Kolaborasi Kementerian ATR/BPN dan Bank Dunia Gelar Konferensi Internasional Penilaian Dampak Sosial

- Redaktur

Rabu, 18 September 2024 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

International Conference on Social Impact Assessment di Hotel Ritz-Carlton Jakarta, Selasa (17/09/2024).

International Conference on Social Impact Assessment di Hotel Ritz-Carlton Jakarta, Selasa (17/09/2024).

Berita Jakarta, Asajabar.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), secara resmi membuka International Conference on Social Impact Assessment di Hotel Ritz-Carlton Jakarta, Selasa (17/09/2024).

Konferensi ini mengusung tema “Implementing Better Land Acquisition in Challenging Tenurial Settings: Balancing Acceleration, Certainty, and Fairness”.

Dalam sambutannya, Menteri AHY menekankan pentingnya pendekatan yang humanis dan progresif dalam proses pengadaan tanah. Ia menyatakan,

“Pengadaan Tanah tidak boleh menyakiti siapa pun. Kepedulian terhadap kelompok rentan harus tercermin dalam pemberian ganti rugi yang adil dan memastikan mereka terlibat dalam pembangunan.

Baca Juga :  Nusron Wahid Tekankan Evaluasi Dampak Pelatihan SDM

Menteri AHY berharap konferensi ini menjadi wadah diskusi bagi para ahli dan delegasi dari berbagai negara untuk merumuskan kebijakan pengadaan tanah di Indonesia.

Ia menekankan pentingnya perlindungan hukum bagi masyarakat, termasuk Masyarakat Hukum Adat dan kelompok rentan lainnya.

Carolyn Turk, Direktur Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor-Leste, juga menyatakan dukungannya terhadap upaya Kementerian ATR/BPN dalam memperkuat proses penilaian dampak sosial.

Sementara itu, Stéphane Mechati, Deputy Head of Mission dari Delegasi Uni Eropa, menilai konferensi ini sebagai platform penting untuk berbagi wawasan dan menemukan solusi terkait isu pembangunan.

Baca Juga :  Wamen Ossy Dorong Kekompakan dan Transformasi Digital BPN

Konferensi ini diadakan berkat kerja sama Kementerian ATR/BPN dengan Bank Dunia, KfW Development Bank, dan Uni Eropa. Selain itu, konferensi ini merupakan bagian dari program penilaian dampak sosial yang telah dimulai sejak 2022.

Peserta konferensi terdiri dari perwakilan lembaga internasional, kementerian, akademisi, serta pemerintah daerah dan swasta dari berbagai negara, termasuk Australia, Kanada, dan Kenya.

Berita Terkait

Capaian PTSL 2025 Capai 100 Persen, ATR/BPN Catat 97,4 Juta Bidang Tanah Bersertipikat
Kementerian ATR/BPN Targetkan Percepatan Pendaftaran 6 Juta Bidang Tanah
Nusron Wahid Tekankan Evaluasi Dampak Pelatihan SDM
Tingkatkan Layanan Pertanahan, Nusron Wahid Dorong Sinkronisasi Loket dan Back Office
Nusron Wahid Dorong Perubahan Layanan Pertanahan agar Lebih Pasti dan Terukur
Sekjen ATR/BPN Dorong Evaluasi Menyeluruh dan Bedah DIPA
Wamen Ossy Dorong Kekompakan dan Transformasi Digital BPN
Kementerian ATR/BPN Susun Strategi Peningkatan Kompetensi SDM

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 14:58 WIB

Capaian PTSL 2025 Capai 100 Persen, ATR/BPN Catat 97,4 Juta Bidang Tanah Bersertipikat

Senin, 19 Januari 2026 - 14:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Targetkan Percepatan Pendaftaran 6 Juta Bidang Tanah

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:54 WIB

Nusron Wahid Tekankan Evaluasi Dampak Pelatihan SDM

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:38 WIB

Tingkatkan Layanan Pertanahan, Nusron Wahid Dorong Sinkronisasi Loket dan Back Office

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:04 WIB

Sekjen ATR/BPN Dorong Evaluasi Menyeluruh dan Bedah DIPA

Minggu, 18 Januari 2026 - 10:52 WIB

Wamen Ossy Dorong Kekompakan dan Transformasi Digital BPN

Minggu, 18 Januari 2026 - 10:42 WIB

Kementerian ATR/BPN Susun Strategi Peningkatan Kompetensi SDM

Minggu, 18 Januari 2026 - 08:33 WIB

ATR/BPN Terbitkan HGU dan HGB 328 Ribu Hektare untuk Kawasan Swasembada Papua

Berita Terbaru

Nasional

Nusron Wahid Tekankan Evaluasi Dampak Pelatihan SDM

Minggu, 18 Jan 2026 - 11:54 WIB

error: Content is protected !!