Menko AHY: Tanah Exit Tol Padang–Sicincin Harus Clean and Clear

- Redaktur

Jumat, 3 Oktober 2025 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Padang, Asajabar.com – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus memproses dokumen bukti kepemilikan masyarakat terkait pengadaan tanah untuk Exit Tol Padang–Sicincin di Nagari Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman. Langkah ini ditempuh agar hasil pengadaan tanah berjalan hati-hati dan sesuai aturan.

“Kami akan terus kawal progres pengadaan tanah ini. Namun, kami tetap mohon atensi kepada Pak Wakil Gubernur Sumatra Barat agar penyamaan persepsi dengan Kementerian ATR/BPN bisa mempercepat penyelesaian,” ujar Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, saat meninjau ruas Tol Padang–Sicincin, Selasa (30/9/2025).

Proses pengadaan tanah untuk akses utama Jalan Tol Ruas Padang–Pekanbaru seksi Padang–Kapalo Hilalang Tahap 1 telah mencapai penyerahan ganti rugi sebanyak 129 bidang sepanjang 4,2 km. Pada Tahap 2, realisasi meningkat menjadi 1.495 bidang dengan panjang 32,4 km.

Baca Juga :  Hiswana Migas Priangan Timur Diminta Lebih Kreatif Hadapi Tantangan Energi Global

Kepala Kanwil BPN Provinsi Sumatra Barat, Teddi Guspriadi, menjelaskan progres pengadaan tanah untuk Exit Tol Lubuk Alung dan Simpang Tarok City. Berdasarkan data per 29 September 2025, sudah diumumkan 307 bidang, sementara 174 bidang lainnya belum dapat diumumkan karena masyarakat belum menyerahkan dokumen kepemilikan.

“Hal ini terkait status kepemilikan adat maupun aspek lainnya, termasuk pembebasan fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum). Dokumen kepemilikan ini sangat penting sebagai dasar penetapan penilaian ganti rugi,” jelas Teddi.

Baca Juga :  Hiswana Migas Priangan Timur Diminta Lebih Kreatif Hadapi Tantangan Energi Global

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meminta semua pihak terkait pembangunan tol untuk mengumpulkan data lapangan secara lengkap.

“Intinya, kita ingin memastikan semua tanah clean and clear sebelum pembangunan tol dilanjutkan dan dituntaskan. Kami tidak ingin ada masalah di kemudian hari, termasuk untuk exit tol yang sedang kita tinjau ini,” tegas AHY.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sumatra Barat, Vasko Ruseimy; Staf Khusus Bidang Reforma Agraria, Rezka Oktoberia; jajaran Kanwil BPN Provinsi Sumatra Barat; serta perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum.

Berita Terkait

Hiswana Migas Priangan Timur Diminta Lebih Kreatif Hadapi Tantangan Energi Global
Ossy Dermawan Tekankan Nilai Kejujuran dan Etika bagi Profesi Penilai
Wamen Ossy: ATR/BPN Bantu Legalisasi Lahan untuk Program KPLP
Capai 90,8 Persen TLRHP, ATR/BPN Perkuat Akuntabilitas dan Layanan Publik
Hadapi Tantangan Ekonomi, ATR/BPN Sesuaikan Perencanaan Anggaran 2027
BPN Imbau Masyarakat Urus Sertipikat Tanah Secara Mandiri untuk Jamin Kepastian Hukum
Cegah Penipuan, Masyarakat Diimbau Verifikasi Identitas Petugas Ukur Tanah
239 MPP Layani Pertanahan, ATR/BPN Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 17:21 WIB

Karaoke Kocok Berhadiah Meriahkan HUT ke-1 Komunitas Sehati Tasikmalaya

Kamis, 16 April 2026 - 22:36 WIB

Hiswana Migas Priangan Timur Diminta Lebih Kreatif Hadapi Tantangan Energi Global

Kamis, 16 April 2026 - 21:13 WIB

Faujiana Fatah Terpilih Pimpin Hiswana Migas Priangan Timur

Kamis, 16 April 2026 - 12:19 WIB

Kemenhaj Kota Tasikmalaya Gelar Pelepasan Calon Jamaah Haji Secara Seremonial

Sabtu, 11 April 2026 - 16:12 WIB

Inspektorat Kemenag Turun Langsung Bina Pengelolaan Keuangan Madrasah di Ciamis

Jumat, 10 April 2026 - 18:15 WIB

BAZNAS Ciamis Dorong Program Kencleng Terus Bertambah di Tingkat Desa

Kamis, 9 April 2026 - 15:32 WIB

RSUD Kawali Optimalkan Pelayanan di Tengah Keterbatasan Tenaga Perawat

Selasa, 7 April 2026 - 21:25 WIB

DPRD Ciamis Soroti Maraknya Keuangan Ilegal, Penyuluh Agama Didorong Jadi Garda Edukasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!