Berita Kota Tasik, Asajabar.com – Penjualan hewan kurban di Kota Tasikmalaya menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Hingga sepekan sebelum Iduladha, jumlah sapi yang masuk ke lapak penjualan baru mencapai sekitar separuh dari tahun lalu.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKP3 Kota Tasikmalaya, Cecep Kustiawan mengatakan, kondisi ekonomi masyarakat menjadi salah satu faktor menurunnya penjualan hewan kurban tahun ini. Selain itu, harga sapi dari daerah pemasok juga mengalami kenaikan.
“Menurut laporan para pedagang, penjualan memang menurun. Faktor utamanya kondisi ekonomi yang sedang sulit, ditambah harga sapi dari daerah asal yang sekarang lebih mahal,” kata Cecep kepada Asajabar.com.
Ia menyebutkan, hingga 21 Mei 2026, sebanyak 1.532 ekor hewan kurban telah menjalani pemeriksaan kesehatan atau antemortem oleh tim DKP3 dan dokter hewan. Dari hasil pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan gejala penyakit pada hewan kurban yang dijual di lapak-lapak Kota Tasikmalaya.
Pemeriksaan dilakukan secara administrasi maupun fisik. Petugas memeriksa asal hewan, surat jalan, surat keterangan kesehatan hewan, hingga kondisi tubuh hewan seperti suhu badan, detak jantung, dan usia hewan.
“Sebagian besar sapi berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Hewan yang masuk juga sudah melalui pemeriksaan di check point perbatasan sebelum masuk ke Jawa Barat,” ujarnya.
Cecep menambahkan, pemeriksaan kesehatan hewan dilakukan untuk memastikan hewan kurban aman dan layak dikonsumsi masyarakat. DKP3 juga menerbitkan surat keterangan kesehatan hewan untuk distribusi hewan kurban ke luar daerah.
Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra memastikan kondisi hewan kurban di Kota Tasikmalaya sejauh ini dalam keadaan sehat.
“Pemeriksaan sudah dilakukan sejak minggu lalu dan sejauh ini tidak ditemukan masalah penyakit pada hewan kurban,” kata Dicky.
DKP3 mengimbau masyarakat dan panitia kurban membeli hewan di lapak yang telah diperiksa petugas dan memiliki surat keterangan kesehatan hewan guna memastikan keamanan hewan kurban yang akan disembelih saat Iduladha.













