Nusron Wahid: Mafia Tanah Akan Hilang Jika Aparatur Tidak Mau Diajak Bermain

- Redaktur

Senin, 24 November 2025 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Jakarta, Asajabar.com — Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan bahwa pemberantasan mafia tanah tidak hanya bergantung pada penegakan hukum, tetapi juga pada keteguhan moral seluruh aparatur di internal kementerian.

Ia menyampaikan bahwa berbagai langkah modernisasi dan pembenahan tata kelola tidak akan efektif apabila masih ada celah kompromi yang dapat dimanfaatkan pihak-pihak tertentu.

Menurut Nusron, mafia tanah dapat bergerak ketika ada oknum di dalam institusi yang membuka ruang kerja sama. Karena itu, ia menekankan pentingnya menutup rapat seluruh peluang praktik kongkalikong. “Jika jajaran BPN tidak mau diajak kongkalikong, mafia tanah pasti tidak bisa bergerak. Mereka hanya hidup dari celah yang dibukakan dari dalam,” ujarnya di Jakarta.

Baca Juga :  Masih Beralas Girik, ATR/BPN Tegaskan Hak Tanah Masyarakat Tetap Aman

Nusron turut meluruskan pernyataannya mengenai “sampai kiamat kurang dua hari mafia tetap ada”. Ia menjelaskan bahwa kalimat tersebut bukan bentuk pesimisme, melainkan pengingat bahwa kejahatan akan selalu mencari cara baru untuk berkembang. Negara mana pun, katanya, selalu berada dalam situasi tarik-menarik antara kekuatan yang menjaga ketertiban dan pihak yang berupaya merusaknya.

Karena itu, strategi paling mendasar untuk memberantas mafia tanah adalah memperkuat barisan internal ATR/BPN. Nusron menegaskan bahwa perubahan bentuk atau modus kejahatan tidak boleh melemahkan ketegasan institusi dalam menjaga integritas.

“Modelnya bisa berubah, tapi niat jahatnya tetap ada. Yang paling ampuh adalah memastikan aparat BPN kuat dan disiplin menegakkan aturan,” tuturnya.

Ia juga menyoroti pentingnya profesionalitas, kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP), serta administrasi yang tertib sebagai tameng untuk menutup ruang permainan mafia tanah. Nusron mengingatkan bahwa tidak boleh ada kompromi apa pun, baik kecil maupun besar.

Baca Juga :  Wamen ATR/BPN Terima Wamenlu, Bahas Pengelolaan Hak Tanah bagi Warga Asing

“Selama pejabat dan pegawai tidak mau diajak bermain, mafia tanah tidak punya pintu masuk. Seberapa pun mereka mencoba, kalau kita tidak goyah, mereka pasti gagal,” ujar Menteri ATR/Kepala BPN.

Nusron menegaskan bahwa negara akan selalu hadir dalam penyelesaian setiap persoalan pertanahan dan memastikan proses penanganannya berjalan objektif, transparan, serta sesuai hukum.

Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa pembenahan pertanahan nasional harus dimulai dari dalam institusi itu sendiri. Keteguhan integritas aparatur ATR/BPN, menurutnya, adalah fondasi utama dalam membersihkan praktik mafia tanah di Indonesia.

Berita Terkait

Wamen ATR/BPN Dorong Pelayanan Pertanahan Cepat, Bersih, dan Akuntabel di Kalbar
Mitigasi Bencana Ciliwung, Pemerintah Siapkan Revisi Tata Ruang Jabodetabek–Punjur
Kick Off Meeting Digelar, ATR/BPN Percepat Pembahasan RUU Administrasi Pertanahan
Wamen ATR/BPN Terima Wamenlu, Bahas Pengelolaan Hak Tanah bagi Warga Asing
Menteri ATR/BPN Kumpulkan Kepala Kantor Pertanahan Jabar
Libatkan Tokoh Keagamaan, ATR/BPN Perkuat Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf
Masih Beralas Girik, ATR/BPN Tegaskan Hak Tanah Masyarakat Tetap Aman
HAB Kemenag ke-80, Sholawat Kebangsaan Satukan Umat di Stadion Galuh Ciamis

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:49 WIB

Pendaftaran Calon Pimpinan BAZNAS Ciamis Dibuka, Ini Syarat dan Tahapannya

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:32 WIB

Dharma Wanita Kemenag Ciamis Gelar Donor Darah Peringati HAB ke-80

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:16 WIB

Kemenag Ciamis Siapkan Anggaran 2026 yang Efektif dan Tepat Sasaran

Rabu, 14 Januari 2026 - 23:09 WIB

Kemenag Ciamis Apresiasi Dukungan Pemda atas Suksesnya Sholawat Kebangsaan

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:59 WIB

Pasar Banjarsari Ciamis Akan Direvitalisasi, Anggaran Capai Rp25 Miliar Lebih

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:08 WIB

BAZNAS Ciamis Targetkan Penghimpunan Zakat Rp30 Miliar pada 2026

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:39 WIB

Pemkab Ciamis Bentuk Pansel Calon Pimpinan BAZNAS Periode 2026–2031

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:04 WIB

Hibah Lembaga Keagamaan di Ciamis Capai Rp16,214 Miliar pada 2025, Ini Penjelasan Kesra

Berita Terbaru

error: Content is protected !!