Unigal Lepas 508 Mahasiswa untuk KKN, Fokus pada Pemanfaatan SDA dan Kearifan Lokal

- Redaktur

Kamis, 30 Januari 2025 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode I tahun akademik 2024-2025.

Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode I tahun akademik 2024-2025.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Universitas Galuh (Unigal) secara resmi melepas 508 mahasiswa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta Fakultas Teknik untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode I tahun akademik 2024-2025.

Upacara pelepasan KKN ini dipimpin oleh Penjabat (Pj.) Bupati Ciamis, Budi Waluya, serta dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Dewan Pembina dan Pengurus Yayasan Pendidikan Galuh Ciamis, Rektor Universitas Galuh beserta para Wakil Rektor, Dekan, Ketua LPPM, Kepala OPD, serta Camat Cikoneng dan Sadananya.

Rektor Universitas Galuh, Prof. Dr. Dadi, M.Si., menjelaskan bahwa tema KKN kali ini adalah Peningkatan Kapasitas Masyarakat melalui Pemanfaatan Sumber Daya Alam dan Kearifan Lokal.

Baca Juga :  Kemenag Ciamis Apresiasi Dukungan Pemda atas Suksesnya Sholawat Kebangsaan

“Kita ingin mengeksplorasi sumber daya alam secara berkelanjutan, termasuk menggali serta mengoptimalkan kearifan lokal yang ada di Sadananya dan Cikoneng,” ujarnya.

Dadi berharap mahasiswa yang menjalani KKN selama satu bulan penuh dapat mengidentifikasi potensi sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Selain itu, mahasiswa juga diharapkan dapat berkontribusi bagi masyarakat sekaligus belajar tentang kehidupan sosial di lingkungan yang lebih luas.

Pj. Bupati Ciamis, Budi Waluya, menekankan bahwa program KKN perguruan tinggi perlu diarahkan pada pembentukan mahasiswa sebagai sarjana pendamping masyarakat.

Baca Juga :  Pendaftaran Calon Pimpinan BAZNAS Ciamis Dibuka, Ini Syarat dan Tahapannya

“Mahasiswa dapat berperan aktif sebagai penggerak masyarakat dengan ikut serta merumuskan model pemberdayaan berbasis lingkungan dan budaya.

Pendekatan yang digunakan pun harus bersifat kolaboratif dengan melibatkan berbagai pihak melalui konsep pentahelix di bawah bimbingan dosen pembimbing lapangan,” jelasnya.

Budi juga berharap para mahasiswa peserta KKN dapat meningkatkan kepedulian serta rasa empati terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat.

Selain itu, KKN diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat ke arah yang lebih baik guna mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan di masa depan.

Berita Terkait

STIA YPPT Priatim Tasikmalaya Tawarkan Kuliah Cepat, Raih Dua Gelar dalam 5 Tahun
Prodi MBS STAI Putra Galuh Ciamis Siapkan Lulusan Berdaya Saing Berbasis Syariah
Dua Sekolah Dasar di Ciamis Belum Miliki Kepala Sekolah Definitif
Disdik Nilai Konferensi Kerja PGRI Ciamis Strategis Majukan Pendidikan
Ratusan Lulusan UID Ciamis Diwisuda, Banyak Terserap Dunia Kerja Sebelum Lulus
Expo Kokurikuler SMPN 1 Baregbeg Angkat Kearifan Lokal di Tengah Arus Globalisasi
Daftar Juara Fikgura Kabupaten Ciamis 2025 Resmi Diumumkan
Dari Kardus hingga Botol Plastik, Guru RA Ciamis Sulap Bahan Bekas Jadi Alat Peraga Edukatif

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:49 WIB

Pendaftaran Calon Pimpinan BAZNAS Ciamis Dibuka, Ini Syarat dan Tahapannya

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:32 WIB

Dharma Wanita Kemenag Ciamis Gelar Donor Darah Peringati HAB ke-80

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:16 WIB

Kemenag Ciamis Siapkan Anggaran 2026 yang Efektif dan Tepat Sasaran

Rabu, 14 Januari 2026 - 23:09 WIB

Kemenag Ciamis Apresiasi Dukungan Pemda atas Suksesnya Sholawat Kebangsaan

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:59 WIB

Pasar Banjarsari Ciamis Akan Direvitalisasi, Anggaran Capai Rp25 Miliar Lebih

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:08 WIB

BAZNAS Ciamis Targetkan Penghimpunan Zakat Rp30 Miliar pada 2026

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:39 WIB

Pemkab Ciamis Bentuk Pansel Calon Pimpinan BAZNAS Periode 2026–2031

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:04 WIB

Hibah Lembaga Keagamaan di Ciamis Capai Rp16,214 Miliar pada 2025, Ini Penjelasan Kesra

Berita Terbaru

error: Content is protected !!