Universitas Galuh Raih Penghargaan di Kompetisi Inovasi Jawa Barat 2024

- Redaktur

Sabtu, 23 November 2024 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Universitas Galuh meraih penghargaan di KIJB 2024.

Universitas Galuh meraih penghargaan di KIJB 2024.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Universitas Galuh Ciamis kembali mengukir prestasi dengan meraih penghargaan dalam ajang Kompetisi Inovasi Jawa Barat (KIJB) 2024 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada Kamis, 21 November 2024.

Kompetisi ini menjadi bentuk apresiasi terhadap inovasi yang mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ajang yang diinisiasi oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat tersebut diikuti oleh 1.200 peserta dari berbagai daerah dengan tema “Innovate to Elevate”.

Dalam kompetisi ini, Universitas Galuh meraih dua penghargaan bergengsi, yaitu Top 5 Inovasi untuk Patrograf Digital: Mempelopori Monitoring Persalinan dan Top 15 Inovasi untuk Kalkulating (Kalkulator Deteksi Stunting).

Inovasi Patrograf Digital

Patrograf Digital adalah inovasi berbasis teknologi untuk mempermudah pemantauan proses persalinan.

Pelopor inovasi ini, Widya Maya Ningrun, SST, M.Mes, M.Tr.Keb, menjelaskan bahwa aplikasi ini telah melalui pengembangan sejak 2015 dan kini tersedia dalam versi ketiga yang bisa diunduh di Play Store.

Baca Juga :  MTsN 15 Ciamis Maksimalkan MATAMUDA untuk Kenali Potensi dan Karakter Peserta Didik Baru

“Patrograf Digital merupakan transformasi dari instrumen manual berbasis kertas menjadi aplikasi berbasis Android. Alat ini membantu tenaga kesehatan, seperti bidan dan dokter, untuk lebih cepat mengambil keputusan saat terjadi komplikasi dalam persalinan,” ujar Widya.

Aplikasi ini dilengkapi fitur notifikasi otomatis yang akan memberi peringatan dini jika terjadi situasi gawat darurat, sehingga memungkinkan tindakan rujukan dilakukan lebih cepat. Saat ini, aplikasi tersebut telah digunakan oleh lebih dari 10.000 pengguna di seluruh Indonesia, termasuk bidan di Kabupaten Ciamis.

Inovasi Kalkulating (Kalkulator Deteksi Stunting)

Inovasi lainnya yang meraih penghargaan adalah Kalkulating, sebuah alat untuk mendeteksi status gizi anak.

Baca Juga :  MI Handapherang Kenalkan Program Tahfidz dan KBC Lewat MATAMUDA yang Interaktif

Menurut penggagasnya, Ratna Suminar, SST, M.Tr.Keb, Kalkulating membantu menentukan status gizi balita berdasarkan parameter berat badan dan tinggi badan sesuai standar Kementerian Kesehatan.

“Kalkulator ini berbasis web, sehingga bisa diakses secara luas tanpa perlu diunduh. Dengan data sederhana seperti tanggal lahir, usia, berat badan, dan tinggi badan, pengguna dapat mengetahui status gizi anak secara cepat dan akurat,” jelas Ratna.

Inovasi ini juga telah diperluas dengan fitur tambahan yang mencakup aspek perkembangan anak, seperti deteksi masalah mental dan emosional. Sejak diperkenalkan pada 2023, Kalkulating telah digunakan di berbagai program kesehatan ibu dan anak, termasuk di posyandu, puskesmas, dan sekolah-sekolah di Kabupaten Ciamis.

Berita Terkait

MUI Ciamis Soroti LGBTQ, Minta Sinergi Pemerintah, Keluarga, dan Tokoh Agama Diperkuat
BBWS Citanduy Percepat Pembangunan Irigasi Lewat P3-TGAI di 73 Lokasi
PASI Kota Tasikmalaya Periode 2026-2031 Fokus Lestarikan Budaya Sunda dan Perkuat Ketahanan Keluarga 
Perlindungan Anak Yatim Jadi Pesan Utama Gebyar Muharram Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis
Momentum Muharam, Kemenag Ciamis Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Disabilitas
Jamaah Majelis Taklim Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis Kompak Sisihkan Rezeki untuk Anak Yatim
Jemaah Haji Ciamis Kembali ke Tanah Air, PPIH Ingatkan Jaga Kemabruran Haji
ASN Baru Kemenag Ciamis Diminta Tingkatkan Kompetensi dan Disiplin Kerja

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:59 WIB

Munas III PJS Resmi Bergulir, Delegasi dari Berbagai Provinsi Ikuti Sidang Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:17 WIB

Laporan Keuangan 2025 Kembali Raih WTP, Sekjen ATR/BPN Minta Jajaran Tindak Lanjuti Temuan BPK

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:33 WIB

Realisasi Anggaran ATR/BPN Tembus Rp6,12 Triliun, Komisi II DPR Minta Pengelolaan Berbasis Kinerja

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:27 WIB

Sertipikasi Tanah Ulayat Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Hilangkan Hak Adat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:18 WIB

Nusron dan Maruarar Sepakati Sertipikasi Gratis untuk MBR, Targetkan Satu Juta Bidang Tanah pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:26 WIB

Reforma Agraria Harus Berdampak pada Ekonomi Masyarakat, Bank Tanah Perlu Diperkuat

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:19 WIB

KKNP-PTLP Perdana STPN Berhasil Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah dan Restorasi Arsip Pascabencana

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:04 WIB

Kajian Komnas HAM Perkuat Langkah Pemerintah Tangani Konflik Agraria Secara Menyeluruh

Berita Terbaru

error: Content is protected !!