Siswi SMKN 1 Rancah Ciamis Digorok Oleh Seseorang, Pelakunya Masih Diburu Polisi

- Redaktur

Senin, 19 Juni 2023 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban tengah mendapat perawatan di klinik.

Korban tengah mendapat perawatan di klinik.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Seorang siswi SMK Negeri 1 Rancah Kabupaten Ciamis mengalami luka cukup serius di bagian lehernya.

Korban NR (17) mengalami luka robek pada bagian leher dengan lebar sekitar 15-20 cm akibat mendapatkan penggorokan yang dilakukan oleh seseorang.

Anggota Tagana Kabupaten Ciamis Dede Hadis Sudrajat mengatakan bahwa perkelahian yang berujung penggorokan leher tersebut diduga berawal dari memperebutkan laki-laki.

“Banyak orang bilang katanya sih berawal dari memperebutkan pacar laki-laki,” ungkapnya.

Dikutip dari Insiden24dotcom, korban berinisial NR tersebut merupakan warga Dusun Mekar Jaya RT 004 RW 002, Desa Kaso, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis.

Baca Juga :  Dicky Candra: Budaya dan Teknologi Harus Berjalan Beriringan

Adapun peristiwa tersebut terjadi pada Senin (19/6/2023) skitar pukul 09.00 Wib di Dusun Harjamukti, Desa Cisontrol, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Kasi Humas Polres Ciamis, Iptu Magdalena menjelaskan bahwa kasus tersebut sedang dalam penyelidikan Polres Ciamis.

“Berdasarkan keterangan saksi berinisial JD bahwa ia bertemu dengan korban di lokasi kejadian sedang bersama seorang perempuan.

Pada saat itu JD mengajak kepada korban NR untuk berangkat bersama menuju sekilah, namun ajakan tersebut ditolak oleh korban dan korban mempersilahkan JD berangkat duluan

Baca Juga :  Ciamis Siapkan Peserta Terbaik untuk Pentas PAI Tingkat Provinsi Jawa Barat

Sesampaiannya Jd Di daerah Leuweunggede, JD ditelepon oleh IS bahwa NR mengalami luka dibagian leher.

Kemudian korban dibawa menuju Klinik Purwa Sehat yang berada di Kecamatan Rancah dan ditemukannya barang bukti di lokasi kejadian.

Magdalena mengatakan bahwa berdasarkan saksi lain yang bernama SH dan ML, saat kejadian terdengar teriakan meminta tolong, lalu keduanya menuju lokasi suara.

“Ketika itu mereka melihat korban sudah terluka lalu membawa korban ke klinik,” ucapnya.

Selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rancah, dan kasus tersebut kini sedang dalam penyelidikan,” tuturnya. (TONY/ASAJABAR)

Berita Terkait

Guru TK Honorer di Kota Tasikmalaya Keluhkan Insentif Rp50 Ribu per Bulan
Ekonomi Lesu dan Harga Sapi Naik, Penjualan Kurban di Tasik Turun
Dicky Candra: Budaya dan Teknologi Harus Berjalan Beriringan
Kemenag Ciamis Sosialisasikan Wakaf dan Pembaruan Data Zakat Tahun 2026
Bebas dari Rentenir hingga Usaha Berkembang, UPZ Panyingkiran Ciamis Dorong Kemandirian Warga
PPIH Ciamis Pastikan Kesehatan Jemaah Haji Jadi Prioritas Utama
KH Saeful Ujun: Pesantren Harus Tetap Jadi Teladan Moral Umat
Dicky Candra: Koperasi Ajarkan Semangat Gotong Royong Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:55 WIB

ATR/BPN Minta Masyarakat Cermat dalam Proses Jual Beli Tanah

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:43 WIB

ATR/BPN Minta Warga Segera Melapor jika Temukan Indikasi Penyerobotan Tanah

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:32 WIB

ATR/BPN Dorong Penataan Kawasan Hutan Berkelanjutan dan Berbasis Kepastian Hukum

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:01 WIB

ATR/BPN Dukung Proses Hukum Dugaan Korupsi di Kantah Kota Serang

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:53 WIB

ATR/BPN Serahkan Sertipikat Hak Pakai untuk Lemhannas RI

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:20 WIB

Hadiri SUSBANPIM Banser di Semarang, Nusron Wahid Soroti Pentingnya Good Governance dan SDM

Senin, 18 Mei 2026 - 22:19 WIB

Masyarakat Diminta Pahami Fungsi Pengecekan Sertipikat dan SKPT

Senin, 18 Mei 2026 - 21:58 WIB

KAN Sitapa Nilai Sertipikat Tanah Ulayat Perkuat Perlindungan Aset Nagari

Berita Terbaru

Nasional

ATR/BPN Minta Masyarakat Cermat dalam Proses Jual Beli Tanah

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:55 WIB

Nasional

ATR/BPN Serahkan Sertipikat Hak Pakai untuk Lemhannas RI

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:53 WIB

error: Content is protected !!