Sempat Dikira Bau Kencing Kucing, Seorang Pria Di Sikuraja Ciamis Ditemukan Tewas Dengan Jasad Yang Membusuk

- Redaktur

Senin, 27 Maret 2023 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas tengah membawa jasad yang telah membusuk untuk dilakukan pemeriksaan.

Petugas tengah membawa jasad yang telah membusuk untuk dilakukan pemeriksaan.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Warga masyarakat Lingkungan Sikuraja RT 003 RW 010, Kelurahan Linggasari, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis dibuat geger dengan sesosok pria yang ditemukan telah meninggal dunia dalam keadaan membusuk.

Pria tersebut diketahui bernama Abdullah (70) dengan domisili warga Desa Selacai, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis.

Ia ditemukan telah meninggal dunia disebuah rumah gubuk yang bertempat di Lingkungan Sikuraja RT 003 RW 010, Kelurahan Linggasari, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Senin (27/3/2023).

Sebelum ditemukan meninggal dunia, sejumlah warga mengaku mencium aroma bau busuk dan bau seperti kencing kucing disekitar rumah gubuk tersebut.

Menurutnya, aroma bau tajam tersebut tercium beberapa hari sebelum ditemukannya jasad pria tersebut.

Baca Juga :  Khutbah Iduladha di Alun-alun Ciamis Angkat Penguatan Moral dan Ekonomi Umat

“Setiap kali lewat saya bersama Ibu-ibu yang lain, terutama beberapa waktu yang lalu setelah pulang pengajian mencium aroma bau tidak sedap,” ujar Hema warga sekitar kepada Asajabar.com.

Hema mengaku tidak curiga apapun dengan penciuman aroma tidak sedap tersebut. Ia mengira dan Ibu-ibu (warga) yang lain hanya bau bangkai biasa atau aroma bau kencing kucing.

Namun belakang ini heboh ketika ditemukan sesosok pria yang dilihat telah terbujur kaku disebuah rumah gubuk tersebut.

Kecurigaan tersebut berawal ketika Cicih tengah akan membuang sampah pada pukul 11.00 Wib. Saat itu ia mengaku berjalan melewati rumah gubuk tersebut.

Baca Juga :  Ketua MUI Ciamis Jelaskan Hukum Kurban Hewan Betina

Cicih mengaku berprofesi sebagai asisten rumah tangga (ART), ia bekerja disalah satu warga di Lingkungan Sikuraja RT 003 RW 010.

Saat itu Cicih tengah melaksanakan pekerjaannya sebagai ART dengan mengangkut sampah yang akan dibuang.

“Saya lewat depan rumahnya mau membuang sampah, ketika menengok saya liat kakinya saja dan posisi pintu rumah dalam keadaan terbuka,” ungkapnya.

Setelah melihat kejadian tersebut, saya melaporkan ke warga sekitar,” kata Cicih.

Belum diketahui penyebab kematian tersebut, hingga kini Polisi tengah memeriksa saksi-saksi dan memeriksa penyebab kematian korban. (Tony)

Berita Terkait

Reuni Smanda 99 Perkuat Solidaritas Alumni Lewat Semangat Guyub Rukun
DKM Masjid Al Ikhlas Kemenag Ciamis Sembelih 3 Sapi dan Salurkan 5 Domba pada Iduladha 1447 H
Kampung Zakat di Ciamis Dinilai Berhasil Tekan Praktik Rentenir
Ketua MUI Ciamis Jelaskan Hukum Kurban Hewan Betina
Khutbah Iduladha di Alun-alun Ciamis Angkat Penguatan Moral dan Ekonomi Umat
Kurban di Masjid Agung Ciamis Meningkat, Panitia Siapkan 500 Paket Daging
Guru TK Honorer di Kota Tasikmalaya Keluhkan Insentif Rp50 Ribu per Bulan
Ekonomi Lesu dan Harga Sapi Naik, Penjualan Kurban di Tasik Turun

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:17 WIB

Kementerian ATR/BPN Salurkan Hewan Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial kepada Masyarakat

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:49 WIB

Menteri Nusron Ajak Umat Perkuat Ketakwaan dan Kepedulian Sosial

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:02 WIB

Sekjen ATR/BPN Minta ASN Tak Ragu Beri Pelayanan karena Takut Ambil Keputusan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:50 WIB

Pemilik Tanah Kini Bisa Ajukan Plotting Bidang Tanah Secara Online melalui Sentuh Tanahku

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:38 WIB

Ossy Dermawan Dorong Pemda, BPN, dan Aparat Hukum Perkuat Sinergi Lewat GTRA

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:55 WIB

ATR/BPN Minta Masyarakat Cermat dalam Proses Jual Beli Tanah

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:43 WIB

ATR/BPN Minta Warga Segera Melapor jika Temukan Indikasi Penyerobotan Tanah

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:32 WIB

ATR/BPN Dorong Penataan Kawasan Hutan Berkelanjutan dan Berbasis Kepastian Hukum

Berita Terbaru

error: Content is protected !!