Dinilai Membahayakan Keselamatan, Disdik Ciamis Larang Anak-anak Berburu Klakson Telolet Basuri

- Redaktur

Selasa, 29 Agustus 2023 - 09:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan Ciamis, Dr. Asep Saeful Rahmat, S.IP,. M.Si.

Kepala Dinas Pendidikan Ciamis, Dr. Asep Saeful Rahmat, S.IP,. M.Si.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Dinilai membahayakan keselamatan, Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis melarang anak-anak berburu klakson basuri atau telolet.

Penggunaan klakson basuri atau telolet yang digunakan oleh bus antar kota antar provinsi (AKAP) tersebut saat ini kembali marak, bahkan kode untuk mendapat suara klakson tersebut kini hanya modal goyang jempol saja.

Berbeda pada sebelumnya ketika awal booming, untuk memburu suara telolet tersebut harus berteriak om telolet om.

Kepala Dinas Pendidikan Ciamis, Dr. Asep Saeful Rahmat mengatakan, alasan melarang anak-anak untuk tidak memburu klakson telolet basuri karena dinilai sangat membahayakan keselamatan,” ujarnya kepada Asajabar, Selasa (29/8/2023).

Baca Juga :  Kurban di Masjid Agung Ciamis Meningkat, Panitia Siapkan 500 Paket Daging

Menurutnya, fenomena berburu telolet basuri saat ini kembali marak, bahkan mayoritas yang berburu klakson tersebut dilakukan oleh anak-anak usia SD dan SMP.

Ia juga mengimbau kepada para guru-guru baik ditingkat SD dan SMP untuk memberikan edukasi supaya peserta didiknya tidak melakukan aksi berburu telolet dipinggir jalan.

“Termasuk peran orang tua juga harus mengawasi anaknya supaya tidak berburu klakson telolet basuri,” ucap dia.

Asep menjelaskan, berburu klakson telolet basuri dengan cara menodongkan kamera smartphone di pinggir jalan itu sangat berbahaya.

“Lebih baik mencari konten lain yang tidak membahayakan, jadi sekali lagi jangan mengejar-ngejar bus untuk berusaha mendapatkan suara klakson telolet basuri, karena dapat menyebabkan kecelakaan,” tegasnya.

Baca Juga :  Khutbah Iduladha di Alun-alun Ciamis Angkat Penguatan Moral dan Ekonomi Umat

Asep mengaku saat ini pihaknya belum mengeluarkan surat edaran ke sekolah-sekolah terkait larangan berburu klakson telolet basuri yang umumnya dilakukan oleh anak-anak usia SD dan SMP.

“Kami belum mengeluarkan surat edaran, namun disela-sela kegiatan pertemuan selalu mengingatkan kepada guru-guru agar memberikan edukasi kepada peserta didiknya supaya tidak memburu klakson telolet basuri,” tuturnya.

Meski demikian kata Asep, melalui imbauan ini para guru-guru diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada peserta didiknya dan peserta didiknya juga dapat memahami dan mengerti untuk tidak melakukan lagi kegiatan yang dapat membahayakan. (TONY/ASAJABAR)

Berita Terkait

Reuni Smanda 99 Perkuat Solidaritas Alumni Lewat Semangat Guyub Rukun
DKM Masjid Al Ikhlas Kemenag Ciamis Sembelih 3 Sapi dan Salurkan 5 Domba pada Iduladha 1447 H
Kampung Zakat di Ciamis Dinilai Berhasil Tekan Praktik Rentenir
Ketua MUI Ciamis Jelaskan Hukum Kurban Hewan Betina
Khutbah Iduladha di Alun-alun Ciamis Angkat Penguatan Moral dan Ekonomi Umat
Kurban di Masjid Agung Ciamis Meningkat, Panitia Siapkan 500 Paket Daging
Guru TK Honorer di Kota Tasikmalaya Keluhkan Insentif Rp50 Ribu per Bulan
Ekonomi Lesu dan Harga Sapi Naik, Penjualan Kurban di Tasik Turun

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:17 WIB

Kementerian ATR/BPN Salurkan Hewan Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial kepada Masyarakat

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:49 WIB

Menteri Nusron Ajak Umat Perkuat Ketakwaan dan Kepedulian Sosial

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:02 WIB

Sekjen ATR/BPN Minta ASN Tak Ragu Beri Pelayanan karena Takut Ambil Keputusan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:50 WIB

Pemilik Tanah Kini Bisa Ajukan Plotting Bidang Tanah Secara Online melalui Sentuh Tanahku

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:38 WIB

Ossy Dermawan Dorong Pemda, BPN, dan Aparat Hukum Perkuat Sinergi Lewat GTRA

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:55 WIB

ATR/BPN Minta Masyarakat Cermat dalam Proses Jual Beli Tanah

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:43 WIB

ATR/BPN Minta Warga Segera Melapor jika Temukan Indikasi Penyerobotan Tanah

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:32 WIB

ATR/BPN Dorong Penataan Kawasan Hutan Berkelanjutan dan Berbasis Kepastian Hukum

Berita Terbaru

error: Content is protected !!