Pentas PAI SD Ciamis Jadi Barometer Keberhasilan Pendidikan Agama

- Redaktur

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ciamis, Agus Abdulloh.

Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ciamis, Agus Abdulloh.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) jenjang Sekolah Dasar tingkat Kabupaten Ciamis digelar pada 9 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi ajang evaluasi sekaligus pengembangan kemampuan siswa dalam bidang keagamaan melalui berbagai mata lomba.

Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ciamis, Agus Abdulloh, mengatakan Pentas PAI dapat menjadi salah satu indikator keberhasilan pembelajaran pendidikan agama Islam di sekolah.

Menurutnya, sejumlah cabang lomba di Pentas PAI menjadi sarana untuk melihat kemampuan teknis peserta didik yang selama ini dibina oleh guru PAI di sekolah.

“Pentas PAI ini menjadi etalase keberhasilan pendidikan agama Islam di sekolah. Yang ditampilkan memang kemampuan teknis, tetapi sejatinya pendidikan agama itu ada pada pembentukan akhlak,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pihak Kementerian Agama berperan dalam pelayanan, pembinaan, serta dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan yang menjadi ranah Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI dan guru-guru PAI di sekolah.

Agus menegaskan, Pentas PAI tidak semata-mata mengejar prestasi juara. Menurut dia, kegiatan tersebut membawa tiga nilai utama yang disebut sebagai “3M”, yakni mental, mindset, dan misi.

Baca Juga :  Bapenda Ciamis Apresiasi Desa Taat Pajak dengan 50 Unit Sepeda Motor

“Pertama mental, anak-anak dilatih percaya diri dan tidak terbebani. Kedua mindset, bahwa mereka sedang tumbuh dan berkembang sehingga ajang ini menjadi proses pembelajaran. Ketiga misi, yakni berdakwah melalui prestasi,” katanya.

Ia juga mendorong agar kegiatan Pentas PAI dipublikasikan melalui media sosial sebagai bentuk apresiasi terhadap keberhasilan guru dalam mendidik siswa.

Selain itu, Agus meminta para peserta yang akan mewakili Kabupaten Ciamis ke tingkat Provinsi Jawa Barat di Bekasi untuk mempersiapkan diri secara maksimal.

“Anak-anak harus siap menerima hasil, baik menang maupun kalah. Ini pembelajaran tentang ikhtiar dan tawakal yang selama ini diajarkan di sekolah,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua KKG PAI SD Kabupaten Ciamis, Usep Husni Mubarok, mengatakan sistem penilaian dalam Pentas PAI mengacu pada petunjuk teknis dari tingkat provinsi.

“Kami tidak membuat aturan sendiri. Semua penilaian mengikuti juknis dari provinsi yang kemudian diterapkan di tingkat kabupaten,” katanya.

Baca Juga :  Ujang Nyai Alit dan Remaja Semarakkan Hari Jadi Ciamis ke-384 dengan Pawai Budaya

Ia menjelaskan, dewan juri berasal dari pihak luar dan terlebih dahulu diambil sumpahnya saat technical meeting guna menjaga objektivitas penilaian.

Usep menyebutkan, hingga saat ini Pentas PAI masih mempertandingkan delapan mata lomba dengan total 12 kategori putra dan putri.

Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tahun ini mencapai sekitar 680 siswa dari berbagai kecamatan di Kabupaten Ciamis, meskipun beberapa kecamatan tidak mengirimkan peserta di sejumlah cabang lomba.

Terkait persiapan peserta menuju tingkat provinsi, Usep mengatakan pembinaan tetap diserahkan kepada pelatih dan guru di daerah masing-masing. Hal itu dilakukan berdasarkan pengalaman sebelumnya ketika pemusatan latihan justru membuat peserta kehilangan fokus akibat perbedaan metode pelatihan.

“Anak-anak biasanya sudah nyaman dengan pelatihnya masing-masing. Kalau diganti, kadang memengaruhi psikologis dan konsentrasi mereka,” jelasnya.

Ia pun berpesan agar peserta terus berlatih, menjaga kesehatan, serta mendapatkan dukungan penuh dari guru dan orang tua agar mampu tampil maksimal di tingkat provinsi.

Berita Terkait

MTsN 15 Ciamis Lepas 210 Siswa, Catat Nilai TKA Tertinggi di Kabupaten Ciamis
Persaingan Ketat SPMB di Sekolah Maung SMAN 1 Ciamis, 94 Pendaftar Gagal Lolos
223 Siswa SMPN 4 Ciamis Lulus 100 Persen, Pelepasan Digelar Sederhana namun Bermakna
Porseni MI Cijeungjing-Cisaga Siapkan Wakil Terbaik ke Tingkat Kabupaten
Guru PAI Harus Menjadi Ajengan di Sekolah di Tengah Gempuran Era Digital
Pelepasan Kelas IX SMPN 8 Ciamis Berlangsung Haru, Simbol Payung Jadi Sorotan
Fossma Tasikmalaya Buka Posko Pengaduan SPMB 2026, Siap Beri Pendampingan Gratis hingga Advokasi Hukum
Nesaba Cup Jadi Ajang Promosi dan Pembinaan Olahraga SMPN 1 Baregbeg Ciamis

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:19 WIB

Persaingan Ketat SPMB di Sekolah Maung SMAN 1 Ciamis, 94 Pendaftar Gagal Lolos

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:39 WIB

223 Siswa SMPN 4 Ciamis Lulus 100 Persen, Pelepasan Digelar Sederhana namun Bermakna

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:30 WIB

Porseni MI Cijeungjing-Cisaga Siapkan Wakil Terbaik ke Tingkat Kabupaten

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:43 WIB

Guru PAI Harus Menjadi Ajengan di Sekolah di Tengah Gempuran Era Digital

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:36 WIB

Pelepasan Kelas IX SMPN 8 Ciamis Berlangsung Haru, Simbol Payung Jadi Sorotan

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:02 WIB

Fossma Tasikmalaya Buka Posko Pengaduan SPMB 2026, Siap Beri Pendampingan Gratis hingga Advokasi Hukum

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:42 WIB

Nesaba Cup Jadi Ajang Promosi dan Pembinaan Olahraga SMPN 1 Baregbeg Ciamis

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:21 WIB

SPMB Sekolah Maung SMAN 1 Ciamis Dibuka, Konsultasi Calon Siswa Mulai Ramai

Berita Terbaru

error: Content is protected !!