Pemkab Ciamis dan Kemenag Dorong Pengelolaan Wakaf yang Profesional

- Redaktur

Rabu, 11 Desember 2024 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bimtek pengelolaan wakaf di Desa Sindangsari, Kecamatan Banjarsari, Rabu (11/12/2024).

Bimtek pengelolaan wakaf di Desa Sindangsari, Kecamatan Banjarsari, Rabu (11/12/2024).

Berita Ciamis, Asajabar.com – Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Ciamis menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) pengelolaan wakaf di Desa Sindangsari, Kecamatan Banjarsari, Rabu (11/12/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme pengelola wakaf di wilayah Kabupaten Ciamis.

Bimtek ini dilaksanakan bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Ciamis, Badan Wakaf Indonesia (BWI) Ciamis, dan Kantor Pertanahan Kabupaten Ciamis.

Peserta kegiatan terdiri dari para amil dan Petugas Pembantu Pelayanan Urusan Keagamaan Desa/Kelurahan (P3UKDK).

Kepala Bagian Kesra Setda Ciamis, Ihsan Rasyad, menyatakan bahwa Bimtek ini dirancang untuk memberikan pengetahuan dan wawasan kepada para pengelola wakaf agar lebih profesional dalam menjalankan tugasnya.

Baca Juga :  MTsN 1 Ciamis Gelar KOSS+, Ratusan Siswa SD/MI Ikuti Ajang Kompetisi

“Melalui kolaborasi dengan BWI, Kemenag, dan Kantor Pertanahan, kami berharap kegiatan ini dapat memberikan bekal yang bermanfaat bagi para amil dan P3UKDK dalam mengelola wakaf secara lebih baik,” ujar Ihsan.

Sementara itu, Kepala Seksi Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Ciamis, H. Wahidin, mengungkapkan bahwa Kabupaten Ciamis saat ini mencatat prestasi sebagai kabupaten dengan jumlah pendaftaran tanah wakaf terbanyak di Jawa Barat.

Ciamis juga menjadi pilot project untuk pemutakhiran dan verifikasi data tanah wakaf nasional pada tahun 2024.

H. Wahidin juga menekankan pentingnya peran P3UKDK dalam memberikan edukasi dan sosialisasi kepada para nadzir di wilayah masing-masing.

Baca Juga :  Dispusip Ciamis Siapkan Wakil Terbaik ke Lomba Bertutur Tingkat Jabar

“Kami berharap setelah mengikuti Bimtek ini, para peserta dapat menyampaikan informasi dan memberikan pendampingan yang maksimal kepada nadzir untuk mendukung pengelolaan wakaf yang lebih baik,” tambahnya.

Ia menutup dengan optimisme terhadap masa depan wakaf di Ciamis.

“Mari kita sukseskan target menjadikan Ciamis sebagai Kota Wakaf pada tahun 2025, setelah sebelumnya berhasil meraih predikat Kota Zakat di Indonesia,” ucap Wahidin.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam pengembangan wakaf di Kabupaten Ciamis, sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan wakaf yang transparan dan profesional. (TONY/PUTRI)

Berita Terkait

PPIH Ciamis Pastikan Kesehatan Jemaah Haji Jadi Prioritas Utama
KH Saeful Ujun: Pesantren Harus Tetap Jadi Teladan Moral Umat
Dicky Candra: Koperasi Ajarkan Semangat Gotong Royong Masyarakat
Kota Tasikmalaya Catat Tingkat Kegemaran Membaca Tertinggi di Jawa Barat
Bapenda Kota Tasikmalaya Targetkan Pajak Daerah Rp235,4 Miliar pada 2026
Jelang Iduladha, Edukasi Kurban ASUH Digencarkan di Ciamis
Tingkatkan Profesionalitas, KKTU Ciamis Ikuti Bimtek Penyusunan SOP Madrasah
Pemkab Ciamis Dorong Pelaksanaan Kurban Aman, Sehat, Utuh, dan Halal

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:23 WIB

Sertipikat Elektronik dan Sentuh Tanahku Permudah Verifikasi Data Pertanahan

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:25 WIB

Pemda se-Sulut Dilibatkan dalam Program Pencegahan Korupsi dan Penguatan Tata Kelola Pertanahan

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:55 WIB

Inovasi LARIS MANIS Permudah Layanan Pertanahan di Kabupaten Tangerang

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:38 WIB

Aceh Jadi Provinsi Pertama Terapkan Integrasi Data Spasial dengan ATR/BPN

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:19 WIB

Sulawesi Utara Jadi Pilot Project Penguatan Pelayanan Pertanahan dan Pencegahan Korupsi

Senin, 11 Mei 2026 - 14:46 WIB

Menteri ATR/BPN Serahkan Sertipikat Tanah Wakaf di Pandeglang

Senin, 11 Mei 2026 - 14:27 WIB

Menteri ATR/BPN: Tanah Ulayat Harus Diakui dan Dilindungi

Senin, 11 Mei 2026 - 14:21 WIB

Masyarakat Apresiasi PELATARAN, Harap Layanan Ditambah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!