Siswi SMA di Ciamis Dianiaya Teman Sekelas, Keluarga Minta Keadilan

- Redaktur

Sabtu, 17 Februari 2024 - 22:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban inisial I diduga mengalami kekerasan oleh teman kelasnya.

Korban inisial I diduga mengalami kekerasan oleh teman kelasnya.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Sebuah kasus kekerasan yang menimpa seorang siswi kelas 11 di salah satu SMA Negeri di Kecamatan Cimaragas, Ciamis, menghebohkan publik.

Siswi berinisial I itu diduga dianiaya oleh teman sekelasnya yang berinisial J.

Kasus ini terungkap setelah salah satu keluarga korban, Meike, mengunggah postingan di media sosial. Dalam postingannya, ia menampilkan foto-foto yang menunjukkan luka-luka yang dialami oleh I akibat kekerasan tersebut.

Meike mengatakan, keponakannya saat ini mengalami gangguan psikologis dan fisik akibat peristiwa itu.

Ia juga menuding pihak sekolah telah lalai dalam menangani kasus ini. Ia bahkan mengaku mendapat teguran dari salah satu guru yang berinisial Y.

“Saya minta keadilan atas kasus ini. Keponakan saya adalah korban. Ngapain nelpon keponakan saya menegur berNADA marah, menyalahkan postingan saya.

Baca Juga :  KKRA Ciamis Perkuat Kompetensi Guru RA Hadapi Implementasi Kurikulum Baru

Fakta nya, pelaku, korban, dan lokasi kejadian itu pasti menjadi sorotan. Saya bisa menuntut sekolah ke jalur hukum.

Harusnya pihak sekolah malu meminta maaf kepada pihak korban. Kualitas guru apaan kaya gini. Korban disalah-salahin aneh,” tulisnya pada 15 Februari 2024 kemarin.

Asajabar.com telah mencoba menghubungi pihak keluarga korban bernama Meike pada Sabtu (17/2/2024), ketika dikonfirmasi, membenarkan terkait kasus tersebut.

Menurutnya, I dan J berpacaran selama satu tahun, namun selama itu I sering mendapat perlakuan kasar dari J, seperti berkata kasar, menendang, dan memukul hingga I mengalami luka lebam di bagian tubuh.

Baca Juga :  Madrasah di Ciamis Bersiap Terapkan Kurikulum Berbasis Cinta dan Deep Learning

“Selama itu I selalu menutupi dengan pakaian tertutup karena takut. Kejadian terakhir pada 15 Februari 2024, karena I sudah tidak kuat dengan kondisinya, mulai terbuka kepada ibunya bahwa dirinya dianiaya pacarnya yang berinisial J.

Terakhir kejadian gara-gara tidak diberikan contekan dan tidak disapa oleh I di kelas. I dan J satu kelas. Bahkan I sering dianiaya di depan ibu J sendiri dan yang paling sering terjadi itu di dalam kelas.

Teman sekelasnya cewek-cowok sering mencoba meleraikan saat terjadi penganiayaan, namun sulit dicegah,” kata Meike.

Meike juga mengaku kecewa terhadap guru bimbingan konseling (BK) berinisial Y yang justru malah memarahi I yang menjadi korban.

Berita Terkait

Heboh Dugaan Aktivitas Tambang Ilegal di Kota Tasikmalaya
Unjuk Rasa Tolak PSN di Indramayu Berakhir Ricuh, Alun-Alun Jadi Sasaran Perusakan
Kasus Pengeroyokan Ibu Hamil di Pekanbaru Dilimpahkan ke Polresta, Kuasa Hukum Beri Ultimatum 7 Hari
Satpol PP Indramayu Razia Warung Remang-Remang di Losarang Selama Ramadan
Kru MeteorNews Alami Intimidasi Saat Liputan Dugaan Obat Keras Ilegal di Brebes
Aliansi Masyarakat Rancahan Sampaikan Aspirasi Soal APBDes
Pengaduan Warga Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Mantan Kasun Desa Sukahaji
Polres Indramayu Amankan Tiga Pelaku Curanmor, Tujuh Sepeda Motor Disita

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:43 WIB

Nusron Wahid Dorong Daerah Perkuat LP2B demi Ketahanan dan Swasembada Pangan

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:34 WIB

Komisi II DPR RI Dorong Sinergi Pusat dan Daerah Perkuat Tata Kelola Pertanahan

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:52 WIB

Nusron Wahid: Layanan Pengukuran Tanah Maksimal Selesai 12 Hari Mulai Agustus 2026

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:46 WIB

Sekjen ATR/BPN: RUU Administrasi Pertanahan Dibutuhkan untuk Atasi Tumpang Tindih Regulasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:19 WIB

Hindari Informasi Keliru, ATR/BPN Imbau Masyarakat Cek Tarif Layanan Pertanahan Lewat Sentuh Tanahku

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:07 WIB

PJS Mantapkan Langkah Menuju Organisasi Konstituen Dewan Pers

Senin, 6 Juli 2026 - 20:29 WIB

Ingin Berkontribusi di Bidang Pertanahan, Calon Taruna STPN Tunjukkan Optimisme Hadapi Seleksi

Senin, 6 Juli 2026 - 20:23 WIB

ATR/BPN Tegaskan Pendaftaran Tanah Ulayat untuk Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Ambil Alih Lahan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!