Raudhatul Athfal Generasi Rabbani Ciamis Wadahi Peserta Didik Untuk Berprestasi

- Redaktur

Rabu, 21 Juni 2023 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampilan siswa RA GR diacara Pentas Seni dan Kreativitas.

Penampilan siswa RA GR diacara Pentas Seni dan Kreativitas.

Berita Ciamis, Asajabar.com -Gali potensi anak sejak dini, Raudhatul Athfal Generasi Rabbanii (RA GR) gelar Pentas Seni dan Kreativitas Siswa, Rabu (21/6/2023).

Kepala Sekolah RA GR, Santi Kartika Sari, S.TP mengatakan, kegiatan tersebut untuk menampilkan dan mewadahi potensi bakat seni dan kreativitas anak sehingga anak dapat berprestasi,” ujarnya kepada Asajabar.com.

Menurutnya, pentas seni dan kreativitas tersebut telah diikuti sebanyak 145 siswa-siswi.

“Ada beberapa macam pentas seni dan kreativitas yang ditampilkan didalam kegiatan tersebut.

“Salah satunya penampilan tahfidz, pembacaan saritilawah, puisi, drama, nyanyi, gerak dan lagu.

Sementara club-club pengasahan bakat di RA GR diantaranya, pildacil, mewarnai, berenang dan futsal.

Santi mengaku bahwa pihaknya akan menindaklanjut anak-anak yang memiliki potensi bakat.

“Kedepannya mereka akan dibawa untuk mengikuti perlombaan, supaya mereka dapat lebih mengasah kemampuannya di dunia luar.

Penampilan seni dan kreativitas dilingkungan sekolah sendiri segmennya memang kecil.

Namun setidaknya anak-anak akan mampu tampil percaya diri ketika ada ivent perlombaan diluar sekolah karena kemampuannya telah di asah dilingkungan sekolah.

RA GR Telah Sukses Menggelar Pelepasan Siswa.

Santi mengaku bahwa pihaknya telah melakukan pelepasan siswa-siswi RA GR sebanyak 49 orang.

Pelepasan siswa-siswi tersebut telah dilaksanakan pada 10 Juni 2023 kemarin di salah satu Hotel di Ciamis.

Ia berharap apa yang telah diberikan atau stimulus kepada anak-anak dapat dilanjutkan oleh orangtuanya, begitu pun bakat potensinya.

Baca Juga :  223 Siswa SMPN 4 Ciamis Lulus 100 Persen, Pelepasan Digelar Sederhana namun Bermakna

“Misalkan anak tersebut telah memiliki bakat tertentu, orangtua diharapkan dapat memberikan dukungannya dalam bakat potensi yang anak miliki.

Penerimaan Siswa Baru Telah Di Tutup.

Santi mengatakan bahwa penerimaan peserta didik baru tahun akademik 2023/2024 di RA GR sudah dimulai sejak Desember 2022 kemarin. Dan penerimaan peserta didik baru telah ditutup pada Juni 2023.

“Jadi Juli 2023 ini sekolah sudah membagi kelas dan siap melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kurikulum.

Menurutnya, peserta didik baru setiap tahunnya mengalami kenaikan, untuk tahun 2023 ini peserta didik baru mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Untuk di tahun 2023 ini kita telah menerima sebanyak 80 peserta didik baru dengan jumlah kuota maksimal.

“Kita mempunyai batasan kuota sebanyak 80 peserta didik baru, karena jika melebihi jumlah kuota peserta didik dikhawatirkan tidak akan tertampung.

Kepercayaan Orangtua Menitipkan Anaknya Melalui RA GR Cukup Tinggi.

Santi mengaku bersyukur sekolahnya dapat dipercaya oleh orangtua siswa dalam menitipkan anaknya untuk mengikuti pembelajaran di RA GR.

“Padahal kata Santi, lembaga RA GR tidak pernah membuat media promosi baik melalui pamflet maupun selebaran.

Namun pihaknya mengaku bahwa setiap aktivitas kegiatan pembelajaran yang dilakukan di RA GR selalu di upload melalui media sosial dan bantuan promosi spektakuler dari orangtua siswa.

Menurutnya, lembaga RA GR selalu membuat konsep bagaimana caranya untuk selalu sinergis dengan pihak orangtua siswa.

