Sejumlah Masyarakat Hilang Mata Pencaharian Dampak Dari Revitalisasi Alun-alun Ciamis?

- Redaktur

Rabu, 27 September 2023 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan Veteran yang kini sudah dihilangkan menjadi bagian dari Alun-Alun Ciamis.

Jalan Veteran yang kini sudah dihilangkan menjadi bagian dari Alun-Alun Ciamis.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Sejumlah masyarakat kehilangan pekerjaan akibat dampak Revitalisasi Alun-alun Ciamis, Jawa Barat.

Mereka terpaksa kehilangan pekerjaan lantaran ladang mata pencahariannya dihilangkan.

Semenjak adanya kegiatan revitalisasi hingga kegiatan revitalisasi alun-alun itu selesai, sejumlah juru parkir kehilangan pekerjaan

Mereka mengira, wajah baru alun-alun Ciamis tersebut dapat meningkatkan mata pencahariannya, namun anggapan itu tidak,” ucap Dedi Suryadi selaku Juru Parkir (Jukir) yang kehilangan pekerjaannya.

Jalan Veteran yang berada ditengah alun-alun yang sengaja dihilangkan itu telah membuat dampak yang cukup luar biasa.

Tidak hanya juru parkir, para pedagang yang biasa jualan di area tersebut pasti kehilangan mata pencahariannya.

Akui Pernah Dibebenjokeun Oleh Pihak Kontraktor Pekerjaan Revitalisasi.

Dedi mengaku dengan dua orang rekannya pernah dibebenjokeun untuk bekerja dalam kegiatan proyek revitalisasi tersebut.

Baca Juga :  Dispusip Ciamis Siapkan Wakil Terbaik ke Lomba Bertutur Tingkat Jabar

“Saya pernah dibekerjakan disitu (proyek revitalisasi alun-alun) sebagai laden, dengan imbalan sehari Rp 100 ribu, tapi pekerjaan itu hanya 1 minggu,” ungkap dia.

Iya setelah 1 minggu, saya diberhentikan dengan alasan pengurangan pegawai,” kata Dedi kepada Asajabar melalui tayangan fresh, Kamis (28/9/2023).

Saat ini meskipun alun-alun Ciamis sudah selesai, namun lahan parkir untuk para pengunjung juga nyaris tidak ada.

“Para pengunjung juga bingung pa, mereka parkir mau dimana coba, tidak ada lahan parkir, kan Jalan Veteran sudah dihilangkan,” tutur dia.

Dedi Suryadi juga mengaku bahwa ia dengan beberapa rekannya telah mengadu permasalahan tersebut ke UPTD Parkir Ciamis.

Kepala UPTD Parkir, Dedi Iswandi membenarkan bahwa sejumlah jukir yang telah terdaftar di UPTD tersebut telah kehilangan pekerjaannya.

Baca Juga :  MTsN 1 Ciamis Gelar KOSS+, Ratusan Siswa SD/MI Ikuti Ajang Kompetisi

“Ia betul, ada 9 orang jukir yang kehilangan mata pencahariannya, dari 9 orang itu biasa bertugas sebagai jukir di jalan veteran,” kata dia.

Dedi Iswandi menyebutkan, jalan veteran tersebut salah satu kantong penyumbang pendapatan asli daerah (PAD).

“Pendapatan parkir di jalan veteran yang kini sudah dihilangkan lumayan cukup besar.

Pendapatan PAD parkir dari jalan veteran itu kurang lebih Rp 78 juta persepuluh bulan, rata-rata perbulan kurang lebih Rp 7 jutaan. Namun angka tersebut sudah hilang lantaran lahan parkirnya sudah tidak ada.

Dedi Iswandi juga mengaku telah mendapatkan sejumlah keluhan dari para juru parkir tersebut, namun ia bingung harus seperti apa.

“Saya juga bingung, mereka harus gimana, lantaran tidak ada tempat untuk menjadi lahan parkir di alun-alun tersebut. (TONY/ASAJABAR)

Berita Terkait

Kemenag Ciamis Sosialisasikan Wakaf dan Pembaruan Data Zakat Tahun 2026
Bebas dari Rentenir hingga Usaha Berkembang, UPZ Panyingkiran Ciamis Dorong Kemandirian Warga
PPIH Ciamis Pastikan Kesehatan Jemaah Haji Jadi Prioritas Utama
KH Saeful Ujun: Pesantren Harus Tetap Jadi Teladan Moral Umat
Dicky Candra: Koperasi Ajarkan Semangat Gotong Royong Masyarakat
Kota Tasikmalaya Catat Tingkat Kegemaran Membaca Tertinggi di Jawa Barat
Bapenda Kota Tasikmalaya Targetkan Pajak Daerah Rp235,4 Miliar pada 2026
Jelang Iduladha, Edukasi Kurban ASUH Digencarkan di Ciamis

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 22:19 WIB

Masyarakat Diminta Pahami Fungsi Pengecekan Sertipikat dan SKPT

Senin, 18 Mei 2026 - 21:58 WIB

KAN Sitapa Nilai Sertipikat Tanah Ulayat Perkuat Perlindungan Aset Nagari

Senin, 18 Mei 2026 - 21:48 WIB

Rakor ATR/BPN dan Kepala Daerah Kalsel Bahas LP2B hingga Legalitas Sawit

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:25 WIB

Pemda se-Sulut Dilibatkan dalam Program Pencegahan Korupsi dan Penguatan Tata Kelola Pertanahan

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:55 WIB

Inovasi LARIS MANIS Permudah Layanan Pertanahan di Kabupaten Tangerang

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:38 WIB

Aceh Jadi Provinsi Pertama Terapkan Integrasi Data Spasial dengan ATR/BPN

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:19 WIB

Sulawesi Utara Jadi Pilot Project Penguatan Pelayanan Pertanahan dan Pencegahan Korupsi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:08 WIB

Wamen Ossy Dorong Reformasi Struktur Kantah agar Lebih Adaptif terhadap Dinamika Wilayah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!