Kemenag Ciamis Dorong Dokumen Kurikulum Madrasah Jadi Acuan Pembelajaran Karakter

- Redaktur

Kamis, 24 Juli 2025 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Workshop Penyusunan Dokumen Kurikulum dan Sosialisasi Pembelajaran Terintegrasi Deep Learning.

Workshop Penyusunan Dokumen Kurikulum dan Sosialisasi Pembelajaran Terintegrasi Deep Learning.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ciamis mendorong setiap madrasah untuk menyusun dokumen kurikulum sebagai pedoman utama dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. Salah satu pendekatan yang kini diusung adalah Kurikulum Berbasis Cinta serta pembelajaran terintegrasi Deep Learning untuk jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Kabupaten Ciamis.

Hal ini mengemuka dalam kegiatan Workshop Penyusunan Dokumen Kurikulum dan Sosialisasi Pembelajaran Terintegrasi Deep Learning yang digelar sebagai bagian dari program kerja tahunan Persatuan Guru Madrasah Indonesia (PGMI) Kabupaten Ciamis.

Kepala Kantor Kemenag Ciamis, Asep Lukman Hakim, menegaskan bahwa dokumen kurikulum adalah hal wajib yang harus dimiliki setiap lembaga pendidikan. Dokumen tersebut menjadi dasar pelaksanaan kegiatan, evaluasi, serta penyusunan program pembelajaran jangka panjang.

“Suatu lembaga pendidikan tidak bisa berjalan tanpa dokumen kurikulum. Ini menjadi dasar dalam pelaksanaan tugas serta bahan evaluasi untuk mengetahui capaian dan keberhasilan program di akhir proses,” ujar Asep, Kamis (24/7/2025).

Baca Juga :  MI Ciharalang Lepas 25 Siswa Kelas VI, Tampilkan Prestasi dan Program Tahsin Al-Qur'an

Ia menjelaskan bahwa kurikulum madrasah saat ini mengacu pada KMA Nomor 450 Tahun 2024, serta menyesuaikan dengan regulasi terbaru dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yaitu Permendikbudristek Nomor 11 dan 13 Tahun 2025. Penerapan Kurikulum Berbasis Cinta, menurutnya, merupakan pendekatan pendidikan karakter yang menekankan nilai kasih sayang dalam proses pembelajaran.

“Kurikulum ini mengedepankan cinta kepada peserta didik, membangun kedekatan guru dengan siswa, seolah-olah anak didik adalah anak kita sendiri. Pendidikan bukan hanya soal akademik, tapi juga membentuk kepedulian sosial dan karakter kemasyarakatan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua II PGMI Kabupaten Ciamis, Dadang Mulyana, selaku koordinator kegiatan menyampaikan bahwa workshop ini melibatkan para wakil kepala madrasah bidang kurikulum serta para pengawas yang telah mendapatkan pelatihan dari tingkat provinsi sebagai narasumber.

Baca Juga :  Puluhan Santri Ponpes Miftahul Ridwan Panjalu Resmi Menyelesaikan Pendidikan

“Ini adalah agenda rutin tahunan. Kurikulum madrasah wajib disusun mengacu pada dua kementerian: Kementerian Pendidikan dan Kementerian Agama. Dokumen ini akan menjadi panduan satu tahun ke depan, termasuk struktur kurikulum, muatan lokal, ekstrakurikuler, hingga tipologi madrasah,” ujar Dadang.

Ia menambahkan bahwa sesuai regulasi KMA Nomor 124 Tahun 2024, setiap lembaga pendidikan di bawah Kemenag wajib memiliki dokumen kurikulum yang telah disahkan, agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik dan terukur.

Workshop ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengelolaan pendidikan di madrasah dan memperkuat karakter peserta didik sebagai generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak dan peduli terhadap lingkungan sosial.

Berita Terkait

Rohis SMA/SMK se-Kabupaten Ciamis Resmi Dibentuk, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akhlak Pelajar
MI Ciharalang Lepas 25 Siswa Kelas VI, Tampilkan Prestasi dan Program Tahsin Al-Qur’an
Bentang Sayap Harapan, Ponpes Darussalam Ciamis Lepas Santri Menuju Jenjang Pendidikan Lebih Tinggi
Puluhan Santri Ponpes Miftahul Ridwan Panjalu Resmi Menyelesaikan Pendidikan
200 Guru SD dan SMP Ikuti Diseminasi Tunas Bahasa Ibu di Ciamis
MTsN 15 Ciamis Lepas 210 Siswa, Catat Nilai TKA Tertinggi di Kabupaten Ciamis
Persaingan Ketat SPMB di Sekolah Maung SMAN 1 Ciamis, 94 Pendaftar Gagal Lolos
223 Siswa SMPN 4 Ciamis Lulus 100 Persen, Pelepasan Digelar Sederhana namun Bermakna

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:52 WIB

Nusron Wahid Dorong Percepatan Integrasi LP2B ke Tata Ruang Daerah untuk Jaga Ketahanan Pangan

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:42 WIB

Awalnya Ragu Urus Tanah, Pensiunan PNS Ini Akui Layanan BPN Kini Lebih Mudah dan Transparan

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:32 WIB

Belajar Pertanahan di STPN, Generasi Muda Papua Siapkan Diri Bangun Kampung Halaman

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:59 WIB

Ossy Dermawan Dorong Integrasi Tata Ruang dan Kehutanan Lewat Revisi UU Kehutanan

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:17 WIB

Percepat Kepastian Hukum Aset Umat, ATR/BPN Bagikan 243 Sertipikat Wakaf di Jawa Tengah

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:30 WIB

BPR Galuh Ciamis Raih Predikat Bintang 5 pada TOP 100 BPR Finance 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:24 WIB

Peringatan 1 Muharam di Jateng, Menteri Nusron Serahkan 243 Sertipikat Tanah Wakaf

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:03 WIB

Menteri Nusron Ajak Evaluasi Kebijakan Berlandaskan Pancasila

Berita Terbaru

error: Content is protected !!