Presiden KSPI Hadiri Pertemuan Tahunan ATUC di Yogyakarta

- Redaktur

Selasa, 30 Juli 2024 - 07:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertemuan Tahunan ASEAN Trade Union Council (ATUC).

Pertemuan Tahunan ASEAN Trade Union Council (ATUC).

Berita Yogyakarta, Asajabar.com – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal menghadiri Pertemuan Tahunan ASEAN Trade Union Council (ATUC) yang dibuka secara resmi oleh Presiden ATUC, Andi Gani Nena Wea.

Pertemuan ini bertema “Strengthening Trade Unionism In ASEAN: Navigating Challenges and Evolving Governance” dan berlangsung di Hotel Swiss-Bel Boutique Yogyakarta, Jawa Tengah, Indonesia, Minggu (28/7/2024).

Pertemuan tahunan ATUC ini dihadiri oleh para pimpinan konfederasi buruh ASEAN, termasuk Sekretaris Jenderal International Trade Union Confederation-Asia Pacific (ITUC AP), Shoya Yoshida, Sekretaris Jenderal ATUC, Ruben Tores, serta perwakilan International Labour Organization (ILO) Bangkok, Yuki Otsuji.

Baca Juga :  Tanah Wakaf Tanpa Dokumen Lengkap Tetap Bisa Bersertipikat, Ini Mekanismenya

Turut hadir pula Senior Director ITUC AP, Patuan Samosir, Sekretaris Jenderal KSPSI, Hermanto Ahmad, Wakil Presiden KSPSI, R. Abdullah dan Wakil Presiden KSPSI, Idris Palar.

Presiden ATUC, Andi Gani Nena Wea menyampaikan beberapa pembahasan utama dalam pertemuan ini, antara lain masalah ketenagakerjaan di ASEAN, buruh migran, serta perlindungan terhadap aktivis buruh dan rakyat Myanmar.

“Pertemuan ATUC juga mengesahkan perubahan nama dari ATUC menjadi ASEAN TUC,” ungkap Andi Gani.

Sebagai Penasihat Kapolri Bidang Ketenagakerjaan, Andi Gani meminta seluruh negara anggota ATUC untuk terus memperjuangkan hak-hak pekerja dan memberikan perlindungan terhadap buruh migran di seluruh negara ASEAN.

Baca Juga :  Sertipikasi Tanah Ulayat Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Hilangkan Hak Adat

“Kami mendesak Pemerintahan Myanmar agar menegakkan demokrasi dan memberikan perlindungan terhadap aktivis demokrasi serta rakyat Myanmar,” tambahnya.

Pertemuan tahunan ATUC ini dilaksanakan selama dua hari, dari tanggal 28 hingga 29 Juli 2024.

Dalam pertemuan tersebut juga diputuskan bahwa Trade Union Congress of the Philippines (TUCP) kembali bergabung dengan ASEAN TUC.

ATUC sendiri merupakan organisasi konfederasi buruh ASEAN yang memiliki sekitar 10 juta anggota dari semua negara di ASEAN. (GERI/ASAJABAR)

Berita Terkait

Sertipikasi Tanah Ulayat Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Hilangkan Hak Adat
Nusron dan Maruarar Sepakati Sertipikasi Gratis untuk MBR, Targetkan Satu Juta Bidang Tanah pada 2026
Sekjen ATR/BPN Minta Kanwil dan Kantah Percepat Program Strategis
Reforma Agraria Harus Berdampak pada Ekonomi Masyarakat, Bank Tanah Perlu Diperkuat
KKNP-PTLP Perdana STPN Berhasil Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah dan Restorasi Arsip Pascabencana
Kajian Komnas HAM Perkuat Langkah Pemerintah Tangani Konflik Agraria Secara Menyeluruh
Tanah Wakaf Tanpa Dokumen Lengkap Tetap Bisa Bersertipikat, Ini Mekanismenya
Menteri Nusron Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf Melalui KKN Tematik

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:27 WIB

Sertipikasi Tanah Ulayat Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Hilangkan Hak Adat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:18 WIB

Nusron dan Maruarar Sepakati Sertipikasi Gratis untuk MBR, Targetkan Satu Juta Bidang Tanah pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sekjen ATR/BPN Minta Kanwil dan Kantah Percepat Program Strategis

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:26 WIB

Reforma Agraria Harus Berdampak pada Ekonomi Masyarakat, Bank Tanah Perlu Diperkuat

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:19 WIB

KKNP-PTLP Perdana STPN Berhasil Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah dan Restorasi Arsip Pascabencana

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:56 WIB

Tanah Wakaf Tanpa Dokumen Lengkap Tetap Bisa Bersertipikat, Ini Mekanismenya

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:36 WIB

Menteri Nusron Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf Melalui KKN Tematik

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:04 WIB

Nusron Wahid Targetkan Sertipikasi 14 Ribu Tanah Wakaf di Sulsel Tuntas Lewat Kolaborasi Kampus

Berita Terbaru

error: Content is protected !!