Pemkab Ciamis Cari Solusi Bersama Untuk Menurunkan Angka Stunting

- Redaktur

Kamis, 30 Mei 2024 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rembuk stunting di Aula Setda Ciamis, Kamis (30/5/2024).

Rembuk stunting di Aula Setda Ciamis, Kamis (30/5/2024).

Berita Ciamis, Asajabar.com – Pemerintah Kabupaten Ciamis mengadakan rembuk stunting sebagai respons terhadap meningkatnya angka prevalensi stunting di Ciamis, Kamis (30/5/2024).

Berdasarkan data survei kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, prevalensi stunting di Kabupaten Ciamis naik menjadi 25.4 persen dari sebelumnya 18.6 persen pada tahun 2022.

Kegiatan rembuk stunting dihadiri oleh jajaran Forkopimda Ciamis, tim percepatan penurunan stunting dari tingkat kecamatan hingga desa, serta para akademisi.

Baca Juga :  Coach Faisal Antar Alexa Ciamis Melaju ke Ajang Nasional D'Academy 8 Indosiar

Data menunjukkan bahwa rata-rata persentase anak stunting di Kabupaten Ciamis hanya sebesar 3.9 persen berdasarkan hasil bulan penimbangan balita untuk tahun 2023.

Pj Bupati Ciamis, Engkus Sutisna mengajak semua pihak, termasuk pemerintah, swasta, pengusaha, akademisi, media, dan masyarakat, untuk bersama-sama berkolaborasi dalam mencapai target nasional.

Pendekatan yang direkomendasikan meliputi pendekatan keluarga berisiko stunting, intervensi gizi terpadu, dan pendekatan multisektor.

Baca Juga :  MUI Ciamis Soroti LGBTQ, Minta Sinergi Pemerintah, Keluarga, dan Tokoh Agama Diperkuat

Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Ciamis, Dian Budiana, menyampaikan bahwa rembuk stunting penting untuk memastikan rencana kegiatan intervensi pencegahan dan penanganan stunting dilakukan secara bersama-sama.

“Tujuannya adalah menyampaikan hasil analisis situasi dan merancang rencana kegiatan intervensi penurunan stunting di Kabupaten Ciamis,” kata ujarnya.

Kegiatan rembuk stunting diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama dalam rangka percepatan pencegahan penurunan stunting di Kabupaten Ciamis. (TONY/ASAJABAR)

Berita Terkait

Pemkot Tasikmalaya Sebut Kemiskinan Jadi Faktor Utama Tingginya Kasus Stunting
BPJS Kesehatan Sosialisasikan Pendaftaran JKN bagi Relawan SPPG Kota Tasikmalaya
DKP3 Kampanyekan Gerakan Minum Susu di MTsN 3 Kota Tasikmalaya
RSUD Ciamis Maksimalkan Layanan IGD dan Tim Medis Selama Libur Lebaran
Balita di Indramayu Dirawat Usai Alami Gangguan Kesehatan Setelah Konsumsi Paket MBG
Ciamis Naik ke Peringkat 3 di Jawa Barat dalam Program Cek Kesehatan Gratis
Partisipasi Cek Kesehatan Gratis di Ciamis Rendah, Dinkes Akui Banyak Kendala
Virus Influenza Meningkat di Ciamis, Warga Diminta Waspada

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:31 WIB

MTsN 15 Ciamis Maksimalkan MATAMUDA untuk Kenali Potensi dan Karakter Peserta Didik Baru

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:21 WIB

MPLS SMAN 2 Ciamis Tanamkan Nilai Pancawaluya, TNI, Polri dan BNN Dilibatkan Bekali Siswa Baru

Kamis, 16 Juli 2026 - 06:57 WIB

MI Handapherang Kenalkan Program Tahfidz dan KBC Lewat MATAMUDA yang Interaktif

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:28 WIB

Tak Hanya Kenalkan Sekolah, MPLS SMPN 2 Cihaurbeuti Bangun Karakter Sejak Hari Pertama

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:17 WIB

MTsN 1 Ciamis Kenalkan Budaya Madrasah Lewat MATAMUDA yang Menyenangkan

Senin, 13 Juli 2026 - 19:37 WIB

Kemenag Ciamis Dorong MATAMUDA Jadi Gerbang Madrasah Aman, Nyaman, dan Humanis

Senin, 13 Juli 2026 - 17:59 WIB

Sekolah MAUNG SMAN 1 Ciamis Siapkan MPLS Aman, Nyaman, dan Bebas Perpeloncoan

Senin, 13 Juli 2026 - 17:28 WIB

MAN 3 Cijantung Wujudkan Madrasah Aman dan Menyenangkan Lewat MATAMUDA Berbasis Cinta

Berita Terbaru

error: Content is protected !!