Revitalisasi SDN 1 Buniseuri Diduga Abaikan Keselamatan Kerja

- Redaktur

Rabu, 17 September 2025 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Revitalisasi satuan pendidikan di SDN 1 Buniseuri, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis.

Revitalisasi satuan pendidikan di SDN 1 Buniseuri, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Proses revitalisasi satuan pendidikan di SDN 1 Buniseuri, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, diduga mengabaikan aspek keselamatan kerja. Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah pekerja tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) sebagaimana mestinya.

Sebagai informasi, SDN 1 Buniseuri tahun 2025 mendapatkan bantuan pemerintah melalui program revitalisasi satuan pendidikan. Total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp 260.119.130,- bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025.

Pelaksanaan kegiatan tersebut dilakukan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) dengan waktu pengerjaan selama 150 hari kalender, terhitung sejak Agustus hingga Desember 2025.

Baca Juga :  Tingkatkan Profesionalitas, KKTU Ciamis Ikuti Bimtek Penyusunan SOP Madrasah

Saat hendak dikonfirmasi terkait pelaksanaan pembangunan, Plt Kepala SDN 1 Buniseuri, Helli Yani, S.Pd., tidak berada di tempat. Salah seorang guru di sekolah itu menyampaikan bahwa Helli Yani sedang bertugas di SDN 5 Buniseuri, mengingat posisinya sebagai kepala sekolah definitif di sana.

“Untuk kegiatan pembangunan di sini, beliau juga yang menjadi Ketua Panitia P2SP. Lebih jelasnya silakan tanyakan langsung ke Ibu Helli,” ujar guru tersebut.

Namun ketika Asajabar mencoba menemui yang bersangkutan di SDN 5 Buniseuri, Helli Yani pun tidak berada di sekolah.

Baca Juga :  PMB MAN 3 Cijantung Dibuka, Sekolah Berbasis Pesantren Pilihan Tepat Menimba Ilmu

“Ibu sedang tidak ada,” kata salah seorang guru sambil berbicara pelan dengan rekannya.

Ketidakhadiran pihak terkait untuk memberikan keterangan memunculkan kesan seolah enggan memberikan penjelasan kepada publik. Padahal, keterbukaan informasi menjadi hal penting, mengingat program revitalisasi ini menyangkut kepentingan masyarakat dan dunia pendidikan.

Revitalisasi satuan pendidikan merupakan program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah. Namun, aspek keselamatan kerja semestinya tidak diabaikan.

Pengawasan dari panitia maupun pihak terkait sangat dibutuhkan agar kegiatan berjalan sesuai aturan dan menjamin keselamatan para pekerja di lapangan.

Berita Terkait

Komisariat 02 Ciamis Siapkan Wakil Terbaik Menuju Tingkat Kabupaten
Gali Potensi Siswa, Komisariat 05 Ciamis Gelar Empat Ajang Sekaligus
Dua Hari, SMPN 2 Ciamis Suguhkan Gelar Karya Berbasis Budaya Nusantara
PMB MAN 3 Cijantung Dibuka, Sekolah Berbasis Pesantren Pilihan Tepat Menimba Ilmu
Dua Siswi SDN 7 Ciamis Sabet Medali Emas di BMW Championship
PPDB MAN 6 Ciamis Dibuka, Tawarkan Program Bahasa Jepang dan Mandarin
Ratusan Guru dan Kepala Madrasah di Ciamis Ikuti Pelatihan Motivasi Pembelajaran
Hebat! Suci Nurani Raih Gelar Juara di JSSL Singapore, Harumkan Nama Ciamis

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 20:21 WIB

Komisariat 02 Ciamis Siapkan Wakil Terbaik Menuju Tingkat Kabupaten

Kamis, 23 April 2026 - 19:06 WIB

Gali Potensi Siswa, Komisariat 05 Ciamis Gelar Empat Ajang Sekaligus

Kamis, 23 April 2026 - 16:25 WIB

Dua Hari, SMPN 2 Ciamis Suguhkan Gelar Karya Berbasis Budaya Nusantara

Selasa, 21 April 2026 - 09:58 WIB

Dua Siswi SDN 7 Ciamis Sabet Medali Emas di BMW Championship

Senin, 20 April 2026 - 11:27 WIB

PPDB MAN 6 Ciamis Dibuka, Tawarkan Program Bahasa Jepang dan Mandarin

Jumat, 10 April 2026 - 13:37 WIB

Ratusan Guru dan Kepala Madrasah di Ciamis Ikuti Pelatihan Motivasi Pembelajaran

Rabu, 8 April 2026 - 21:33 WIB

Hebat! Suci Nurani Raih Gelar Juara di JSSL Singapore, Harumkan Nama Ciamis

Rabu, 8 April 2026 - 20:29 WIB

Tsaka Competition IV, Strategi MTsN 2 Ciamis Jaring Siswa Berprestasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!