Desa Karanganyar Alokasikan Dana Desa untuk Program Ketahanan Pangan Ternak Domba dan Budidaya Lele

- Redaktur

Senin, 28 Juli 2025 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Karanganyar, Yanto Agus Sonjaya.

Kepala Desa Karanganyar, Yanto Agus Sonjaya.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Pemerintah Desa Karanganyar, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, merancang program ketahanan pangan berbasis peternakan domba dan budidaya ikan lele dengan sistem kolam terpal. Program ini didanai dari Dana Desa (DD) sebesar 20 persen dari total anggaran.

Tahun ini, Desa Karanganyar menerima Dana Desa lebih dari Rp800 juta. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp161 juta dialokasikan khusus untuk program ketahanan pangan.

Kepala Desa Karanganyar, Yanto Agus Sonjaya, menjelaskan bahwa pemilihan sektor domba dan lele didasarkan pada potensi lokal dan pengalaman sebelumnya.

“Potensi peternakan domba cukup menjanjikan, terbukti dari program tahun 2022 yang berkembang dari 15 kandang menjadi 20 kandang. Sedangkan untuk lele, sudah ada satu kelompok masyarakat yang mulai mengembangkan pemijahan dan pemasaran,” ujar Yanto saat ditemui, Senin (28/07/2025).

Baca Juga :  Petani Cigembor Pelajari Sistem Padi Organik untuk Jaga Ekosistem dan Tingkatkan Hasil Panen

Yanto menambahkan bahwa lahan yang digunakan untuk program ini sebagian besar merupakan milik warga yang bisa disewa. Namun, pihak desa masih menunggu proposal dan analisa usaha dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebelum pencairan anggaran dilakukan.

“Kami masih menunggu RAB dan analisa usaha dari BUMDes. Program ini tidak hanya sekadar menggulirkan dana, tapi juga harus berkelanjutan dan bisa memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama bagi warga yang belum memiliki pekerjaan tetap,” ujarnya.

Musdessus ketahanan pangan ini melibatkan berbagai unsur, seperti pendamping desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), lembaga desa, dan perwakilan masyarakat. Hasil musyawarah menentukan rincian program, mulai dari pembagian anggaran, lokasi, hingga pelaku usaha

Baca Juga :  Porseni MI Cijeungjing-Cisaga Siapkan Wakil Terbaik ke Tingkat Kabupaten

Menurut Yanto, sistem budidaya dengan kolam terpal dipilih karena dinilai lebih efisien dan tidak bergantung pada irigasi. Ia berharap sistem ini dapat ditiru oleh masyarakat didesanya.

Sementara itu, BUMDes Karanganyar sendiri saat ini masih dalam tahap pengembangan dan memiliki beberapa unit usaha seperti kerajinan, pertanian, serta jasa. Namun, pendapatan rutin dari BUMDes masih tergolong kecil, berkisar antara Rp1 juta hingga Rp10 juta per bulan.

“Kami ingin memastikan bahwa program ketahanan pangan ini benar-benar berjalan dan tidak berhenti di tengah jalan. Untuk itu, analisa usaha menjadi penting sebelum anggaran disalurkan,” tegas Yanto.

Pemerintah Desa Karanganyar menargetkan program ketahanan pangan ini dapat dilaksanakan paling lambat bulan depan, menyesuaikan dengan pencairan tahap kedua Dana Desa.

Berita Terkait

Petani Cigembor Pelajari Sistem Padi Organik untuk Jaga Ekosistem dan Tingkatkan Hasil Panen
BAZNAS Ciamis Kenalkan Layanan Infaq Bebas Pilih Program di JAZIRAH Ciamis Creative Expo 2026
Setelah Tertunda Berjam-jam, Rombongan Haji Kota Tasik Tiba dengan Selamat
Jamaah Haji Kota Tasikmalaya Kloter KJT 4 Alami Keterlambatan, Keluarga Menunggu Hingga Malam
Reuni Smanda 99 Perkuat Solidaritas Alumni Lewat Semangat Guyub Rukun
DKM Masjid Al Ikhlas Kemenag Ciamis Sembelih 3 Sapi dan Salurkan 5 Domba pada Iduladha 1447 H
Kampung Zakat di Ciamis Dinilai Berhasil Tekan Praktik Rentenir
Ketua MUI Ciamis Jelaskan Hukum Kurban Hewan Betina

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:31 WIB

23 Pegawai ATR/BPN Ikuti Latsarmil Komcad, Bekal Disiplin dan Jiwa Pengabdian Diperkuat

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:13 WIB

Di Milad Ponpes YASPIDA, Menteri ATR/BPN Dorong Santri Kuasai Ilmu dan Literasi Politik

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:20 WIB

130 Pejabat ATR/BPN Resmi Dilantik, Menteri Nusron Minta Fokus Tingkatkan Kepuasan Masyarakat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:09 WIB

Tak Perlu Antre Panjang di Kantah, Masyarakat Bisa Daftar Layanan dari Rumah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:41 WIB

ATR/BPN Imbau Masyarakat Segera Urus Sertipikat Tanah yang Hilang dan Beralih ke Sertipikat Elektronik

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:31 WIB

ATR/BPN Ajak Aparatur Wujudkan Nilai Pancasila dalam Pelayanan Masyarakat

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:05 WIB

Ossy Dermawan Dorong Penyelesaian Sengketa Tanah Lewat Musyawarah dan GTRA

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:17 WIB

Kementerian ATR/BPN Salurkan Hewan Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial kepada Masyarakat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!