Forum Pengusaha Hijrah Tasikmalaya Perkuat Akidah dan Fikih Muamalah Lewat Kajian Rutin

- Redaktur

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kajian Forum Pengusaha Hijrah Tasikmalaya.

Kajian Forum Pengusaha Hijrah Tasikmalaya.

Berita Kota Tasik, Asajabar.com – Forum Pengusaha Hijrah Tasikmalaya terus memperkuat pembinaan akidah dan pemahaman fikih muamalah bagi para pelaku usaha melalui kajian rutin yang digelar setiap dua pekan di Rumah Makan Genah Calik, Kota Tasikmalaya. Kegiatan tersebut menghadirkan pemateri dari internal forum, di antaranya Kang JV dan Kang Herdi.

Ketua Forum Pengusaha Hijrah Tasikmalaya, H. Tanoe Panghegar, mengatakan forum tersebut dibentuk sebagai wadah pembinaan bagi para pelaku usaha yang ingin menjalankan bisnis sesuai nilai-nilai syariat Islam. Menurutnya, banyak pengusaha menghadapi persoalan usaha yang kompleks, termasuk persoalan pembiayaan yang dinilai tidak sesuai dengan prinsip syariat.

“Forum ini hadir untuk memberikan edukasi kepada para pengusaha agar memiliki landasan akidah yang kuat dan memahami muamalah sesuai syariat. Harapannya, usaha yang dijalankan tidak hanya berkembang, tetapi juga memperoleh keberkahan,” ujarnya.

 Ia menjelaskan, komunitas Pengusaha Hijrah telah berjalan sejak 2025 dan kini memiliki sekitar 150 anggota yang berasal dari Kota Tasikmalaya maupun daerah sekitar seperti Kabupaten Ciamis dan Kota Banjar.

Baca Juga :  Tak Hanya Kenalkan Sekolah, MPLS SMPN 2 Cihaurbeuti Bangun Karakter Sejak Hari Pertama

Meski mayoritas anggotanya merupakan pelaku usaha, H. Tanoe menegaskan forum tersebut terbuka bagi masyarakat umum. Sebab, materi yang disampaikan tidak hanya membahas bisnis, tetapi juga penguatan akidah, pembinaan karakter, serta pemahaman Islam secara menyeluruh.

Menurutnya, makna hijrah yang diusung dalam komunitas tersebut bukan sekadar perpindahan tempat, melainkan perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, termasuk dalam menjalankan aktivitas ekonomi.

“Kami ingin membentuk pengusaha yang tidak hanya sukses secara bisnis, tetapi juga memiliki semangat perjuangan dan menjalankan usahanya sesuai dengan tuntunan syariat,” katanya.

Dalam setiap kajian, peserta juga mempelajari fikih muamalah sebagai pedoman menjalankan aktivitas bisnis di tengah perkembangan ekonomi modern, termasuk transaksi digital. Pemahaman tersebut dinilai penting agar pelaku usaha mampu mengambil keputusan bisnis yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam.

Forum Pengusaha Hijrah juga berupaya memberikan ruang diskusi bagi para anggota untuk saling berbagi pengalaman dan mencari solusi atas berbagai persoalan usaha yang dihadapi.

H. Tanoe menilai masih banyak masyarakat, khususnya pelaku usaha, yang terjerat praktik pinjaman berbunga maupun pinjaman online. Karena itu, pihaknya berkomitmen memberikan edukasi agar masyarakat memahami risiko serta pentingnya menjalankan usaha sesuai ketentuan syariat.

Baca Juga :  MTsN 15 Ciamis Maksimalkan MATAMUDA untuk Kenali Potensi dan Karakter Peserta Didik Baru

“Kami ingin menjadi bagian dari solusi dengan memberikan pemahaman dan pendampingan kepada para pengusaha agar mampu bangkit melalui ilmu dan penerapan muamalah yang benar,” ucapnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini Forum Pengusaha Hijrah bergerak secara independen tanpa berafiliasi dengan organisasi maupun lembaga tertentu.

Adapun anggota forum berasal dari beragam sektor usaha, mulai dari industri pakaian muslim, pedagang pasar tradisional, distributor produk pabrikan, hingga pelaku usaha lainnya. Selain itu, kegiatan kajian juga diikuti masyarakat umum, termasuk ibu rumah tangga yang ingin memperdalam pemahaman keislaman.

Di akhir penyampaiannya, H. Tanoe mengajak para pelaku usaha untuk terus meningkatkan pengetahuan sebelum menjalankan bisnis. Menurutnya, ilmu dan ketaatan terhadap syariat menjadi fondasi penting agar usaha dapat berkembang secara berkelanjutan serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

Berita Terkait

MTsN 15 Ciamis Maksimalkan MATAMUDA untuk Kenali Potensi dan Karakter Peserta Didik Baru
MPLS SMAN 2 Ciamis Tanamkan Nilai Pancawaluya, TNI, Polri dan BNN Dilibatkan Bekali Siswa Baru
MI Handapherang Kenalkan Program Tahfidz dan KBC Lewat MATAMUDA yang Interaktif
Tak Hanya Kenalkan Sekolah, MPLS SMPN 2 Cihaurbeuti Bangun Karakter Sejak Hari Pertama
MPLS SDN 7 Ciamis Dikemas Seru, Siswa Baru Belajar Sambil Bermain Sejak Hari Pertama
MTsN 1 Ciamis Kenalkan Budaya Madrasah Lewat MATAMUDA yang Menyenangkan
Kemenag Ciamis Dorong MATAMUDA Jadi Gerbang Madrasah Aman, Nyaman, dan Humanis
Sekolah MAUNG SMAN 1 Ciamis Siapkan MPLS Aman, Nyaman, dan Bebas Perpeloncoan

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:17 WIB

Laporan Keuangan 2025 Kembali Raih WTP, Sekjen ATR/BPN Minta Jajaran Tindak Lanjuti Temuan BPK

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:33 WIB

Realisasi Anggaran ATR/BPN Tembus Rp6,12 Triliun, Komisi II DPR Minta Pengelolaan Berbasis Kinerja

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:27 WIB

Sertipikasi Tanah Ulayat Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Hilangkan Hak Adat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:18 WIB

Nusron dan Maruarar Sepakati Sertipikasi Gratis untuk MBR, Targetkan Satu Juta Bidang Tanah pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sekjen ATR/BPN Minta Kanwil dan Kantah Percepat Program Strategis

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:19 WIB

KKNP-PTLP Perdana STPN Berhasil Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah dan Restorasi Arsip Pascabencana

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:04 WIB

Kajian Komnas HAM Perkuat Langkah Pemerintah Tangani Konflik Agraria Secara Menyeluruh

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:56 WIB

Tanah Wakaf Tanpa Dokumen Lengkap Tetap Bisa Bersertipikat, Ini Mekanismenya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!