Baca Juga :  Bapenda Ciamis Apresiasi Desa Taat Pajak dengan 50 Unit Sepeda Motor

Untuk tahun ini juga kita membuat program supercamp, yang dimana program tersebut yakni mendidik siswa agar mandiri,” ucap Santi.

Selain memiliki kurikulum pembelajaran yang sesuai dengan aturan Kementerian Agama, pihak sekolah juga memiliki kurikulum khas bermain dan belajar agama.

Kurikulum khas RA GR tersebut yakni poin utamanya adalah untuk meningkatkan pendidikan agama islam dan juga karakter.

Maka dengan program supercamp ini, para peserta didik diwajibkan untuk mondok selama 1 hari 1 malam di sekolah.

“Selama mondok itu mereka diajarkan bagaimana caranya supaya mandiri dan tidak tergantung kepada orangtua.

Misalnya mereka harus bisa gosok gigi sendiri, harus bisa tidur tanpa orangtua, makan tanpa disuapin, salat tahajud maupun salat subuh.

Dengan program supercamp itu, yang tadinya anak suka memakai pampers jadi sudah tidak lagi memakai pampers. Yang tadinya sering menangis, sekarang mereka jadi tangguh,” ujarnya.

Menurutnya program supercamp tersebut dipersiapkan untuk peserta didik yang nantinya akan melanjutkan sekolah ke jenjang sekolah dasar (SD).

Santi mengaku bahwa awalnya para orangtua merasa khawatir dengan program supercamp, namun ketika terbukti berhasil anak menjadi mandiri, orangtua malah menjadi senang.

“Selama program tersebut juga, anak (peserta didik) dijamin full seratus persen, baik dari segi makanan dan minumannya yang sehat dan bergizi dan tempat tidur yang layak. (TONY/ASAJABAR)

Berita Terkait

KH Saeful Ujun Ingatkan Jemaah Haji Ciamis untuk Jauhi Sikap Sombong
Bapenda Ciamis Apresiasi Desa Taat Pajak dengan 50 Unit Sepeda Motor
Ujang Nyai Alit dan Remaja Semarakkan Hari Jadi Ciamis ke-384 dengan Pawai Budaya
Petani Cigembor Pelajari Sistem Padi Organik untuk Jaga Ekosistem dan Tingkatkan Hasil Panen
BAZNAS Ciamis Kenalkan Layanan Infaq Bebas Pilih Program di JAZIRAH Ciamis Creative Expo 2026
Setelah Tertunda Berjam-jam, Rombongan Haji Kota Tasik Tiba dengan Selamat
Jamaah Haji Kota Tasikmalaya Kloter KJT 4 Alami Keterlambatan, Keluarga Menunggu Hingga Malam
Reuni Smanda 99 Perkuat Solidaritas Alumni Lewat Semangat Guyub Rukun

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:37 WIB

Tinjau Pelayanan di Samarinda, Wamen ATR/BPN Dorong Peningkatan Layanan Pertanahan yang Cepat dan Pasti

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:08 WIB

ATR/BPN Perkuat Sertipikasi Tanah dan Rumah MBR, Komisi II DPR Dukung Penambahan Target PTSL

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:01 WIB

Komisi II DPR Dukung Usulan Tambahan Anggaran ATR/BPN Rp3,23 Triliun untuk Program Prioritas

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:51 WIB

Wamen Ossy: Empat RDTR Papua Selatan Rampung, Dukung Pengembangan PSN Pangan Nasional

Senin, 15 Juni 2026 - 21:32 WIB

Ditjen PSKP Gandeng BPA Kejaksaan Agung untuk Selamatkan Aset Negara dan Berantas Mafia Tanah

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:50 WIB

Tak Perlu Bolak-balik, Layanan BPN dan Bapenda Terintegrasi di MPP Tangerang

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:39 WIB

Cetak SDM Agraria, STPN Tawarkan Prodi Langka Bidang Pertanahan dan Tata Ruang

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:29 WIB

Tak Perlu Notaris, Pensiunan BUMN Apresiasi Kemudahan Layanan di Kantah Bogor

Berita Terbaru

Diseminasi Tunas Bahasa Ibu (TBI) Tahun 2026 yang digelar di Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Senin (15/6/2026).

Pendidikan

200 Guru SD dan SMP Ikuti Diseminasi Tunas Bahasa Ibu di Ciamis

Selasa, 16 Jun 2026 - 19:29 WIB

error: Content is protected !!