Program Konsolidasi Tanah Kementerian ATR/BPN Disambut Positif oleh Masyarakat Semarang

- Redaktur

Senin, 3 Maret 2025 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.

Berita Semarang, Asajabar.com – Program Konsolidasi Tanah yang dijalankan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mendapat apresiasi dari masyarakat Kabupaten Semarang. Program ini dinilai memberikan manfaat besar dalam aspek ekonomi serta membantu mengurangi kesenjangan sosial.

Salah satu penerima sertipikat, Marlisa Ermiati (37), mengungkapkan rasa syukur atas adanya program ini yang menurutnya sangat membantu masyarakat.

“Program ini sangat bagus karena membantu kami dalam aspek perekonomian dan mengurangi kesenjangan sosial di lingkungan masyarakat,” ujar Marlisa usai menerima Sertipikat Konsolidasi Tanah dari Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, di Kelurahan Susukan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Kamis (27/02/2025).

Marlisa juga mengungkapkan perubahan signifikan yang terjadi di lingkungannya berkat program ini. Menurutnya, kondisi pemukiman kini lebih tertata dan rapi dibandingkan sebelumnya.

“Seperti mimpi, seperti tidak percaya. Dulu lingkungan kami masih berantakan, belum tertata dengan baik. Sekarang jauh lebih rapi,” tambahnya.

Baca Juga :  Nusron Wahid Dorong Daerah Perkuat LP2B demi Ketahanan dan Swasembada Pangan

Tak hanya itu, Marlisa juga menyoroti kemudahan administrasi yang diberikan oleh sertipikat elektronik. Ia menyebut, keberadaan sertipikat ini mempermudah warga dalam mengurus dokumen, termasuk jika ingin mengajukan pinjaman usaha.

“Kalau mengurus sendiri mungkin butuh waktu bertahun-tahun, tapi berkat program ini semuanya jadi lebih mudah. Terima kasih kepada BPN yang sudah peduli dengan masyarakat kecil seperti kami,” katanya.

Dampak Positif pada Akses Jalan dan Perekonomian

Suyanto (45), warga lain yang turut menerima sertipikat, juga merasakan manfaat besar dari program Konsolidasi Tanah, khususnya dalam akses jalan di lingkungannya.

“Dulu tetangga di belakang rumah saya tidak memiliki akses jalan untuk mobil. Alhamdulillah, sekarang mobil sudah bisa masuk. Awalnya hanya selebar satu meter, kini setelah kerja sama warga, lebarnya menjadi dua setengah meter. Pembangunan pun semakin lancar,” ungkapnya.

Baca Juga :  Nusron Wahid Targetkan Sertipikasi 14 Ribu Tanah Wakaf di Sulsel Tuntas Lewat Kolaborasi Kampus

Selain perbaikan infrastruktur, Suyanto juga mencatat adanya dampak ekonomi yang signifikan. Harga tanah di daerahnya mengalami kenaikan tajam setelah akses jalan diperbaiki.

“Manfaatnya luar biasa. Perekonomian di sini berkembang, UMKM semakin maju. Harga tanah yang sebelumnya Rp300 ribu per meter, kini bisa mencapai Rp1,5 juta per meter,” ujarnya.

Penyerahan Sertipikat oleh Menteri ATR/BPN

Pada kesempatan ini, Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid menyerahkan sertipikat kepada warga dengan didampingi Direktur Jenderal Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan, Embun Sari, serta sejumlah pejabat Kementerian ATR/BPN. Turut hadir pula Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah, Lampri, beserta jajaran.

Program Konsolidasi Tanah ini diharapkan terus memberikan manfaat bagi masyarakat, tidak hanya dalam aspek kepemilikan tanah yang sah, tetapi juga dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga.

Berita Terkait

Nusron Wahid Targetkan Sertipikasi 14 Ribu Tanah Wakaf di Sulsel Tuntas Lewat Kolaborasi Kampus
Ossy Dermawan Serahkan Sertipikat PTSL di Batam, Warga Kampung Tua Apresiasi Kepastian Hukum Tanah
Nusron Wahid: Sertipikat Tanah Wakaf Penting untuk Menjamin Kepastian Hukum Aset Umat
Nusron Wahid Dorong Daerah Perkuat LP2B demi Ketahanan dan Swasembada Pangan
Komisi II DPR RI Dorong Sinergi Pusat dan Daerah Perkuat Tata Kelola Pertanahan
Nusron Wahid: Layanan Pengukuran Tanah Maksimal Selesai 12 Hari Mulai Agustus 2026
Sekjen ATR/BPN: RUU Administrasi Pertanahan Dibutuhkan untuk Atasi Tumpang Tindih Regulasi
FGD ATR/BPN Bahas RUU Administrasi Pertanahan, Tiga Persoalan Agraria Jadi Sorotan

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:31 WIB

MTsN 15 Ciamis Maksimalkan MATAMUDA untuk Kenali Potensi dan Karakter Peserta Didik Baru

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:21 WIB

MPLS SMAN 2 Ciamis Tanamkan Nilai Pancawaluya, TNI, Polri dan BNN Dilibatkan Bekali Siswa Baru

Kamis, 16 Juli 2026 - 06:57 WIB

MI Handapherang Kenalkan Program Tahfidz dan KBC Lewat MATAMUDA yang Interaktif

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:28 WIB

Tak Hanya Kenalkan Sekolah, MPLS SMPN 2 Cihaurbeuti Bangun Karakter Sejak Hari Pertama

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:17 WIB

MTsN 1 Ciamis Kenalkan Budaya Madrasah Lewat MATAMUDA yang Menyenangkan

Senin, 13 Juli 2026 - 19:37 WIB

Kemenag Ciamis Dorong MATAMUDA Jadi Gerbang Madrasah Aman, Nyaman, dan Humanis

Senin, 13 Juli 2026 - 17:59 WIB

Sekolah MAUNG SMAN 1 Ciamis Siapkan MPLS Aman, Nyaman, dan Bebas Perpeloncoan

Senin, 13 Juli 2026 - 17:28 WIB

MAN 3 Cijantung Wujudkan Madrasah Aman dan Menyenangkan Lewat MATAMUDA Berbasis Cinta

Berita Terbaru

error: Content is protected !!