Berita Ciamis, Asajabar.com – Stadion Galuh Ciamis dipadati puluhan ribu jemaah pada Jumat malam (09/01/2026) dalam gelaran Sholawat Kebangsaan bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.
Kegiatan religius tersebut menjadi puncak peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 yang berlangsung khidmat dan penuh nuansa kebersamaan.
Acara ini dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, Wakil Menteri Agama RI Romo H.M. Syafi’i, Anggota DPR RI, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat Dudu Rohman, para kepala daerah se-Priangan Timur, Forkopimda Jawa Barat dan Ciamis, pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam, serta alim ulama dari berbagai wilayah.
Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat, Dudu Rohman, dalam laporannya menyampaikan bahwa Sholawat Kebangsaan merupakan wujud rasa syukur atas perjalanan panjang Kementerian Agama yang telah memasuki usia 80 tahun. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki tiga tujuan utama.
“Pertama, menumbuhkan mahabbah kepada Rasulullah SAW sekaligus memperkuat keimanan umat. Kedua, sebagai sarana bermunajat untuk memohon keselamatan, keamanan, dan kesejahteraan bagi Jawa Barat serta Indonesia,” ujar Dudu.
Tujuan ketiga, lanjut Dudu, adalah menjadikan sholawat sebagai media pemersatu seluruh elemen masyarakat. Melalui lantunan sholawat, diharapkan tercipta kehidupan umat yang rukun, harmonis, dan saling bersinergi demi terwujudnya Indonesia yang damai dan maju.
Sementara itu, Wakil Menteri Agama RI Romo H.M. Syafi’i menekankan pentingnya menjaga kerukunan di tengah keberagaman bangsa. Ia mengutip pesan Presiden Republik Indonesia bahwa pembangunan nasional hanya dapat terwujud apabila pemerintah solid dan masyarakat hidup rukun.
“Indonesia yang majemuk ini harus mampu hidup berdampingan secara harmonis. Pesan Presiden jelas, kunci membangun Indonesia adalah pemerintah yang kompak dan rakyat yang rukun,” tegas Wamenag.
Ia juga mengajak seluruh jemaah menjadikan momentum sholawat sebagai penguat persatuan bangsa. Menurutnya, salah satu misi utama Kementerian Agama adalah menjaga harmoni dalam keberagaman suku, budaya, bahasa, dan agama.
“Malam ini kita bersyukur. Sholawat adalah perintah Allah yang luar biasa, membawa ampunan, rezeki, serta ilmu yang bermanfaat. Semoga dengan bersholawat, masyarakat Indonesia yang beragam dapat terus hidup damai,” ujarnya.
Suasana semakin syahdu ketika Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf memimpin lantunan sholawat yang diikuti ribuan jemaah secara serempak. Dalam kesempatan tersebut, Habib Syech mengaku bahagia dapat hadir untuk pertama kalinya di Kabupaten Ciamis, khususnya di Stadion Galuh.
Sebagai tuan rumah, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Ciamis sebagai lokasi penyelenggaraan Sholawat Kebangsaan. Ia berharap keberkahan sholawat dapat membawa kedamaian dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Tatar Galuh.













