dan Salurkan 5 Domba pada Iduladha 1447 H
Kampung Zakat di Ciamis Dinilai Berhasil Tekan Praktik Rentenir
Ketua MUI Ciamis Jelaskan Hukum Kurban Hewan Betina
Khutbah Iduladha di Alun-alun Ciamis Angkat Penguatan Moral dan Ekonomi Umat
Kurban di Masjid Agung Ciamis Meningkat, Panitia Siapkan 500 Paket Daging
Guru TK Honorer di Kota Tasikmalaya Keluhkan Insentif Rp50 Ribu per Bulan
Ekonomi Lesu dan Harga Sapi Naik, Penjualan Kurban di Tasik Turun

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:57 WIB

Reuni Smanda 99 Perkuat Solidaritas Alumni Lewat Semangat Guyub Rukun

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:53 WIB

DKM Masjid Al Ikhlas Kemenag Ciamis Sembelih 3 Sapi dan Salurkan 5 Domba pada Iduladha 1447 H

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:15 WIB

Ketua MUI Ciamis Jelaskan Hukum Kurban Hewan Betina

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:28 WIB

Khutbah Iduladha di Alun-alun Ciamis Angkat Penguatan Moral dan Ekonomi Umat

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:34 WIB

Kurban di Masjid Agung Ciamis Meningkat, Panitia Siapkan 500 Paket Daging

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:15 WIB

Guru TK Honorer di Kota Tasikmalaya Keluhkan Insentif Rp50 Ribu per Bulan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:28 WIB

Ekonomi Lesu dan Harga Sapi Naik, Penjualan Kurban di Tasik Turun

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:46 WIB

Dicky Candra: Budaya dan Teknologi Harus Berjalan Beriringan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!