Pascabanjir Aceh Tamiang, ATR/BPN Evakuasi dan Restorasi Arsip Pertanahan ke Tiga Daerah

- Redaktur

Kamis, 26 Februari 2026 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Aceh Tamiang, Asajabar.com – Bencana hidrometeorologi melanda Kabupaten Aceh Tamiang pada 26–30 November 2025. Curah hujan tinggi yang turun tanpa henti menyebabkan hampir seluruh wilayah terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 4–5 meter. Selain genangan air, lumpur setinggi 1–2 meter menutup permukiman warga, fasilitas umum, hingga perkantoran pemerintahan.

Salah satu instansi yang terdampak parah adalah Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Aceh Tamiang. Air melampaui platform bangunan dan merendam hampir seluruh ruangan, termasuk ruang arsip yang menyimpan dokumen pertanahan. Dalam kondisi listrik padam total, proses penyelamatan dokumen tidak dapat segera dilakukan.

Tercatat sekitar 75.000 buku tanah dan surat ukur terdampak banjir, belum termasuk warkah dan dokumen pendukung lainnya.

Kepala Kantah Kabupaten Aceh Tamiang, Evan Rahmaini, menegaskan bahwa arsip tersebut memiliki nilai vital bagi masyarakat.

Baca Juga :  Hiswana Migas Priangan Timur Diminta Lebih Kreatif Hadapi Tantangan Energi Global

“Itu bukan sekadar tumpukan dokumen. Itu adalah bukti hak masyarakat. Kalau rusak atau hilang, yang terdampak adalah kepastian hukum warga,” ujarnya.

Pada hari keenam setelah banjir, saat akses mulai terbuka, Evan Rahmaini meninjau langsung kondisi kantor. Lumpur setinggi lutut menutupi lantai, rak arsip roboh, dan sejumlah bangunan di sekitar kantor mengalami kerusakan berat.

Selama dua minggu pascabencana, akses menuju kantor terputus total untuk kendaraan dan hanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki. Pada hari pertama, jajaran Kantah hanya mampu memetakan kondisi kerusakan. Hari berikutnya, strategi penyelamatan mulai disusun, termasuk menentukan dokumen prioritas dan lokasi pemindahan arsip.

Karena hampir seluruh wilayah Aceh Tamiang terdampak, tidak tersedia bangunan layak untuk proses penyelamatan. Bersama Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Aceh, Arinaldi, diputuskan arsip dievakuasi ke daerah yang relatif lebih aman, yakni Kabupaten Langkat, Kota Langsa, dan Kota Banda Aceh.

Baca Juga :  Capai 90,8 Persen TLRHP, ATR/BPN Perkuat Akuntabilitas dan Layanan Publik

Proses restorasi arsip dilakukan dengan dukungan Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN). Sebanyak 30 taruna dan taruni diterjunkan melalui program Kuliah Kerja Nyata Pertanahan–Praktik Tata Laksana Pertanahan (KKNP-PTLP) untuk membantu pemulihan arsip.

“Sebagian arsip telah berhasil dibersihkan, sekitar 10 persen atau kurang lebih 1,9 meter linier hingga hari ini. Selanjutnya akan difokuskan dalam rangka restorasi arsip pascabencana di Kabupaten Langkat,” kata Arinaldi.

Di tengah keterbatasan sarana dan akses, Kantah Aceh Tamiang berupaya memulihkan arsip negara sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat. Pelayanan pertanahan mulai berjalan kembali meski untuk sementara dipindahkan ke lokasi alternatif.

Pihak Kantah menegaskan komitmennya untuk memastikan keamanan dokumen serta menjaga kepastian hukum hak atas tanah masyarakat pascabencana.

Berita Terkait

Hiswana Migas Priangan Timur Diminta Lebih Kreatif Hadapi Tantangan Energi Global
Ossy Dermawan Tekankan Nilai Kejujuran dan Etika bagi Profesi Penilai
Wamen Ossy: ATR/BPN Bantu Legalisasi Lahan untuk Program KPLP
Capai 90,8 Persen TLRHP, ATR/BPN Perkuat Akuntabilitas dan Layanan Publik
Hadapi Tantangan Ekonomi, ATR/BPN Sesuaikan Perencanaan Anggaran 2027
BPN Imbau Masyarakat Urus Sertipikat Tanah Secara Mandiri untuk Jamin Kepastian Hukum
Cegah Penipuan, Masyarakat Diimbau Verifikasi Identitas Petugas Ukur Tanah
239 MPP Layani Pertanahan, ATR/BPN Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:05 WIB

Airnya Bisa Jernih Banget! Wisatawan Kaget Liat Pesona Curug Jami dari Gunung Sawal

Sabtu, 30 Desember 2023 - 19:20 WIB

Menjelang Tahun Baru 2024, Dishub dan BNN Ciamis Gencarkan Pemeriksaan Angkutan Umum

Minggu, 24 Desember 2023 - 09:34 WIB

Dishub Ciamis Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Jelang Nataru

Selasa, 19 Desember 2023 - 16:26 WIB

Wisata Edukasi Bumi Pakarangan Ciamis Siap Dibuka Mei 2024

Senin, 18 Desember 2023 - 13:12 WIB

Ciamis Siap Sambut 1 Juta Wisatawan di Akhir Tahun 2023

Minggu, 10 Desember 2023 - 18:37 WIB

Situs Dalem Dungkut Ranggayunan, Jejak Sejarah dan Kepercayaan di Ciamis

Minggu, 10 Desember 2023 - 18:02 WIB

Tiga Tempat Wisata Alam di Ciamis yang Wajib Dikunjungi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!