Realisasi Benih Ikan Nila di Ciamis Capai 3,47 Juta Ekor

- Redaktur

Selasa, 30 Desember 2025 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolam pembiakan ikan nila di Balai Benih Ikan (BBI) Sukamaju Ciamis.

Kolam pembiakan ikan nila di Balai Benih Ikan (BBI) Sukamaju Ciamis.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Ciamis melalui Balai Benih Ikan (BBI) Sukamaju mencatat realisasi penyaluran benih ikan nila Nirwana 4 hingga pekan lalu mencapai 3.474.200 ekor.

Penyaluran benih tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan sektor perikanan budidaya di Kabupaten Ciamis.

Kepala Bidang Pemanfaatan dan Pengendalian Sumber Daya Perikanan Disnakan Kabupaten Ciamis, Aris Andriyana, mengatakan bahwa pendapatan asli daerah (PAD) yang bersumber dari benih ikan nila pada tahun ini ditargetkan sebesar Rp27 juta.

“Untuk tahun ini, PAD dari benih ikan nila berada di angka Rp27 juta. Hingga saat ini, BBI masih memfokuskan produksi pada ikan nila,” ujar Aris.

Ia menjelaskan, fokus tersebut dilakukan karena ikan nila Nirwana 4 dinilai memiliki tingkat adaptasi dan keberhasilan budidaya yang baik. Sementara itu, pengembangan jenis ikan lain masih dalam tahap proses dan penelitian.

Baca Juga :  Munas III PJS Resmi Bergulir, Delegasi dari Berbagai Provinsi Ikuti Sidang Nasional

“Ke depan tentu akan kita optimalkan. Namun untuk sementara, jenis ikan lain masih dalam proses. Untuk gurame khas Ciamis, misalnya, masih dalam tahap penelitian dan belum bisa dirilis karena menunggu hasil kajian,” jelasnya.

Selain gurame, Aris mengungkapkan bahwa produksi benih ikan mas juga masih bersifat uji coba. Keterbatasan lahan, sarana, serta ketersediaan pakan menjadi kendala utama dalam pengembangan benih ikan selain nila.

“Kami sebenarnya berharap ikan mas, lele, dan gurame bisa diberikan kepada masyarakat. Namun saat ini kami masih fokus memperbanyak bibit nila terlebih dahulu karena keterbatasan pakan dan sarana,” katanya.

Aris menambahkan, benih ikan nila yang dibudidayakan merupakan generasi F4 yang telah melalui proses seleksi untuk menjaga kualitas. Benih tersebut dinilai lebih aman untuk dibudidayakan di perairan umum dibandingkan jenis ikan tertentu yang bersifat predator.

Baca Juga :  MI Handapherang Kenalkan Program Tahfidz dan KBC Lewat MATAMUDA yang Interaktif

“Benih nila Nirwana relatif aman dan kualitasnya terjaga. Kami memilih benih yang benar-benar layak untuk dibudidayakan,” ungkapnya.

Dalam menjaga kelestarian perairan, Disnakan Ciamis juga melibatkan Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) yang bertugas mengawasi praktik penangkapan ikan ilegal seperti penggunaan setrum atau bahan berbahaya lainnya.

Pokmaswas berada di tingkat desa dan telah memiliki kartu tanda anggota (KTA) resmi dari pemerintah pusat.

“Secara umum, budidaya ikan nila aman dan akan terus kita tingkatkan. Harapannya, ke depan kami juga bisa mengembangkan dan menyalurkan jenis ikan lainnya kepada masyarakat,” pungkas Aris.

Berita Terkait

MUI Ciamis Soroti LGBTQ, Minta Sinergi Pemerintah, Keluarga, dan Tokoh Agama Diperkuat
BBWS Citanduy Percepat Pembangunan Irigasi Lewat P3-TGAI di 73 Lokasi
PASI Kota Tasikmalaya Periode 2026-2031 Fokus Lestarikan Budaya Sunda dan Perkuat Ketahanan Keluarga 
Perlindungan Anak Yatim Jadi Pesan Utama Gebyar Muharram Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis
Momentum Muharam, Kemenag Ciamis Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Disabilitas
Jamaah Majelis Taklim Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis Kompak Sisihkan Rezeki untuk Anak Yatim
Jemaah Haji Ciamis Kembali ke Tanah Air, PPIH Ingatkan Jaga Kemabruran Haji
ASN Baru Kemenag Ciamis Diminta Tingkatkan Kompetensi dan Disiplin Kerja

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:59 WIB

Munas III PJS Resmi Bergulir, Delegasi dari Berbagai Provinsi Ikuti Sidang Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:17 WIB

Laporan Keuangan 2025 Kembali Raih WTP, Sekjen ATR/BPN Minta Jajaran Tindak Lanjuti Temuan BPK

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:33 WIB

Realisasi Anggaran ATR/BPN Tembus Rp6,12 Triliun, Komisi II DPR Minta Pengelolaan Berbasis Kinerja

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:27 WIB

Sertipikasi Tanah Ulayat Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Hilangkan Hak Adat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:18 WIB

Nusron dan Maruarar Sepakati Sertipikasi Gratis untuk MBR, Targetkan Satu Juta Bidang Tanah pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:26 WIB

Reforma Agraria Harus Berdampak pada Ekonomi Masyarakat, Bank Tanah Perlu Diperkuat

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:19 WIB

KKNP-PTLP Perdana STPN Berhasil Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah dan Restorasi Arsip Pascabencana

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:04 WIB

Kajian Komnas HAM Perkuat Langkah Pemerintah Tangani Konflik Agraria Secara Menyeluruh

Berita Terbaru

error: Content is protected !!