Efisiensi Anggaran, Kementerian ATR/BPN Hemat Rp2 Triliun

- Redaktur

Jumat, 14 Februari 2025 - 08:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.

Berita Jakarta, Asajabar.com – Komisi II DPR RI telah menyepakati pagu anggaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp4,4 triliun setelah melalui proses efisiensi. Kesepakatan ini dicapai dalam Rapat Kerja Komisi II DPR RI yang berlangsung di Jakarta, Rabu (12/02/2025).

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, dalam laporannya kepada Komisi II DPR RI, mengungkapkan bahwa pagu anggaran sebelum efisiensi adalah sebesar Rp6,45 triliun.

“Setelah melalui proses efisiensi, kami berhasil melakukan penghematan sebesar Rp2 triliun atau sekitar 31,17 persen, sehingga anggaran yang tersisa adalah Rp4,44 triliun,” ujar Menteri Nusron.

Baca Juga :  Sulawesi Utara Jadi Pilot Project Penguatan Pelayanan Pertanahan dan Pencegahan Korupsi

Usai rapat, Nusron menjelaskan bahwa pemerintah saat ini fokus melakukan efisiensi untuk memastikan anggaran dialokasikan secara tepat, terutama pada program-program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran. Ia menyebut langkah efisiensi ini juga bagian dari upaya refocusing anggaran.

“Efisiensi ini dilakukan agar program-program prioritas pemerintahan bisa berjalan lebih baik, dengan menghapus pengeluaran yang tidak perlu,” jelas Nusron.

Salah satu bentuk efisiensi yang dilakukan adalah memanfaatkan fasilitas gedung Kementerian ATR/BPN di Cikeas. Gedung ini memiliki fasilitas lengkap, seperti kamar tidur dan ruang rapat, sehingga rapat-rapat tidak perlu lagi dilakukan di hotel yang menghabiskan biaya lebih besar.

Baca Juga :  Pemda se-Sulut Dilibatkan dalam Program Pencegahan Korupsi dan Penguatan Tata Kelola Pertanahan

Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, mengapresiasi langkah pemerintah dalam efisiensi anggaran. Menurutnya, langkah ini penting untuk meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran negara.

“Ini menunjukkan bahwa manajemen penganggaran di kementerian dan lembaga semakin baik, dan efisiensi ini memerlukan kreativitas dalam mengoptimalkan sumber daya yang ada,” ujar Rifqinizamy.

Hadir dalam rapat tersebut Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan, Sekretaris Jenderal Suyus Windayana, Direktur Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang Virgo Eresta Jaya, Kepala Biro Humas Harison Mocodompis, serta Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Andi Tenri Abeng. (TONY)

Berita Terkait

Masyarakat Diminta Pahami Fungsi Pengecekan Sertipikat dan SKPT
KAN Sitapa Nilai Sertipikat Tanah Ulayat Perkuat Perlindungan Aset Nagari
Rakor ATR/BPN dan Kepala Daerah Kalsel Bahas LP2B hingga Legalitas Sawit
Sertipikat Elektronik dan Sentuh Tanahku Permudah Verifikasi Data Pertanahan
Pemda se-Sulut Dilibatkan dalam Program Pencegahan Korupsi dan Penguatan Tata Kelola Pertanahan
Inovasi LARIS MANIS Permudah Layanan Pertanahan di Kabupaten Tangerang
Aceh Jadi Provinsi Pertama Terapkan Integrasi Data Spasial dengan ATR/BPN
Sulawesi Utara Jadi Pilot Project Penguatan Pelayanan Pertanahan dan Pencegahan Korupsi

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 22:19 WIB

Masyarakat Diminta Pahami Fungsi Pengecekan Sertipikat dan SKPT

Senin, 18 Mei 2026 - 21:58 WIB

KAN Sitapa Nilai Sertipikat Tanah Ulayat Perkuat Perlindungan Aset Nagari

Senin, 18 Mei 2026 - 21:48 WIB

Rakor ATR/BPN dan Kepala Daerah Kalsel Bahas LP2B hingga Legalitas Sawit

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:25 WIB

Pemda se-Sulut Dilibatkan dalam Program Pencegahan Korupsi dan Penguatan Tata Kelola Pertanahan

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:55 WIB

Inovasi LARIS MANIS Permudah Layanan Pertanahan di Kabupaten Tangerang

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:38 WIB

Aceh Jadi Provinsi Pertama Terapkan Integrasi Data Spasial dengan ATR/BPN

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:19 WIB

Sulawesi Utara Jadi Pilot Project Penguatan Pelayanan Pertanahan dan Pencegahan Korupsi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:08 WIB

Wamen Ossy Dorong Reformasi Struktur Kantah agar Lebih Adaptif terhadap Dinamika Wilayah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!