Guru PAI Harus Menjadi Ajengan di Sekolah di Tengah Gempuran Era Digital

- Redaktur

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kementerian Agama Kabupaten Ciamis, H. Agus Abdulloh.

Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kementerian Agama Kabupaten Ciamis, H. Agus Abdulloh.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Perkembangan teknologi digital, penguatan moderasi beragama, hingga tuntutan pembentukan karakter peserta didik menjadi tantangan utama yang dihadapi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Kabupaten Ciamis saat ini.

Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kementerian Agama Kabupaten Ciamis, H. Agus Abdulloh, mengatakan guru PAI dituntut terus meningkatkan kompetensi agar mampu menjawab berbagai perubahan yang terjadi di dunia pendidikan.

Menurutnya, implementasi Kurikulum Merdeka menempatkan guru PAI tidak hanya sebagai penyampai materi keagamaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk akhlak dan karakter siswa.

“Orientasi guru PAI bukan hanya menyampaikan materi agama, tetapi juga membangun akhlak peserta didik. Karena itu, peningkatan kompetensi menjadi kebutuhan yang harus terus dilakukan,” ujarnya, usai membuka kegiatan Pembinaan dan Penguatan Kapasitas Guru PAI di Aula Kemenag, Jumat (5/6/2026).

Selain penguatan karakter, Agus menilai pengembangan sikap moderat di lingkungan sekolah juga menjadi perhatian penting. Guru PAI diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai moderasi beragama kepada peserta didik sebagai bekal menghadapi dinamika kehidupan sosial yang semakin beragam.

Baca Juga :  Ratusan Siswa Madrasah Aliyah Ikuti Porseni Ciamis, Siapkan Kontingen ke Jawa Barat

Di sisi lain, pesatnya perkembangan teknologi menuntut guru untuk beradaptasi dengan pola pembelajaran digital. Materi pembelajaran yang selama ini disampaikan secara konvensional perlu dikembangkan dalam berbagai format digital agar lebih sesuai dengan kebutuhan generasi saat ini.

Menurut Agus, digitalisasi materi ajar dapat dilakukan melalui berbagai media, seperti video pembelajaran, buku elektronik (e-book), maupun bahan presentasi interaktif yang mudah diakses siswa.

“Bagaimanapun kita sedang berada di fase digital. Karena itu materi pembelajaran juga harus adaptif terhadap perubahan zaman,” katanya.

Ia menegaskan, tantangan era digital tidak dapat dihadapi hanya dengan penguasaan teknologi semata. Guru PAI harus tetap mempertahankan perannya sebagai figur teladan di lingkungan sekolah.

Baca Juga :  BAZNAS Kabupaten Tegal Pelajari Keberhasilan Ciamis, Tertarik Terapkan Model UPZ Desa

“Profil guru PAI itu harus seperti ajengan di sekolah. Ketika nilai-nilai keteladanan sudah kuat, maka guru akan memiliki kemampuan untuk mengarahkan peserta didik menghadapi berbagai tantangan zaman, termasuk di ruang digital,” ungkapnya.

Data Kemenag Ciamis menunjukkan jumlah guru PAI yang telah tersertifikasi mencapai ratusan orang di berbagai jenjang pendidikan. Agus menilai kondisi tersebut menjadi modal penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran agama di sekolah.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan pendidikan ke depan akan semakin kompleks. Oleh karena itu, guru PAI harus terus menjaga semangat belajar, meningkatkan profesionalitas, serta memperkuat kompetensi agar mampu menghasilkan peserta didik yang tidak hanya memahami agama, tetapi juga memiliki akhlak yang baik.

“Output pendidikan agama bukan sekadar pengetahuan keagamaan, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak siswa. Di situlah tanggung jawab besar guru PAI ke depan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ratusan Siswa Madrasah Aliyah Ikuti Porseni Ciamis, Siapkan Kontingen ke Jawa Barat
MTsN 15 Ciamis Maksimalkan MATAMUDA untuk Kenali Potensi dan Karakter Peserta Didik Baru
MPLS SMAN 2 Ciamis Tanamkan Nilai Pancawaluya, TNI, Polri dan BNN Dilibatkan Bekali Siswa Baru
MI Handapherang Kenalkan Program Tahfidz dan KBC Lewat MATAMUDA yang Interaktif
Tak Hanya Kenalkan Sekolah, MPLS SMPN 2 Cihaurbeuti Bangun Karakter Sejak Hari Pertama
MPLS SDN 7 Ciamis Dikemas Seru, Siswa Baru Belajar Sambil Bermain Sejak Hari Pertama
MTsN 1 Ciamis Kenalkan Budaya Madrasah Lewat MATAMUDA yang Menyenangkan
Kemenag Ciamis Dorong MATAMUDA Jadi Gerbang Madrasah Aman, Nyaman, dan Humanis

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:52 WIB

Ossy Dermawan: Tata Ruang Harus Jadi Panglima Pembangunan dan Investasi di Bali

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:09 WIB

ATR/BPN Perkuat Transformasi Organisasi dan Pelayanan, Nusron: Rakyat Harus Menjadi Raja dalam Pelayanan

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:44 WIB

Calon Taruna Politeknik Agraria STPN Jalani Wawancara, Penentu Menuju Pendidikan Kedinasan ATR/BPN

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:07 WIB

Rotasi 78 Pejabat ATR/BPN Jadi Bagian Reformasi SDM

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:14 WIB

DPC PJS Ciamis Raya Resmi Dilantik, Siap Cetak Jurnalis Berintegritas dan Profesional

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:28 WIB

PJS Serahkan Dokumen ke Dewan Pers, Tempuh Tahap Verifikasi Menuju Organisasi Konstituen

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:59 WIB

Munas III PJS Resmi Bergulir, Delegasi dari Berbagai Provinsi Ikuti Sidang Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:17 WIB

Laporan Keuangan 2025 Kembali Raih WTP, Sekjen ATR/BPN Minta Jajaran Tindak Lanjuti Temuan BPK

Berita Terbaru

error: Content is protected !!