Nusron Wahid Tegaskan Sistem Pertanahan Kian Akuntabel, Mafia Tanah Mulai Terdesak

- Redaktur

Minggu, 26 Oktober 2025 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Jakarta, Asajabar.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan bahwa selama satu tahun pertama pemerintahan Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, tidak terdapat kasus baru sengketa tanah yang muncul.

Kementerian ATR/BPN, kata Nusron, terus memperkuat sistem layanan pertanahan dan tata ruang yang akuntabel guna mencegah terjadinya sengketa tanah baru yang dapat merugikan masyarakat.

“Alhamdulillah, sampai setahun ini saya berani mengklaim tidak ada kasus sengketa tanah yang baru. Dalam arti, belum ada produk kita selama setahun ini digugat orang maupun bermasalah dengan orang,” ujar Menteri Nusron di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025).

Baca Juga :  Tak Perlu Bolak-balik, Layanan BPN dan Bapenda Terintegrasi di MPP Tangerang

Menurutnya, sengketa tanah yang saat ini masih ditangani kementerian merupakan kasus lama yang muncul sejak beberapa tahun sebelumnya.

“Semua masalah pertanahan dan tata ruang yang ada sekarang adalah masalah residu dari lima, sepuluh, bahkan lima belas tahun yang lalu,” jelasnya.

Menteri Nusron menekankan bahwa Kementerian ATR/BPN sebagai regulator memiliki tanggung jawab untuk memperkuat aspek pencegahan agar persoalan serupa tidak kembali terulang. Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan membangun sistem pertanahan dan tata ruang yang akurat, transparan, dan akuntabel.

“Melawan mafia tanah yang paling efektif adalah dengan memperbaiki sistem di internal. Membuat sistem yang akurat dan akuntabel agar tidak bisa dibobol atau diakali,” tegasnya.

Baca Juga :  Cetak SDM Agraria, STPN Tawarkan Prodi Langka Bidang Pertanahan dan Tata Ruang

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Kementerian ATR/BPN terus memperkuat mekanisme pengawasan dan digitalisasi layanan untuk menutup celah penyalahgunaan kewenangan di sektor pertanahan.

Berdasarkan data Kementerian ATR/BPN, dalam penanganan dan pencegahan tindak pidana pertanahan sepanjang 2025, tercatat total kerugian negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp9,67 triliun. Selain itu, terdapat sekitar 13 ribu hektare bidang tanah yang berhasil diselamatkan dari potensi kejahatan pertanahan.

Menteri Nusron menyampaikan hal tersebut usai menghadiri Sidang Kabinet Paripurna bersama Presiden dan Wakil Presiden di Istana Negara. Turut mendampingi, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan, serta para menteri dan kepala lembaga di lingkungan Kabinet Merah Putih.

Berita Terkait

Tak Perlu Bolak-balik, Layanan BPN dan Bapenda Terintegrasi di MPP Tangerang
Cetak SDM Agraria, STPN Tawarkan Prodi Langka Bidang Pertanahan dan Tata Ruang
Tak Perlu Notaris, Pensiunan BUMN Apresiasi Kemudahan Layanan di Kantah Bogor
23 Pegawai ATR/BPN Ikuti Latsarmil Komcad, Bekal Disiplin dan Jiwa Pengabdian Diperkuat
Di Milad Ponpes YASPIDA, Menteri ATR/BPN Dorong Santri Kuasai Ilmu dan Literasi Politik
Wamen ATR/BPN: Satu Basis Data Sawah Nasional Penting untuk Kepastian Tata Ruang dan Investasi
130 Pejabat ATR/BPN Resmi Dilantik, Menteri Nusron Minta Fokus Tingkatkan Kepuasan Masyarakat
Tak Perlu Antre Panjang di Kantah, Masyarakat Bisa Daftar Layanan dari Rumah

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 16:13 WIB

KH Saeful Ujun Ingatkan Jemaah Haji Ciamis untuk Jauhi Sikap Sombong

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:30 WIB

Bapenda Ciamis Apresiasi Desa Taat Pajak dengan 50 Unit Sepeda Motor

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:52 WIB

Petani Cigembor Pelajari Sistem Padi Organik untuk Jaga Ekosistem dan Tingkatkan Hasil Panen

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:20 WIB

BAZNAS Ciamis Kenalkan Layanan Infaq Bebas Pilih Program di JAZIRAH Ciamis Creative Expo 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 02:24 WIB

Setelah Tertunda Berjam-jam, Rombongan Haji Kota Tasik Tiba dengan Selamat

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:08 WIB

Jamaah Haji Kota Tasikmalaya Kloter KJT 4 Alami Keterlambatan, Keluarga Menunggu Hingga Malam

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:57 WIB

Reuni Smanda 99 Perkuat Solidaritas Alumni Lewat Semangat Guyub Rukun

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:53 WIB

DKM Masjid Al Ikhlas Kemenag Ciamis Sembelih 3 Sapi dan Salurkan 5 Domba pada Iduladha 1447 H

Berita Terbaru

error: Content is protected !!