Pemerintah Optimalkan 854.662 Hektare Tanah untuk Dukung Program Prioritas Nasional

- Redaktur

Kamis, 9 Januari 2025 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Rabu (8/1/2025).

Rapat Koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Rabu (8/1/2025).

Berita Jakarta, Asajabar.com – Pemerintah terus berkomitmen merealisasikan program prioritas nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, yaitu swasembada pangan, pembangunan hunian berkualitas, dan pemerataan ekonomi. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah optimalisasi ketersediaan lahan.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengungkapkan bahwa pemerintah memiliki 854.662 hektare cadangan tanah, termasuk tambahan 10.000 hektare hasil konversi Hak Guna Usaha (HGU) menjadi Hak Guna Bangunan (HGB) akibat perubahan tata ruang.

Pernyataan ini disampaikan Nusron dalam Rapat Koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Rabu (8/1/2025).

“Dari total cadangan tersebut, sebanyak 209.780 hektare dialokasikan untuk program ketahanan pangan nasional. Ini untuk memastikan lahan pertanian cukup tersedia sehingga dapat mengurangi ketergantungan pada impor bahan pangan,” ujar Nusron.

Baca Juga :  Perkuat Tata Kelola Pertanahan, ATR/BPN Gelar Seminar GRC Tahun 2026

Selain itu, 567.585 hektare lahan telah disiapkan untuk program transmigrasi.

Nusron menjelaskan bahwa lahan tersebut akan dikelola oleh Kementerian Transmigrasi untuk mendukung relokasi penduduk ke wilayah-wilayah baru.

Langkah ini diharapkan dapat menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di luar Pulau Jawa dan mengurangi kepadatan di daerah perkotaan.

Sementara itu, untuk mendukung program pembangunan hunian rakyat, pemerintah telah mengalokasikan 77.297 hektare lahan, ditambah 10.000 hektare hasil konversi, guna memperlancar realisasi pembangunan 3 juta rumah rakyat.

Baca Juga :  Cegah Kerugian Negara Rp23,3 Triliun, ATR/BPN Perkuat Penanganan Kasus Pertanahan

“Kami pastikan ketersediaan tanah untuk program ini tidak mengalami kendala. Semua berjalan lancar,” tambah Nusron.

Upaya ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang tidak produktif guna mendukung agenda pembangunan nasional.

Nusron menegaskan bahwa sinergi antar-kementerian menjadi faktor kunci keberhasilan implementasi program ini.

Rapat tersebut juga dihadiri sejumlah Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih, serta jajaran Kementerian ATR/BPN, termasuk Sekretaris Jenderal Suyus Windayana, Direktur Jenderal Tata Ruang Dwi Hariyawan, Kepala Biro Humas Harison Mocodompis, dan Kepala Biro Perencanaan Dony Erwan Brilianto.

Berita Terkait

ATR/BPN Tekankan Pentingnya Patok untuk Dukung Layanan Pengukuran 12 Hari
Transformasi Digital Pertanahan, Penerbitan Sertipikat Elektronik Terus Meningkat
ATR/BPN Dorong Penguatan Reforma Agraria dan Layanan Pertanahan
Perkuat Sistem Akuntabilitas, ATR/BPN Finalisasi Penjenjangan Kinerja Organisasi
Wamen ATR/BPN Dorong Percepatan HPL Bank Tanah untuk Dukung Reforma Agraria
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, ATR/BPN Catat Kontribusi Nilai Ekonomi Rp1.834,8 Triliun
Penetapan LP2B Capai 87,93 Persen, Target RPJMN Tercapai pada 2026
Perkuat Tata Kelola Pertanahan, ATR/BPN Gelar Seminar GRC Tahun 2026

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:07 WIB

ATR/BPN Tekankan Pentingnya Patok untuk Dukung Layanan Pengukuran 12 Hari

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Transformasi Digital Pertanahan, Penerbitan Sertipikat Elektronik Terus Meningkat

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:50 WIB

ATR/BPN Dorong Penguatan Reforma Agraria dan Layanan Pertanahan

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Wamen ATR/BPN Dorong Percepatan HPL Bank Tanah untuk Dukung Reforma Agraria

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, ATR/BPN Catat Kontribusi Nilai Ekonomi Rp1.834,8 Triliun

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Penetapan LP2B Capai 87,93 Persen, Target RPJMN Tercapai pada 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Perkuat Tata Kelola Pertanahan, ATR/BPN Gelar Seminar GRC Tahun 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Permudah Akses Informasi Pertanahan, Kantah Purbalingga Hadirkan Layanan ATR/BPN Dekat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!