Berita Ciamis, Asajabar.com – Majelis Agama Khonghucu Indonesia (MAKIN) Kabupaten Ciamis menggelar perayaan Cap Go Meh 2577 Kongzili di lingkungan Kelenteng Khonghucu Ciamis, Selasa (3/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan melibatkan berbagai unsur masyarakat lintas agama di Kabupaten Ciamis.
Dalam rangkaian perayaan, panitia menyediakan sekitar 400 porsi takjil dan hidangan berbuka puasa berupa lontong Cap Go Meh bagi umat Muslim. Pada sore hari, masyarakat juga disuguhkan atraksi barongsai untuk memeriahkan suasana menjelang waktu berbuka puasa.
Ketua MAKIN Kabupaten Ciamis, Andi Senjaya, mengatakan perayaan tahun ini dipersiapkan secara matang, termasuk dalam hal perizinan dan koordinasi lintas instansi.
“Kami sudah mempersiapkan kegiatan ini dengan baik, mulai dari perizinan hingga rekomendasi dari FKUB, MUI, Dinas Perhubungan terkait penutupan jalan, serta dukungan dari Kementerian Agama dan Kesbangpol,” ujarnya.
Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan sebenarnya telah dimulai sejak perayaan Tahun Baru Imlek pada 16 Februari lalu, kemudian dilanjutkan dengan sejumlah agenda keagamaan hingga puncaknya pada Cap Go Meh yang merupakan hari ke-15 sekaligus penutup rangkaian perayaan Imlek.
“Cap Go Meh itu artinya malam ke-15 setelah Imlek, yang bertepatan dengan bulan purnama. Ini menjadi penutup seluruh rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek,” jelasnya.
Selain kegiatan ibadah, MAKIN Ciamis juga menggelar open house dan buka puasa bersama yang mengundang Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), instansi pemerintah, serta tokoh lintas iman. Andi menegaskan, kegiatan tersebut terbuka untuk umum dengan tetap menjaga ketertiban.
“Kami mengundang lintas iman dan instansi terkait untuk buka bersama. Siapa pun boleh datang dan menikmati, asalkan tetap tertib,” katanya.
Menurut Andi, perayaan Cap Go Meh di Ciamis menjadi salah satu simbol kuatnya toleransi dan kerukunan antarumat beragama. Ia menyebut, capaian kerukunan di daerah tersebut juga mendapat pengakuan di tingkat nasional.
“Ini hasil kerja keras bersama FKUB, Kemenag, dan Kesbangpol. Alhamdulillah, kita juga meraih peringkat kedua dalam ajang penghargaan nasional terkait kerukunan,” ungkapnya.
Ia berharap keharmonisan yang telah terjalin dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, termasuk dengan melibatkan generasi muda dalam setiap kegiatan keagamaan dan budaya.
“Harapan kami, ke depan tidak ada hambatan apa pun. Kita harus terus menjaga toleransi dan harmoni. Generasi muda juga perlu dilibatkan agar bisa melanjutkan nilai-nilai yang sudah dibangun,” tuturnya.
Rencananya, atraksi barongsai akan kembali digelar selepas salat Tarawih hingga sekitar pukul 21.00 WIB sebagai bagian dari penyambutan malam Cap Go Meh.













