Kemacetan di Pasar Subuh Ciamis, Masalah Pengguna Jalan atau PKL?

- Redaktur

Senin, 25 Maret 2024 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang kaki lilma (PKL) di Jalan Blok Pasar Subuh Ciamis.

Pedagang kaki lilma (PKL) di Jalan Blok Pasar Subuh Ciamis.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Perdagangan (DKUKMP) Kabupaten Ciamis menyatakan kurang setuju jika pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Pasar Subuh ditertibkan.

Kepala Bidang Pasar DKUKMP Ciamis, Erwin, menegaskan bahwa PKL telah lama berada di lokasi tersebut dan tidak seharusnya dianggap sebagai penyebab utama kemacetan.

“Jangan ada asumsi bahwa PKL menyebabkan kemacetan berlebihan di jalan. Mereka sudah ada di sana sejak lama,” ujar Erwin saat dikonfirmasi oleh Asajabar pada Jumat, 22 Maret 2024.

Erwin berpendapat bahwa kemacetan di blok pasar subuh lebih disebabkan oleh perilaku pengguna jalan, dan menyarankan agar petugas ditempatkan di lokasi untuk mengantisipasi kemacetan.

“Kemacetan sering kali terjadi karena kendaraan yang keluar masuk area parkir dan angkutan kota yang sering berhenti untuk menaikkan serta menurunkan penumpang,” jelasnya.

Baca Juga :  Khutbah Iduladha di Alun-alun Ciamis Angkat Penguatan Moral dan Ekonomi Umat

Erwin juga menyatakan ketidaksetujuannya terhadap penertiban PKL, mengingat dampak besar yang mungkin terjadi dan masalah relokasi yang dihadapi karena kurangnya tempat alternatif.

Sebagai solusi, ia menyarankan revitalisasi pasar sebagai cara untuk mengakomodir para pedagang.

Menurut Erwin, DKUKMP sedang berusaha mendapatkan dana revitalisasi dari pemerintah provinsi dan pusat, karena anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp 25 miliar tidak dapat ditanggung oleh APBD.

“Kita telah mengajukan permohonan kepada Pemprov dan Pempus untuk mendapatkan anggaran revitalisasi Pasar Ciamis,” ungkapnya.

Untuk mengurangi kemacetan, Erwin menyarankan penertiban pengguna jalan dan penugasan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) setiap hari di lokasi tersebut.

“Petugas parkir juga harus lebih mengerti bagaimana untuk memasukan kendaraan untuk parkir dan mengeluarkan kendaraan dari tempat parkir supaya tidak terjadi kemacetan,” kata Erwin.

Baca Juga :  Ketua MUI Ciamis Jelaskan Hukum Kurban Hewan Betina

Sebelumnya Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis meminta Jalan Pasar Subuh Ciamis di sterilkan dari pedagang kaki lima (PKL) yang tumpah ruah hingga ke bahu Jalan.

Menurutnya, dengan maraknya para PKL yang tumpah ruah ke jalan tersebut telah menyebabkan kemacetan,” ucap Kepala Dishub Ciamis, Dadang Mulyatna, Kamis (21/3/2024).

Dadang menyebutkan, Jalan Pasar Subuh Ciamis kondisinya telah mengalami penyempitan akibat maraknya PKL yang menjajakan dagangannya.

“Upayakan para pedagang jangan disitu, karena kita sangat membutuhkan aksebilitas jalan untuk para pengguna jalan supaya nanti jalannya tidak sempit,” tuturnya.

Kami meminta para pedagang untuk tidak berjualan di area tersebut agar aksesibilitas jalan tetap terjaga dan tidak terjadi penyempitan,” ujar Dadang. (TONY/ASAJABAR)

Berita Terkait

Reuni Smanda 99 Perkuat Solidaritas Alumni Lewat Semangat Guyub Rukun
DKM Masjid Al Ikhlas Kemenag Ciamis Sembelih 3 Sapi dan Salurkan 5 Domba pada Iduladha 1447 H
Kampung Zakat di Ciamis Dinilai Berhasil Tekan Praktik Rentenir
Ketua MUI Ciamis Jelaskan Hukum Kurban Hewan Betina
Khutbah Iduladha di Alun-alun Ciamis Angkat Penguatan Moral dan Ekonomi Umat
Kurban di Masjid Agung Ciamis Meningkat, Panitia Siapkan 500 Paket Daging
Guru TK Honorer di Kota Tasikmalaya Keluhkan Insentif Rp50 Ribu per Bulan
Ekonomi Lesu dan Harga Sapi Naik, Penjualan Kurban di Tasik Turun

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:17 WIB

Kementerian ATR/BPN Salurkan Hewan Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial kepada Masyarakat

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:49 WIB

Menteri Nusron Ajak Umat Perkuat Ketakwaan dan Kepedulian Sosial

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:02 WIB

Sekjen ATR/BPN Minta ASN Tak Ragu Beri Pelayanan karena Takut Ambil Keputusan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:50 WIB

Pemilik Tanah Kini Bisa Ajukan Plotting Bidang Tanah Secara Online melalui Sentuh Tanahku

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:38 WIB

Ossy Dermawan Dorong Pemda, BPN, dan Aparat Hukum Perkuat Sinergi Lewat GTRA

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:55 WIB

ATR/BPN Minta Masyarakat Cermat dalam Proses Jual Beli Tanah

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:43 WIB

ATR/BPN Minta Warga Segera Melapor jika Temukan Indikasi Penyerobotan Tanah

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:32 WIB

ATR/BPN Dorong Penataan Kawasan Hutan Berkelanjutan dan Berbasis Kepastian Hukum

Berita Terbaru

error: Content is protected !!