KP3 Ciamis Bahas Serius Permasalahan Pupuk Bersubsidi

- Redaktur

Jumat, 10 Oktober 2025 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembahasan terkait persoalan pupuk subsidi di Aula Dinas Pertanian Ciamis, Kamis (9/10/2025).

Pembahasan terkait persoalan pupuk subsidi di Aula Dinas Pertanian Ciamis, Kamis (9/10/2025).

Berita Ciamis, Asajabar.com – Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Kabupaten Ciamis menggelar rapat koordinasi untuk membahas dan menindaklanjuti berbagai persoalan terkait penyaluran pupuk bersubsidi kepada petani.

Rapat ini merupakan tindak lanjut dari audiensi yang sebelumnya dilakukan oleh Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Ciamis dengan Komisi B DPRD Ciamis pada 12 September 2025.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan KTNA, Pelaku Usaha Distribusi (PUD), dan Penerima Pada Titik Serah (PPTS). Dalam rapat itu, sejumlah kendala diidentifikasi sebagai penyebab sulitnya akses pupuk bersubsidi di tingkat petani.

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Ciamis, Nunu Nurasa, menjelaskan bahwa hingga September 2025, realisasi penyaluran pupuk bersubsidi baru mencapai 49 persen untuk jenis urea dan 55 persen untuk NPK.

Baca Juga :  Coach Faisal Antar Alexa Ciamis Melaju ke Ajang Nasional D'Academy 8 Indosiar

Kondisi ini menunjukkan masih banyak alokasi pupuk yang belum tersalurkan, sementara di lapangan petani justru mengeluhkan kelangkaan pupuk.

“Beberapa faktor penyebab kelangkaan antara lain kekosongan stok di tingkat PPTS akibat keterlambatan distribusi dari PUD, keterbatasan modal PPTS untuk menyediakan stok, serta kebiasaan petani yang menebus seluruh kuota pupuk pada musim tanam pertama. Akibatnya, kuota pupuk habis ketika memasuki musim tanam berikutnya,” ujar Nunu.

Terkait persoalan harga pupuk bersubsidi yang disampaikan KTNA, Nunu menambahkan bahwa selama ini biaya bongkar muat dari gudang PUD sering dibebankan kepada PPTS. Hal itu menyebabkan harga pupuk di tingkat PPTS menjadi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) dan merugikan petani.

Namun, permasalahan tersebut telah diklarifikasi oleh perwakilan PT Pupuk Indonesia, yang menegaskan bahwa biaya bongkar muat seharusnya menjadi tanggung jawab PUD.

Baca Juga :  MTsN 1 Ciamis Kenalkan Budaya Madrasah Lewat MATAMUDA yang Menyenangkan

PT Pupuk Indonesia juga telah mengeluarkan surat bernomor 31583/A/PJ/C0602/ET/2025 tertanggal 30 September 2025, yang memberlakukan penyesuaian margin atau fee mulai 1 Oktober 2025.

Dalam kebijakan baru itu, margin untuk PUD naik dari Rp50/kg menjadi Rp62,5/kg, sementara untuk PPTS naik dari Rp75/kg menjadi Rp144,24/kg. Penyesuaian tersebut diharapkan mampu menjaga harga pupuk di tingkat PPTS tetap sesuai HET dan mencegah kerugian bagi petani.

Nunu berharap, melalui rapat koordinasi ini, sinergi antara pemerintah daerah, pelaku distribusi, dan kelompok tani dapat semakin kuat dalam menuntaskan persoalan pupuk bersubsidi.

“Harapan kami, ke depan petani bisa memperoleh pupuk dengan mudah, tepat waktu, dan harga yang sesuai HET. Dengan begitu, produktivitas pertanian bisa meningkat, kedaulatan pangan terjaga, dan kesejahteraan petani di Kabupaten Ciamis dapat terus tumbuh secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Berita Terkait

MUI Ciamis Soroti LGBTQ, Minta Sinergi Pemerintah, Keluarga, dan Tokoh Agama Diperkuat
BBWS Citanduy Percepat Pembangunan Irigasi Lewat P3-TGAI di 73 Lokasi
PASI Kota Tasikmalaya Periode 2026-2031 Fokus Lestarikan Budaya Sunda dan Perkuat Ketahanan Keluarga 
Perlindungan Anak Yatim Jadi Pesan Utama Gebyar Muharram Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis
Momentum Muharam, Kemenag Ciamis Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Disabilitas
Jamaah Majelis Taklim Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis Kompak Sisihkan Rezeki untuk Anak Yatim
Jemaah Haji Ciamis Kembali ke Tanah Air, PPIH Ingatkan Jaga Kemabruran Haji
ASN Baru Kemenag Ciamis Diminta Tingkatkan Kompetensi dan Disiplin Kerja

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:31 WIB

MTsN 15 Ciamis Maksimalkan MATAMUDA untuk Kenali Potensi dan Karakter Peserta Didik Baru

Kamis, 16 Juli 2026 - 06:57 WIB

MI Handapherang Kenalkan Program Tahfidz dan KBC Lewat MATAMUDA yang Interaktif

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:28 WIB

Tak Hanya Kenalkan Sekolah, MPLS SMPN 2 Cihaurbeuti Bangun Karakter Sejak Hari Pertama

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:54 WIB

MPLS SDN 7 Ciamis Dikemas Seru, Siswa Baru Belajar Sambil Bermain Sejak Hari Pertama

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:17 WIB

MTsN 1 Ciamis Kenalkan Budaya Madrasah Lewat MATAMUDA yang Menyenangkan

Senin, 13 Juli 2026 - 19:37 WIB

Kemenag Ciamis Dorong MATAMUDA Jadi Gerbang Madrasah Aman, Nyaman, dan Humanis

Senin, 13 Juli 2026 - 17:59 WIB

Sekolah MAUNG SMAN 1 Ciamis Siapkan MPLS Aman, Nyaman, dan Bebas Perpeloncoan

Senin, 13 Juli 2026 - 17:28 WIB

MAN 3 Cijantung Wujudkan Madrasah Aman dan Menyenangkan Lewat MATAMUDA Berbasis Cinta

Berita Terbaru

error: Content is protected !!