Menteri ATR BPN: Kolaborasi Lintas Sektor akan Percepat Penyelesaian Masalah Pertanahan

- Redaktur

Senin, 17 Maret 2025 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian ATR/BPN.

Kementerian ATR/BPN.

Berita Jakarta, Asajabar.com – Pemerintah Indonesia melalui lima kementerian/lembaga (K/L) sepakat memperkuat sinergi dalam tata kelola pertanahan dan tata ruang.

Kesepakatan tersebut resmi ditandatangani dalam sebuah Nota Kesepahaman pada Senin (17/03/2025), yang melibatkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Kehutanan, Kementerian Transmigrasi, serta Badan Informasi Geospasial (BIG).

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini akan membantu menyelesaikan masalah-masalah terkait pertanahan dan tata ruang yang memerlukan koordinasi lintas sektor.

“Dengan adanya kerja sama ini, baik dari ATR/BPN, Kemendagri, maupun pemerintah daerah, serta dukungan dari BIG, insyaallah, kami dapat menyelesaikan masalah satu per satu,” ujarnya usai penandatanganan yang berlangsung di Kantor Kemendagri, Jakarta.

Penandatanganan dilakukan oleh Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, Kepala BIG Muh Aris Marfai, serta perwakilan Kementerian Kehutanan yang diwakili oleh Plt. Sekjen Kementerian Kehutanan.

Menteri Nusron menjelaskan bahwa kolaborasi ini sangat penting untuk menangani masalah pertanahan dan tata ruang yang melibatkan berbagai sektor, termasuk pemerintah daerah.

“Kerja sama ini sangat penting untuk menyelesaikan tiga masalah utama, yaitu Reforma Agraria, Pengadaan Tanah untuk proyek strategis nasional, dan perencanaan serta pengelolaan tata ruang,” kata Nusron.

Ia juga menyoroti pentingnya sinergi dalam proyek yang didanai oleh Bank Dunia, yaitu ILASPP (Integrated Land Administration and Spatial Planning Project).

Proyek ini sebelumnya melibatkan tiga kementerian/lembaga, namun kini diperluas dengan melibatkan dua kementerian lainnya yang berfokus pada masalah kawasan hutan dan transmigrasi.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menambahkan, kepastian tata ruang sangat penting untuk mendukung program-program pemerintah dan dunia usaha.

Ia menekankan bahwa permasalahan terkait Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) harus segera diselesaikan.

“RTRW dan RDTR mengatur posisi ruang hijau, permukiman, komersial, serta ruang untuk kepentingan nasional seperti transmigrasi. Kami memerlukan kejelasan dan kepastian, tidak hanya untuk pemerintah tetapi juga dunia usaha,” jelas Tito.

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara juga memberikan apresiasi terhadap inisiatif kerja sama ini.

“Masalah utama dalam transmigrasi adalah kepemilikan lahan, legalitas hak, konflik agraria, dan ketidaksesuaian tata ruang. Kerja sama ini akan sangat membantu menyelesaikan masalah-masalah tersebut,” kata Iftitah.

Kerja sama ini mencakup berbagai aspek, antara lain percepatan pendaftaran tanah, penanganan masalah agraria dan tata ruang, dukungan terhadap program strategis nasional, penyelenggaraan Pengadaan Tanah untuk kepentingan umum, serta pengembangan kompetensi sumber daya manusia dan kelembagaan.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Menteri Dalam Negeri I dan II, serta pejabat tinggi lainnya seperti Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (Dirjen PHPT) Asnaedi, Plt. Dirjen Tata Ruang Reny Windyawati, dan Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Andi Tenri Abeng.

Berita Terkait

ATR/BPN Percepat Penyelesaian Berkas, Nusron Instruksikan Target Zero Backlog
Dorong Transformasi Digital, ATR/BPN Libatkan Humas Antarinstansi Lewat Forum Bakohumas
Dorong Transformasi Digital, ATR/BPN Libatkan Humas Antarinstansi Lewat Forum Bakohumas
Transformasi STPN ke Ikatan Dinas, Solusi Kebutuhan SDM Pertanahan
Tak Perlu ke Kantor, Masyarakat Bisa Cek Data Sertipikat via Aplikasi Sentuh Tanahku
Lawan Mafia Tanah, Warga Bantul Akhirnya Dapatkan Kembali Hak atas Tanahnya
Nusron Ajak Ulama Perkuat Peran Strategis untuk Ekonomi dan Pendidikan Umat
Tanpa Naikkan Pajak, Sinkronisasi Data Pertanahan-Pajak Dongkrak PBB

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 21:20 WIB

Aksi Aliansi Ormas di Pendopo Indramayu Minta Klarifikasi Pernyataan Staf Khusus Bupati

Minggu, 14 Desember 2025 - 09:37 WIB

Ratusan Warga Hadiri Syukuran Kemenangan Kuwu Rancahan Terpilih

Rabu, 10 Desember 2025 - 17:28 WIB

Pleno Pilwu Babakan Jaya Tetapkan Masirin sebagai Pemenang dengan Selisih 665 Suara

Senin, 20 Oktober 2025 - 16:56 WIB

Golkar Ciamis Rayakan HUT ke-61, Perkuat Komitmen Kebersamaan dan Sinergi dengan Pemerintah

Minggu, 7 September 2025 - 11:01 WIB

Estafet Kepemimpinan PKS Ciamis Resmi Beralih ke Didi Sukardi

Minggu, 8 Juni 2025 - 08:07 WIB

PKS Tetapkan Struktur Baru, Ini Respons Miranti Mayangsari

Sabtu, 19 April 2025 - 11:23 WIB

DPD PKS Ciamis Gelar Musyawarah Cabang Serentak, Lantik Pengurus DPC 2025–2028

Jumat, 10 Januari 2025 - 07:43 WIB

KPU Ciamis Tetapkan Herdiat Sunarya Sebagai Bupati Terpilih

Berita Terbaru

Keterbatasan Perangkat, SDN 7 Ciamis manfaatkan lab komputer SMPN 2.

Pendidikan

14.711 Siswa SD di Ciamis Ikuti TKA, Digelar Empat Gelombang

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:50 WIB

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Ciamis, H. Jajang Jamaludin.

Pendidikan

Kemenag Ciamis Pastikan Pelaksanaan TKA Minim Kendala Teknis

Senin, 27 Apr 2026 - 17:04 WIB

error: Content is protected !!