Kru MeteorNews Alami Intimidasi Saat Liputan Dugaan Obat Keras Ilegal di Brebes

- Redaktur

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES, Asajabar,com – Upaya awak media dalam mengungkap dugaan peredaran obat keras ilegal di wilayah Brebes berujung pada aksi intimidasi dan kekerasan. Kru MeteorNews menjadi korban penyerangan oleh sekelompok orang tak dikenal saat menjalankan tugas jurnalistik, Kamis (5/2/2026).

Insiden tersebut terjadi ketika wartawan hendak melakukan konfirmasi di sebuah warung yang diduga menjadi lokasi transaksi obat keras golongan G. Namun, kedatangan awak media justru disambut dengan sikap agresif dari sejumlah orang di lokasi.

Situasi semakin memanas ketika empat pria keluar dari dalam warung sambil membawa senjata tajam. Mereka melarang proses peliputan dan mengancam keselamatan kru media yang berada di tempat kejadian.

Dalam tekanan tersebut, para pelaku diduga merampas ponsel wartawan, melakukan penodongan, serta merusak kendaraan operasional dengan cara melempari batu dan membacok kaca belakang mobil.

“Kami diancam menggunakan senjata tajam. Ponsel dirampas, mobil dirusak, lalu kami dipaksa pergi,” ujar Jo, salah satu kru MeteorNews.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kru berhasil menyelamatkan diri meski harus menanggung kerugian materi akibat kerusakan kendaraan dan hilangnya alat dokumentasi.

Manajemen MeteorNews menyatakan bahwa peristiwa tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Laporan diterima oleh petugas Satreskrim Polres Brebes dan saat ini tengah dalam proses penyelidikan.

Pimpinan perusahaan menegaskan bahwa tindakan kekerasan terhadap jurnalis merupakan pelanggaran hukum serius. Ia juga meminta aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap para pelaku.

“Kami berharap aparat dapat menindak pelaku secara profesional agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.

Sementara itu, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk turut membantu dengan memberikan informasi apabila mengetahui identitas maupun keberadaan pelaku.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius dunia pers, sekaligus pengingat pentingnya perlindungan hukum bagi jurnalis dalam menjalankan fungsi kontrol sosial di tengah masyarakat.

Berita Terkait

Ada Penyidikan Polda Metro Jaya, ATR/BPN Tegaskan Layanan Kantah Bogor I Berjalan Normal
MUI Ciamis Soroti LGBTQ, Minta Sinergi Pemerintah, Keluarga, dan Tokoh Agama Diperkuat
Heboh Dugaan Aktivitas Tambang Ilegal di Kota Tasikmalaya
Unjuk Rasa Tolak PSN di Indramayu Berakhir Ricuh, Alun-Alun Jadi Sasaran Perusakan
Kasus Pengeroyokan Ibu Hamil di Pekanbaru Dilimpahkan ke Polresta, Kuasa Hukum Beri Ultimatum 7 Hari
Satpol PP Indramayu Razia Warung Remang-Remang di Losarang Selama Ramadan
Aliansi Masyarakat Rancahan Sampaikan Aspirasi Soal APBDes
Pengaduan Warga Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Mantan Kasun Desa Sukahaji

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:27 WIB

Tim Bulu Tangkis ATR/BPN Sabet Runner-up di Turnamen Kementan

Senin, 2 November 2026 - 19:21 WIB

Permudah Urusan Pertanahan, Kantah Ciamis Hadirkan Layanan ATR/BPN Dekat di Ruang Publik

Senin, 2 November 2026 - 16:41 WIB

Menteri Nusron Minta Pejabat ATR/BPN Tidak Persulit Masyarakat, Utamakan Pelayanan dan Integritas

Senin, 2 November 2026 - 16:36 WIB

Permudah Akses Masyarakat, ATR/BPN Aktifkan Kembali Mobil Layanan Keliling di Enam Provinsi

Senin, 2 November 2026 - 16:25 WIB

Wamen ATR/BPN Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Berkolaborasi Wujudkan Visi Kota 2045

Senin, 2 November 2026 - 16:20 WIB

Lampaui Target 192 Persen, Pendaftaran Tanah Ulayat ATR/BPN Jangkau 20 Provinsi

Senin, 2 November 2026 - 11:37 WIB

Perkuat Kepastian Hukum, ATR/BPN Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf dan Rumah Ibadah

Senin, 2 November 2026 - 11:32 WIB

ATR/BPN Targetkan Pendaftaran Tanah 4,8 Juta Hektare melalui Program ILASPP 2025–2029

Berita Terbaru

error: Content is protected !!