Sebanyak 1.500 Siswa SMP di Ciamis Dapat Bantuan Program BSM Senilai Rp. 1,1 Miliar

- Redaktur

Jumat, 30 Desember 2022 - 12:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemberian program BSM dilakukan secara simbolis di Pendopo Ciamis, (Doc, Asajabar.com)

Pemberian program BSM dilakukan secara simbolis di Pendopo Ciamis, (Doc, Asajabar.com)

Berita Ciamis, Asajabar.com – Sebanyak 1.500 siswa-siswi jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) menerima program bantuan siswa miskin (BSM) dari Pemerintah Kabupaten Ciamis.

Program BSM tersebut diperuntukan bagi siswa-siswi yang tidak mendapatkan bantuan dari Program Indonesia Pintar (PIP).

Menurutnya, program BSM sebesar Rp. 1,1 Miliar tersebut diberikan kepada 1.500 siswa yang ada di 111 Sekolah,” ujar Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, di Pendopo Kabupaten Ciamis, Kamis (29/12/2022).

“Ia menjelaskan bahwa siswa yang menerima program BSM tersebut masing-masing siswa mendapat Rp. 750 ribu.

Baca Juga :  PASI Kota Tasikmalaya Periode 2026-2031 Fokus Lestarikan Budaya Sunda dan Perkuat Ketahanan Keluarga 

Bantuan tersebut merupakan bentuk kadeudeuh Pemkab Ciamis bagi siswa yang tidak mendapat program bantuan dari pemerintah pusat,” ungkapnya.

Herdiat berharap siswa penerima bantuan dapat termotivasi untuk melanjutkan sekolah hingga selesai tanpa adanya drop out.

“Mudah-mudahan rata-rata lama sekolah di Kabupaten Ciamis bisa lebih meningkat,” ucap Herdiat.

“Target kita pendidikan dasar itu sampai 12 tahun, mudah-mudahan angka lama sekolah di Ciamis dapat tercapai dan meningkat.

Herdiat juga berpesan agar adik-adik yang ada dilingkungan pendidikan dasar agar mempunyai keinginan dan cita-cita untuk melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi.

Baca Juga :  Madrasah di Ciamis Bersiap Terapkan Kurikulum Berbasis Cinta dan Deep Learning

“Peran orangtua juga harus mendorong dan memberikan dukungan untuk meneruskan agar anak-anaknya bersekolah ke jenjang yang lebih tinggi,” tutur Herdiat.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Asep Saeful Rahmat mengatakan, program BSM tersebut merupakan wujud penanggulangan rawan drop out dijenjang SMP.

“Salah satunya untuk mengurangi hambatan peserta didik dari keluarga yang kurang mampu,” ungkapnya.

Sehingga pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan bagi semua lapisan masyarakat di Kabupaten Ciamis dapat lebih meningkat,” kata Asep.

Berita Terkait

BBWS Citanduy Percepat Pembangunan Irigasi Lewat P3-TGAI di 73 Lokasi
PASI Kota Tasikmalaya Periode 2026-2031 Fokus Lestarikan Budaya Sunda dan Perkuat Ketahanan Keluarga 
Perlindungan Anak Yatim Jadi Pesan Utama Gebyar Muharram Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis
Momentum Muharam, Kemenag Ciamis Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Disabilitas
Jamaah Majelis Taklim Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis Kompak Sisihkan Rezeki untuk Anak Yatim
Jemaah Haji Ciamis Kembali ke Tanah Air, PPIH Ingatkan Jaga Kemabruran Haji
ASN Baru Kemenag Ciamis Diminta Tingkatkan Kompetensi dan Disiplin Kerja
Anwar Solahudin Dorong BAZNAS Ciamis Tingkatkan Kinerja Pengelolaan Zakat

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:43 WIB

Nusron Wahid Dorong Daerah Perkuat LP2B demi Ketahanan dan Swasembada Pangan

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:34 WIB

Komisi II DPR RI Dorong Sinergi Pusat dan Daerah Perkuat Tata Kelola Pertanahan

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:52 WIB

Nusron Wahid: Layanan Pengukuran Tanah Maksimal Selesai 12 Hari Mulai Agustus 2026

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:46 WIB

Sekjen ATR/BPN: RUU Administrasi Pertanahan Dibutuhkan untuk Atasi Tumpang Tindih Regulasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:19 WIB

Hindari Informasi Keliru, ATR/BPN Imbau Masyarakat Cek Tarif Layanan Pertanahan Lewat Sentuh Tanahku

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:07 WIB

PJS Mantapkan Langkah Menuju Organisasi Konstituen Dewan Pers

Senin, 6 Juli 2026 - 20:29 WIB

Ingin Berkontribusi di Bidang Pertanahan, Calon Taruna STPN Tunjukkan Optimisme Hadapi Seleksi

Senin, 6 Juli 2026 - 20:23 WIB

ATR/BPN Tegaskan Pendaftaran Tanah Ulayat untuk Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Ambil Alih Lahan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!