Pendidikan Madrasah di Ciamis Mulai Terapkan Kurikulum Berbasis Artificial Intelligence

- Redaktur

Kamis, 24 Juli 2025 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasi Pembelajaran Terintegrasi Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta untuk jenjang Madrasah Aliyah (MA) se-Kabupaten Ciamis.

Sosialisasi Pembelajaran Terintegrasi Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta untuk jenjang Madrasah Aliyah (MA) se-Kabupaten Ciamis.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Persatuan Guru Madrasah Indonesia (PGMI) Kabupaten Ciamis menyelenggarakan Workshop Penyusunan Dokumen Kurikulum Madrasah yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Pembelajaran Terintegrasi Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta untuk jenjang Madrasah Aliyah (MA) se-Kabupaten Ciamis.

Ketua Pelaksana Workshop, E. Zenal Mutaqin, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas tim pengembang kurikulum di masing-masing madrasah, sekaligus menyelaraskan arah kebijakan pendidikan dengan regulasi terbaru.

“Workshop ini kami selenggarakan karena ada perubahan regulasi, khususnya Permendikbud Nomor 11 dan 13 tahun 2024 tentang kurikulum. Meski regulasi tersebut dikeluarkan oleh Kemendikbud, madrasah tetap perlu menyesuaikan diri. Namun, karena Kementerian Agama belum menerbitkan regulasi baru, saat ini kami masih mengacu pada PMA Nomor 450 Tahun 2024,” ujar Zenal, Kamis (24/7/2025).

Selain menyusun kurikulum berbasis regulasi, PGMI Ciamis juga memperkenalkan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) dan Kurikulum Berbasis Cinta. Menurut Zenal, kedua pendekatan ini sejalan dengan nilai-nilai keagamaan dan spiritualitas yang menjadi ciri khas pendidikan madrasah.

Baca Juga :  MI Ciharalang Lepas 25 Siswa Kelas VI, Tampilkan Prestasi dan Program Tahsin Al-Qur'an

“Kami sengaja menambahkan materi integrasi pembelajaran mendalam dan Kurikulum Berbasis Cinta. Ini merupakan respon terhadap kebijakan Kementerian Agama yang akan melaunching Kurikulum Berbasis Cinta malam ini. Kami ingin para guru sudah memahami konsep tersebut sejak awal,” jelasnya.

Dalam kegiatan ini, peserta yang hadir adalah para Ketua Tim Pengembang Kurikulum dari jenjang MI, MTs, dan MA. Adapun pemateri merupakan para pengawas madrasah yang telah mengikuti pelatihan serupa di Bandung.

“Para pengawas ini sebelumnya sudah dibekali materi terkait pembelajaran terintegrasi, termasuk pendekatan deep learning dan nilai-nilai cinta dalam pendidikan. Ini penting karena madrasah mengemban amanat moral dalam membentuk karakter siswa sejak dini,” tambah Zenal.

Ia juga menyebutkan bahwa dalam kurikulum baru terdapat penguatan pada nilai-nilai keagamaan dan karakter mulia, yang sebelumnya dikenal sebagai Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan kini diperluas menjadi profil pelajar Rahmatan Lil Alamin di lingkungan madrasah.

Baca Juga :  BPR Galuh Ciamis Raih Predikat Bintang 5 pada TOP 100 BPR Finance 2026

Zenal menegaskan bahwa walaupun regulasi resmi dari Kementerian Agama belum terbit, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman awal kepada para guru agar siap saat aturan resmi diberlakukan.

“Kami sampaikan hasil diskusi terakhir di Bandung, bahwa sembari menunggu regulasi baru, madrasah dapat tetap menggunakan acuan lama. Ketika aturan baru terbit, kita tinggal melakukan revisi,” tuturnya.

Ia juga menambahkan bahwa pendekatan deep learning sangat relevan untuk diterapkan di era digital. Guru didorong memanfaatkan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), guna mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif dan bermakna.

“Pendekatan ini akan mendorong madrasah menyiapkan generasi emas Indonesia tahun 2045. Kurikulum ini bukan hanya soal konten, tetapi tentang karakter, cinta, dan pemanfaatan teknologi dalam pendidikan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Rohis SMA/SMK se-Kabupaten Ciamis Resmi Dibentuk, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akhlak Pelajar
MI Ciharalang Lepas 25 Siswa Kelas VI, Tampilkan Prestasi dan Program Tahsin Al-Qur’an
Bentang Sayap Harapan, Ponpes Darussalam Ciamis Lepas Santri Menuju Jenjang Pendidikan Lebih Tinggi
Puluhan Santri Ponpes Miftahul Ridwan Panjalu Resmi Menyelesaikan Pendidikan
200 Guru SD dan SMP Ikuti Diseminasi Tunas Bahasa Ibu di Ciamis
MTsN 15 Ciamis Lepas 210 Siswa, Catat Nilai TKA Tertinggi di Kabupaten Ciamis
Persaingan Ketat SPMB di Sekolah Maung SMAN 1 Ciamis, 94 Pendaftar Gagal Lolos
223 Siswa SMPN 4 Ciamis Lulus 100 Persen, Pelepasan Digelar Sederhana namun Bermakna

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:52 WIB

Nusron Wahid Dorong Percepatan Integrasi LP2B ke Tata Ruang Daerah untuk Jaga Ketahanan Pangan

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:42 WIB

Awalnya Ragu Urus Tanah, Pensiunan PNS Ini Akui Layanan BPN Kini Lebih Mudah dan Transparan

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:11 WIB

Bingung Pilih Jurusan Kuliah? Politeknik Agraria STPN Tawarkan Empat Prodi dengan Prospek Menjanjikan

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:59 WIB

Ossy Dermawan Dorong Integrasi Tata Ruang dan Kehutanan Lewat Revisi UU Kehutanan

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:17 WIB

Percepat Kepastian Hukum Aset Umat, ATR/BPN Bagikan 243 Sertipikat Wakaf di Jawa Tengah

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:30 WIB

BPR Galuh Ciamis Raih Predikat Bintang 5 pada TOP 100 BPR Finance 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:24 WIB

Peringatan 1 Muharam di Jateng, Menteri Nusron Serahkan 243 Sertipikat Tanah Wakaf

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:03 WIB

Menteri Nusron Ajak Evaluasi Kebijakan Berlandaskan Pancasila

Berita Terbaru

error: Content is protected !!