Partisipasi Cek Kesehatan Gratis di Ciamis Rendah, Dinkes Akui Banyak Kendala

- Redaktur

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program CKG di Halaman Food Court Alun-alun Ciamis.

Program CKG di Halaman Food Court Alun-alun Ciamis.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Tingkat partisipasi masyarakat Kabupaten Ciamis dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG) masih tergolong rendah. Berdasarkan data sebelumnya, Ciamis hanya mencatat 2 persen partisipasi dan berada di urutan ke-23 dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan (Dinkes) Ciamis, dr. Eni Rochaeni, mengakui rendahnya capaian tersebut.

Menurutnya, sejumlah kendala menjadi faktor utama, di antaranya akses geografis, keterbatasan perangkat teknologi, hingga minimnya kesadaran masyarakat.

“Awalnya program ini menggunakan aplikasi Satu Sehat sehingga masyarakat wajib memiliki akun. Kendala muncul karena banyak warga, khususnya usia produktif dan lansia, tidak memiliki ponsel atau sulit mengakses aplikasi. Akhirnya, mekanisme diganti dengan sistem manual melalui puskesmas,” jelas dr. Eni, Sabtu (16/8/2025).

Baca Juga :  Khutbah Iduladha di Alun-alun Ciamis Angkat Penguatan Moral dan Ekonomi Umat

Eni menambahkan, program CKG sebenarnya telah menyasar tiga kelompok masyarakat, yakni ibu hamil dan balita, anak-anak hingga remaja, serta usia produktif dan lansia. Pemeriksaan dilakukan secara berbeda, mulai dari deteksi dini stunting untuk bayi baru lahir hingga pemeriksaan penyakit tidak menular pada orang dewasa.

“Untuk ibu hamil, bayi, dan balita, pemeriksaan sudah dilakukan di posyandu. Bedanya sekarang lebih lengkap karena ada tambahan deteksi dini risiko stunting. Sementara untuk remaja dan usia produktif, pemeriksaan difokuskan pada penyakit degeneratif seperti hipertensi dan diabetes,” ujarnya.

Dinkes Ciamis kini mengubah strategi dengan jemput bola ke desa-desa, sekolah, serta lokasi keramaian. Cara ini dinilai lebih efektif dibanding hanya menunggu masyarakat datang ke puskesmas.

“Tim puskesmas sekarang turun langsung, seperti saat masa skrining COVID-19 dulu. Jadi, di setiap sekolah, desa, hingga kegiatan masyarakat, kami buka gerai cek kesehatan gratis,” kata dr. Eni.

Baca Juga :  Kurban di Masjid Agung Ciamis Meningkat, Panitia Siapkan 500 Paket Daging

Selain itu, promosi melalui media sosial juga terus dilakukan meski belum menjangkau seluruh sasaran. Untuk memperluas layanan, laporan pemeriksaan manual dari posyandu dan puskesmas kini diintegrasikan kembali ke aplikasi Satu Sehat.

Berkat langkah jemput bola tersebut, dalam sepekan terakhir partisipasi masyarakat meningkat dari 2 persen menjadi 3,7 persen, sehingga posisi Ciamis naik ke urutan ke-20 se-Jawa Barat.

Dinkes Ciamis menargetkan cakupan program CKG bisa mencapai 40 persen pada Desember 2025, sesuai target nasional.

“Harapannya, tahun ketiga nanti seluruh masyarakat bisa terlayani 100 persen,” pungkas dr. Eni.

Berita Terkait

BPJS Kesehatan Sosialisasikan Pendaftaran JKN bagi Relawan SPPG Kota Tasikmalaya
DKP3 Kampanyekan Gerakan Minum Susu di MTsN 3 Kota Tasikmalaya
RSUD Ciamis Maksimalkan Layanan IGD dan Tim Medis Selama Libur Lebaran
Balita di Indramayu Dirawat Usai Alami Gangguan Kesehatan Setelah Konsumsi Paket MBG
Ciamis Naik ke Peringkat 3 di Jawa Barat dalam Program Cek Kesehatan Gratis
Virus Influenza Meningkat di Ciamis, Warga Diminta Waspada
Tina Wiryawati Perhatikan Kesehatan dan Kebutuhan Warga Ciamis
Tina Wiryawati Sapa Warga Tambaksari Ciamis, Bawa Layanan Kesehatan Gratis dan Bantuan Sembako

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:17 WIB

Kementerian ATR/BPN Salurkan Hewan Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial kepada Masyarakat

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:49 WIB

Menteri Nusron Ajak Umat Perkuat Ketakwaan dan Kepedulian Sosial

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:02 WIB

Sekjen ATR/BPN Minta ASN Tak Ragu Beri Pelayanan karena Takut Ambil Keputusan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:50 WIB

Pemilik Tanah Kini Bisa Ajukan Plotting Bidang Tanah Secara Online melalui Sentuh Tanahku

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:38 WIB

Ossy Dermawan Dorong Pemda, BPN, dan Aparat Hukum Perkuat Sinergi Lewat GTRA

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:55 WIB

ATR/BPN Minta Masyarakat Cermat dalam Proses Jual Beli Tanah

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:43 WIB

ATR/BPN Minta Warga Segera Melapor jika Temukan Indikasi Penyerobotan Tanah

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:32 WIB

ATR/BPN Dorong Penataan Kawasan Hutan Berkelanjutan dan Berbasis Kepastian Hukum

Berita Terbaru

error: Content is protected !!