Dukung Kemandirian Perempuan, Tina Wiryawati Gelar Pelatihan Pembuatan Sabun di Pangandaran

- Redaktur

Selasa, 4 Maret 2025 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tina Wiryawati menggelar pelatihan pembuatan sabun untuk masyarakat di Dusun Cikubang, Desa Cintakarya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, pada Selasa (4/3/2025).

Tina Wiryawati menggelar pelatihan pembuatan sabun untuk masyarakat di Dusun Cikubang, Desa Cintakarya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, pada Selasa (4/3/2025).

Berita Pangandaran, Asajabar.com – Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat dari Dapil Jabar XIII (Kuningan, Ciamis, Banjar dan Pangandaran), Hj. Tina Wiryawati, SH., MM., mengadakan program pemberdayaan perempuan melalui pelatihan pembuatan sabun bayi.

Kegiatan ini berlangsung di Dusun Cikubang, Desa Cintakarya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, pada Selasa (4/3/2025).

Hj. Tina Wiryawati menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk membekali perempuan dengan keterampilan yang dapat meningkatkan perekonomian mereka.

Ia menekankan pentingnya memiliki keahlian agar perempuan dapat mandiri secara finansial tanpa harus bergantung pada pekerjaan yang sulit dijangkau.

“Jika ibu-ibu memiliki keterampilan, mereka bisa mulai dari hal kecil, misalnya berjualan sabun bayi, minyak telon, atau pasta gigi di lingkungan sekitar. Dengan begitu, ekonomi desa bisa berkembang sambil tetap mempertahankan kearifan lokal,” ujarnya.

Baca Juga :  MUI Ciamis Soroti LGBTQ, Minta Sinergi Pemerintah, Keluarga, dan Tokoh Agama Diperkuat

Ia juga menegaskan bahwa pembuatan sabun bayi tidak sulit dan dapat dipelajari oleh masyarakat. Untuk memudahkan peserta, ia berencana membentuk kelompok agar mereka bisa saling mendukung dalam proses produksi dan pemasaran. Sebagai langkah awal, ia akan memberikan bantuan bahan baku secara gratis untuk dua kali sesi latihan.

“Saya ingin memastikan para ibu-ibu ini bisa memulai usahanya. Jika ada kelompok arisan atau komunitas yang ingin mencoba, saya siap membantu. Harapannya, mereka tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga bisa kreatif dan memperoleh penghasilan tambahan,” tambahnya.

Baca Juga :  MUI Ciamis Soroti LGBTQ, Minta Sinergi Pemerintah, Keluarga, dan Tokoh Agama Diperkuat

Selain itu, Hj. Tina Wiryawati juga mengungkapkan bahwa pembuatan sabun bayi tersebut menggunakan bahan-bahan yang aman dan organik dalam pembuatan sabun bayi.

“Aspek keamanan menjadi prioritas agar produk yang dihasilkan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.

Program ini merupakan salah satu upaya pemberdayaan ekonomi perempuan yang diinisiasi oleh Hj. Tina Wiryawati. Sebelumnya, ia juga telah mengadakan berbagai pelatihan, seperti tata rias dan pembuatan buket bunga, yang telah berhasil membantu masyarakat meningkatkan keterampilan dan pendapatan mereka.

Dengan adanya pelatihan ini, ia berharap perempuan di Pangandaran dapat lebih mandiri secara ekonomi dan memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi sumber penghasilan berkelanjutan. (TONY)

Berita Terkait

MUI Ciamis Soroti LGBTQ, Minta Sinergi Pemerintah, Keluarga, dan Tokoh Agama Diperkuat
BBWS Citanduy Percepat Pembangunan Irigasi Lewat P3-TGAI di 73 Lokasi
PASI Kota Tasikmalaya Periode 2026-2031 Fokus Lestarikan Budaya Sunda dan Perkuat Ketahanan Keluarga 
Perlindungan Anak Yatim Jadi Pesan Utama Gebyar Muharram Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis
Momentum Muharam, Kemenag Ciamis Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Disabilitas
Jamaah Majelis Taklim Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis Kompak Sisihkan Rezeki untuk Anak Yatim
Jemaah Haji Ciamis Kembali ke Tanah Air, PPIH Ingatkan Jaga Kemabruran Haji
ASN Baru Kemenag Ciamis Diminta Tingkatkan Kompetensi dan Disiplin Kerja

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:17 WIB

Laporan Keuangan 2025 Kembali Raih WTP, Sekjen ATR/BPN Minta Jajaran Tindak Lanjuti Temuan BPK

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:33 WIB

Realisasi Anggaran ATR/BPN Tembus Rp6,12 Triliun, Komisi II DPR Minta Pengelolaan Berbasis Kinerja

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:27 WIB

Sertipikasi Tanah Ulayat Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Hilangkan Hak Adat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:18 WIB

Nusron dan Maruarar Sepakati Sertipikasi Gratis untuk MBR, Targetkan Satu Juta Bidang Tanah pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sekjen ATR/BPN Minta Kanwil dan Kantah Percepat Program Strategis

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:19 WIB

KKNP-PTLP Perdana STPN Berhasil Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah dan Restorasi Arsip Pascabencana

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:04 WIB

Kajian Komnas HAM Perkuat Langkah Pemerintah Tangani Konflik Agraria Secara Menyeluruh

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:56 WIB

Tanah Wakaf Tanpa Dokumen Lengkap Tetap Bisa Bersertipikat, Ini Mekanismenya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!