BPJS Kesehatan Sosialisasikan Pendaftaran JKN bagi Relawan SPPG Kota Tasikmalaya

- Redaktur

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasi pendaftaran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi tenaga relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Sosialisasi pendaftaran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi tenaga relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Berita Kota Tasik, Asajabar.com – BPJS Kesehatan Cabang Tasikmalaya menggelar sosialisasi pendaftaran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi tenaga relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Tasikmalaya di Resto Mandara, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut kerja sama antara BPJS Kesehatan dengan Badan Gizi Nasional (BGN) terkait perlindungan jaminan kesehatan bagi para pekerja dan relawan SPPG.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Tasikmalaya, Kgs Hamdani, mengatakan sosialisasi dilakukan untuk memastikan seluruh tenaga relawan maupun pekerja SPPG dapat terdaftar sebagai peserta JKN.

Menurutnya, kewajiban pemberi kerja untuk mendaftarkan pegawai ke dalam program JKN telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2024.

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama BPJS Kesehatan dengan BGN. Harapannya seluruh relawan dan pekerja SPPG bisa mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan,” ujar Hamdani.

Ia menjelaskan, saat ini pihaknya masih melakukan pendataan jumlah relawan dan pekerja SPPG di Kota Tasikmalaya. Data tersebut nantinya akan dipadankan dengan database BPJS Kesehatan untuk mengetahui status kepesertaan masing-masing pekerja, termasuk peserta aktif, nonaktif, maupun penerima bantuan iuran (PBI).

Baca Juga :  Forum Pengusaha Hijrah Tasikmalaya Perkuat Akidah dan Fikih Muamalah Lewat Kajian Rutin

“Pendataan masih terus berjalan karena jumlah SPPG juga terus berkembang. Nanti akan dicek apakah sudah memiliki JKN atau belum,” katanya.

Hamdani menuturkan, skema kepesertaan nantinya diupayakan dapat ditanggung melalui lembaga atau yayasan yang menaungi SPPG sebagai pemberi kerja. Dengan demikian, beban anggaran pemerintah daerah untuk pembiayaan peserta PBI diharapkan bisa lebih optimal dan dialihkan kepada masyarakat yang lebih membutuhkan.

Menurutnya, kebijakan teknis terkait pengalihan penjaminan peserta PBI yang bekerja sebagai relawan SPPG akan dibahas lebih lanjut bersama pemerintah daerah.

“Kami ingin penggunaan anggaran pemerintah daerah lebih efektif, sehingga masyarakat yang memang membutuhkan bantuan tetap bisa terakomodasi,” ucapnya.

Selain melakukan sosialisasi, BPJS Kesehatan bersama pemerintah daerah juga akan melakukan verifikasi dan pendataan by name by address terhadap tenaga relawan SPPG di Kota Tasikmalaya.

Baca Juga :  Forum Pengusaha Hijrah Tasikmalaya Perkuat Akidah dan Fikih Muamalah Lewat Kajian Rutin

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra, mengapresiasi inisiatif BPJS Kesehatan dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi relawan SPPG.

Menurutnya, program tersebut dapat membantu pemerintah daerah, khususnya dalam mendukung pembiayaan jaminan kesehatan masyarakat.

“Saya sangat berterima kasih kepada BPJS Kesehatan karena program ini dapat membantu pemerintah daerah dalam kaitan pembiayaan BPJS kesehatan,” kata Dicky.

Ia menilai, keberadaan program jaminan kesehatan bagi relawan SPPG juga menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah.

Dicky menambahkan, pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan untuk melakukan pendataan lebih rinci terkait status kepesertaan tenaga relawan SPPG, termasuk pekerja yang telah terdaftar melalui skema lain.

“Nanti akan dilakukan pendataan dan pencocokan data secara lebih rinci bersama BPJS Kesehatan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pemkot Tasikmalaya Sebut Kemiskinan Jadi Faktor Utama Tingginya Kasus Stunting
DKP3 Kampanyekan Gerakan Minum Susu di MTsN 3 Kota Tasikmalaya
RSUD Ciamis Maksimalkan Layanan IGD dan Tim Medis Selama Libur Lebaran
Balita di Indramayu Dirawat Usai Alami Gangguan Kesehatan Setelah Konsumsi Paket MBG
Ciamis Naik ke Peringkat 3 di Jawa Barat dalam Program Cek Kesehatan Gratis
Partisipasi Cek Kesehatan Gratis di Ciamis Rendah, Dinkes Akui Banyak Kendala
Virus Influenza Meningkat di Ciamis, Warga Diminta Waspada
Tina Wiryawati Perhatikan Kesehatan dan Kebutuhan Warga Ciamis

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:29 WIB

ATR/BPN Sebut Layanan Pertanahan Berkontribusi Besar terhadap Perekonomian Nasional

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:41 WIB

Sekjen ATR/BPN Beberkan Progres Tujuh Layanan Prioritas, HT-El Tembus Rp5.792 Triliun

Senin, 29 Juni 2026 - 19:29 WIB

Ingin Pisahkan Sebagian Tanah? Berikut Ketentuan, Dokumen, dan Estimasi Biayanya

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:27 WIB

ATR/BPN Dukung Pengembangan Bandara Nasional dengan Integrasi Data Spasial dan Percepatan Perizinan

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:14 WIB

Kementerian ATR/BPN: Kepastian Hak Tanah Ditentukan oleh Batas Bidang, Bukan Sekadar Luas

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:05 WIB

Sertipikasi Aset Daerah Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola Pertanahan DKI Jakarta

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:56 WIB

Wamen Ossy: Sertipikasi Aset Pemprov DKI Jakarta Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola Pertanahan

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:47 WIB

Kementerian ATR/BPN Serahkan 499 Sertipikat Hak Pakai untuk Pemprov DKI Jakarta

Berita Terbaru

error: Content is protected !!